
melody berlari meninggalkan cafe itu dengan air mata yang terus mengalir di pelupuk matanya .melody memutuskan untuk kembali kerumah karena ia tak tau lagi harus kemana
melody telah sampai didepan rumahnya ia terlebih dulu menghapus air mata yang masih mengalir itu karena ia tak mau ibu merasa khawatir padanya .ia mencoba tersenyum menutupi rasa pedihnya . melody mengetuk pintu " tokk ....tokkk ..."
" iya sebentar "saut ibu dari dalam
tak berselang lama pintu pun terbuka dan ibu terlihat tersenyum menyambut kepulangan melody
" baru pulang sayang . gimana udah dapat pekerjaannya" tanya ibu sambil menariku masuk dan menutup pintu kembali
" maaf bu melody belum dapet pekerjaan " jawab melody dengan mencoba tersenyum . namun ibu tetaplah ibu yang mempunyai ikatan batin dengan sang anak . ibublangsung memegang pipi melody yang terlihat memerah
" nak ini kenapa " tanya ibu dengan nada yang penuh kekhawatiran
" gk papa kok bu " melody memalingkan wajah nya
" jujur nak" desak ibu
" beneran bu melody baik baik aja . melody kekamar dulu ya bu melody gerah bgt " melody langsung meninggalkan ibunya dan segera ia masuk kamar sesampainya dikamar melody menutup rapat dan mengunci nya
melody langsung menangis dengan sesegukan ia mencoba menagis tanpa suara agar tak didengar oleh sang ibu . setelah beberapa lama ia menangis melody bangkit dang menyemangati dirinya untuk tidak menangis lagi . melody memang termasuk anak yang enggan berbagi cerita hidupnya kepada orang lain ia hanya menyimpannya sendiri
-----------
dillan merasa sagat bahagia karena telah membuat melody sengsara . ia tersenyum sendiri yang kala itu ia sedang berkumpul dengan teman temannya . reyan dan juga vino dibuat bingung dengan tingkah dilan ia mengira dilan itu gila namun tidak dengan rifki ia tahu apa yang dipikirkan temanya itu
setelah kejadian di cafetaria dilan langsung pergi meninggalkan rifki jeni juga jiska . ia langsung ke rumah reyan karena memang mereka sudah janjian untuk kumpul di rumah reyan . rifki pun terpaksa memesan taksi untuk menuju kerumah reyan ia tak menyangka dilan akan meninggalkanya benar benar menjengkelkan batin rifky
" gila lo ya senyum senyum sendiri " dilan langsung sadar bahwa dirinya bertingkah aneh
" gue lagi seneng banget pertama karena ngedatenya gagal dan yang kedua.... karena gue udah bikin melody dipecat dari pekerjaannya " dilan langsung tertawa mendengar penjelasan dirinya
" emang itu gk keterlaluan lan .lo itu cuma digebugin warga aja dan sekarang lo udah sembuh sampai segitunya lo benci sama melody " ucap vino
" kalo gue udah terlanjur benci gue gk perlu alasan yang kuat lagi , untuk tambah membencinya " ujar dilan
" lo itu udah keterlaluan lan " protes vino sekali lagi
dilan bangkit dan berjalan menghampiri vino dan langsung menarik kerah baju vino " sekali
lagi lo ngomong kek gitu lo juga akan jadi musuh gue " selesai mengucapkan nya dilan langsung menghempaskan vino dengan begitu keras menyebabkan vino yang tak memiliki keseimbangan jatuh tersungkur
" woy woy udah lan " ujar reyan menenangkan dilan sedangkan rifky hanya menonton saja rifky sudah tau jika dilan marah ia tak pernah pandang bulu entah itu teman ataupun saudara seperti kejadian waktu itu ia menyeret paksa arin itu sudah menjadi salah satu bukti kekejaman seorang dilan
" vin jika lo gk suka sama kelakuan gue lo bisa menjauh dan lo gk usah jadi temen gue lagi . gimana hah " tanya dilan pada vino dengan penuh amarah
" ok gue juga gk mau punya temen psikopat kek lo " vino langsung meniggalkan rumah reyan tanpa pamit
" arghhhhhh " dilan menggeram
" sudahlah lan "
" vino bangs*t " setelah mengatakan itu dilan juga meniggalkan rumah itu tanpa pamit
didalam kamar reyan dan rifky mengangkat bahu acuh
" gimana ki " tanya reyan bingung
__ADS_1
" kita ikutin aja permainan dilan . bukankah membully orang itu hobi baru kita " rifky menyeringai ucapan nya dan ia pun berlalu meninggalkan rumah reyan
---------------
matahari telah muncul menyinari sebagian muka bumi menampakan kilauan yang menghangatkan memberikan semangat pada semua orang untuk menjalani hari . melody yang baru selesai bersiap untuk kesekolah walau tak ada semangat lagi yang menyertinya ia selalu mencoba tersenyum menutupi luka yang menggores hatinya
melody selalu berdoa agar dirinya selalu diberi kebahagiaan walau derita selalu menyertai
nya ia yakin bahwa yang maha esa tak pernah tidur ia yakin suatu hari nanti ia akan mendapatkan kebahagiaan yang abadi
melody berlalu dari rumah setelah berpamitan pada ibu dan bibinya ia berjalan menuju ke halte yang agak jauh dari rumah nya . ia telah sampai pada halte bis setelah beberapa lama menunggu bis datang namau bukan nya bis yang lewat tapi sebuah mobil warna hitam berhenti didepanya dan pemilik mobil itu turun
" hay " sapa orang yang baru saja turun dari mobil
" kamu siapa " tanya melody ia sama sekali tidak mengenal lelaki itu namun yang pasti orang itu sekolah di sekolahan yang sama dengannya
" gue vino " ujar laki laki itu . namun setelah melody memahami wajahnya ia teringat dengan teman yg telah membullynya
" kka..mu ****..mennya dilan kan" melody langsung mundur namun tangannya dicekal vino . vino merasakan tangan melody yang bergetar hebat karena mengucapkan nama dillan
" itu dulu sekarang ngak . lo gk perlu takut sama gue ok " uca p vino yang semakin mendekati melody
" berhenti .... berhenti disitu jangan mendekat "
" ok gue berhenti . gue cuma mau jadi temen lo lo mau kan "
" a...aku gk...... MAU " melody ketakutan
" lo gk perlu takut mel " melody menoleh kearah suara yang tak asing lagi . yah itu adalah mitha yang baru turun dari mobil vino
" mitha kok kamu ada disitu "
" tapi mit "
" udah ayo " mita mendekat dan menarik tangan melody masuk ke dalam mobil
" mita "
" suiitts diem " melody sekarang duduk di mobil sebelah vino melody masih merasa takut dengan vino
" vino itu udah gk temenan lagi sama dilan mel"
melody hanya tersenyum menimpali ucapan mitha dan vino pun sekarang sudah masuk kedalam mobil ia langsung melajukan mobilnya menuju sekolah dengan kecepatan sedang
-------
sesampainya di sekolah vino langsung memarkirkan mobilnya di tempat parkiran . mereka pun turun dari mobil bersamaan dengan dilan dkk . melody yang melihat dilan dkk mendekat ia langsung menundukan pandanangan nya .
" lo tenang ada gue " ucap vino lirih ditelinga melody
melody tersentak denngan apa yang vino lakukan sedangkan mitha tersenyum melihat itu
prok....prokk.....prokk
suara tepukan tangan dari dilan
" bagus vin " ucap dilan mengejek . dilan melangkahkan kaki terus mendekati melody namun tangannya ditarik oleh vino
__ADS_1
" lo mau apa hah "
" hahahhaha sekarang lo jadi pahlawan kesiangan iya " ucap dilan menyeringai
" bagus sekarang gue bisa tebak " dilan mendekati vino dan berbisik " lo suka sama dia"
" bukan urusan lo " vino menjauh dari dilan dan menarik melody untuk meninggalkan tempat itu mitha pun mengikuti mereka
" sepertinya vino suka sama melody lan " ujar rifky pada dillan
" gue gak peduli ... gue bakal buat vino di keluarin dari sekolah ini " ucap dillan
" gimana caranya lan " tanya reyan
" nanti lo juga tau sendiri " dilan meninggal
kan temannya setelah membuat mereka kebingungan
" udah ah ikutin dilan " mereka langsung mengikuti dilan meninggalkan tempat parkir itu
-----------
dillan tidak masuk kelas ia sedang memikirkan rencana bagaimana ia bisa membuat vino keluar dari sekolah ini karena dengan adanya vino ia akan susah untuk membully melody
tak berselang lama dilan tersenyum setelah mendapatkan ide
reyan dan rifki pun ikut memikirkan cara agar vino keluar dari sekolah ini . karena memang dari awal mereka tak pernah suka jika vino masuk dalam kelompoknya . namun melihat dilan tersenyum merka pun ikut tersenyum karena yang jelas dilan sudah menemukan cara nya
" gimana lan udah ketemu caranya " tanya reyan dan rifky
" udah tpi gue perlu bantuan kalian gimana kalian mau bantu gk "
" siap kita bakal bantu lo tpi dengan satu syarat " ucap rifky membuat dilan dan juga reyan mengerutkan keningnya
" apa " ujar dilan
" lo harus minta persetujuan kita kalo lo mau nambah anggota baru dan lo harus traktir kita di club gimana " ucap rifky
" tawaran yang menggiurkan " ujar reyan cengengesan
" ok " dilan menyanggupi semua syarat teman temannya itu .
.
.
.
.
.
.
fyujie
*****
__ADS_1
jangan lupa LIKE COMMENT and VOTE ya temen temen
semoga kalian terhibur yaaaaa