
happy reading
π
π
semoga kalian terhibur
" aaaaaakkkhhhhh" teriakan melody membuat
vino bangkit dan lari mendorong melody menjauh dari mobil yang akan melintas dengan kecepatan tinggi vino yang tak punya waktu untuk mengelak pun menjadi makanan mobil itu dan terpental jauh
" Vinoooo!!.....hikssss" melody yang melihat kejadian tragis pun menjerit dengan kencangnya dan tak lama mobil yang menabrak vino lewat terdengar suara mobil polisi dan itu membuat para preman langsung melajukan kendaraan mereka dengan terbirit birit
"hikssss ... Vi....hiksss ...noo" melody langsung lari menghampiri vino yang sudah terkapar tak berdaya
" vino hiksss... bangun....hiksss bangun vinn" melody meletakan kepala vino diatas tumpuan kedua pahanya dan polisi itu berhenti dan langsung menghampiri melody yang masih menangiss
" ini harus segera dibawa rumah sakit " ujar salah satu polisi dengan mensejajarkan tubuhnya dengan melody
" hikssss ... hikssss " tangis melody semakin kencang saat dirinya sadar bahwa yang terluka bukan hanya vino ia melihat mitha yang diangkat oleh polisi lainya
" mari mba " polisi itu mengangkat vino dan akan memasukan nya ke mobil itu melody pun ikut mengikutinya dengan segera sedangkan mitha dibawa menggunakan mobil vino
" vino hiksss hiksssss bangun " air matanya teus menetes dan membasahi wajah vino yang ada di tumpuan nya itu
" bangun vino hikss...hiks.... pak cepet " polisi itu pun menambah kecepatannya
saat melody memejamkan matanya ia merasakan ada tangan yang menyentuh dan mengusap wajah nya itu ia membuka matanya untuk mengetahui siapakah pemilik tangan itu
" hikksss vino hikss " melody meraih tangan vino yang masih berusaha menghapus air matanya itu
" mm...el...ody akk..u say..ang kkka..mu " vino kembali memejamkan matanya
" vino hiksss hiksss hikssss vino " melody mencoba membangunkan vino kembali namun vino tak juga membuka matanya kembali
__ADS_1
" pak kenapa lama sekali pak hiksss cepetan dong pak " ucapan melody yang tersendat sendat karena tangisnya yang tak juga berhenti
" sebentar lagi kita akan sampai " bener saja baru beberapa detik polisi itu mengucapkan kalimat itu mereka sudah sampai di rumah sakit
polisi itu segera menggendong vino masuk kedalam rumah sakit dan melody hanya mengikutinya dibelakang dan sampai di loby rumah sakit polisi itu memanggil beberapa pegawai rumah sakit untuk membawakan kasur dorong itu dan membawa vino keruang IGD
melody sekarang berada di kursi tunggu tangisnya masih saja tak kunjung reda saat dirinya masih berdiri pintu ruangan itu pundaknya di tepuk oleh seseorang dirinya pun berbalik menatap orang itu
" permisi ... bisakah anda menjelaskan perkara yang terjadi baru saja " orang itu adalah seorang polisi yang tadi sempat menolongnya sebenernya polisi itu hendak mengejar maling yang membawa mobil curiannya dengan ugal ugalan dan yang akhirnya menabrak vino
" sebenernya kami tadi dihadang oleh tiga orang yang berbadan besar " penjelasan melody itu masih kurang jelas apalagi ucapannya tersendat sendat
" apa kalian mengenal orang itu " melody menggelengkan kepalanya sebagai jawaban
" apa kalian kalian memiliki masalah dengan seseorang mungkin saja orang itu yang menjadi dalang dalam kejadian ini " introgasi polisi itu untuk mendapatkan keterangan pasti dari kejadian ini
melody mencoba mengingat ingat apakah dirinya memiliki masalah yang besar dengan seseorang hinga ia melakukan ini tapi iya rasa tidak namun satu nama terlintas di kepalanya yaitu ....dillan iya dia adalah satu orang yang sangat membencinya bukan apakah ia dia yang melakukan ini tapi .......
tidak mungkin
" tidak pak kami tidak punya musuh " ujarnya walaupun hatinya ganjal Δengan yang tadi ia ucapkan ... apakah mungkin dillan yang melakukan ini ujarnya dalam hati
" baiklah ... kami akan mencari tau tentang perihal ini lebih lanjut setelah teman teman anda juga memberi tanggapan nya kalo begitu saya permisi " polisi itu meninggalkan melody yang pikirannya masih berkelana mencari kebenaranya
" apakah dillan yang melakukan semua ini . apakah ia sebenci itukah dia dengan ku " melody kembali menitikan air mata yang tadinya sudah mulai mengering sekarang kembali membasahi wajah nya
saat pikiran melody entah berkelana kemana lagi lagi pundaknya ada yang menepuk ia membuka matanya dan membalikan tubunya
" dokter bagaimana keadan teman saya dok " melody langsung memberikan pertanyaan kepada dokter yang tadinya berada dibelakannya sekarang sudah ada dihadapanya
" teman anda dua duanya membutuh kan donor darah secepatnya tolong hubungi keluarganya mungkin keluarganya ada yang memiliki golongan yang sama " ucap dokter itu membuat melody mematung kebingungan bagaimana bisa dirinya memberikan kabar pada keluarga vino dan mitha sedangkan dirinya belum genap satu bulan mengenal mereka
" kita membutuhkannya secepat mungkin " ucap dokter itu kembali dan membuyarkan lamunannya
" baiklahh saya permisi " dokter itu masuk kembali ke ruangan dimana vino dan mitha sedang ditangani
__ADS_1
melody berlari mencari polisi yang tadi sempat menolongnya untuk mengambil kunci mobil milik vino karena kemungkinan di dalam mobil itu ada ponsel milik vino maupun mitha
melody mengedarkan pandangannya mencari keberadaan polisi tadi namun juga tak menemukannya ia keluar rumah sakit dan saat dirinya sampai diparkiran akhirnya ia melihat beberapa polisi sedang berbincang ia berlari menghampirinya
" pak " ujar melody ngos ngosan . atensi semua polisi tertuju pada melody
" kamu ada apa " tanya polisi yang tadi sempat mengintrogasinya
" pak apa bisa saya meminta kunci mobil temen saya tidak untuk aneh aneh saya mau mengambil ponsel untuk menghubungi keluarga temen saya pak " ucapnya dengan sedikit permohonan
" baiklah saya antarkan " melody mengikuti polisi yang akan mengantarkannya pada tujuannya
polisi itu membukakan pintu mobil itu dan membiarkan melody masuk kedalamnya melody mencari keberadaan ponsel mitha namun tak diketemukannya ia kembali keluar mobik itu dari pintu bagian belakang dan masuk kembali ke bagian kemudi dimana tadinya tempat itulah yang vino tempati
" ini dia " akhirnya melody menemukan apa yang ia cari
.
.
.
.
.
.
...
fyujie π€
jangan lupa like yah temen temen bye love youu
ππ
__ADS_1