Mengapa Kau Membenciku ?

Mengapa Kau Membenciku ?
part 6 pingsan


__ADS_3

happy reading guys


**----------**


jam 16 : 30 melody keluar rumah untuk mencari pekerjaan .melody terus berjalan menyusuri kota disore hari keluar masuk cafe dan resto namun belum ada yang mau menerima sejam sudah ia berkeliling mwncari pekerjaan hari semakin gelap tapi melody belum menwmukan pekerjaan . melody telah sampai taman yang sepi ia duduk dibangku taman itu bingung harus kemana lagi ia mencari pekerjaan . tiba tiba angin bertiup kencang menerbangkan kertas dan berakhir jatuh dipangkuan melody . melody membaca kertas itu dan mata ia membulat sempurna saat membacanya dan seringaian dari bibir melody


" lowongan pekerjaan di cafetaria . aku harus kesana sekarang " melody langsung berlalu meninggalkan taman itu menuju ke tempat itu


sesampainya disana melody masuk kedalam dan ia langsung menemui receptionis untuk menanyakan apakah cafe ini membutuhkan karyawan


" permisi mbak apa bener cafe ini membutuhkan karyawan " tanya melody pada seorang receptionis


" benar kakak kami sedang membutuhkan seorang pelayan " saut nya


" bisakah saya melamar kerja disini " ujar melody


" bisa mari ikut saya kak " melody mengikuti pelayan itu untuk menemui manager cafe ini


-----


sesampainya diruangan manager . pelayan itu terlebih dulu mengetuk pintu


tok...tok..tokk


" masuk " saut orang yang didalam ruangan itu . kamipun memasuki ruangan


" bu vita ini ada yang mau melamar pekerjaan" ujar pelayan itu


" baiklah . silahkan kamu kembali ke pekerjaan mu " pelayan itupun meninggalkan melody di ruangan manager


"siapa namamu dan benar kamu mau bekerja disini " tanya manager itu


" nama saya melody saya sangat berharap bisa bekerja disini tapi ... saya mau bekerja paruh waktu" saut melody


" baiklah kau saya terima bekerja di cafe ini kamu bisa bekerja di jam kamu pulang sekolah" ujar manager itu


" makasih bu "


" kamu bisa mulai bekerja hari ini juga oh iya mari ikut saya untuk mengambil pakaian kerja mu " melody mengikuti manager itu mengambil pakaian kerjanya


" ini pakailah dan mulailah bekerja "


" sekali lagi terima kasih bu " ucap melody


melody berlalu dari ruangan manager itu . ia harus ketoilet tpi melody tak tau dimana letak toilet namun ada seseorang yang menghampiri melody mungkin dia melihat gelagat melody yang kebingungan


" hy kamu yang tadi kan " tanya gadis itu


" iiii..ya " jawab melody


" gak usah gugup kak gimana diterima gk "


" alhamdulillah diterima "


" oh iya kenalin nama aku zia . kalo kakak siapa " gadis itu memperkenalkan dirinya pada melody


" nama aku melody "


" oh iya kakak nyari toilet buat ganti . ayo ikut aku kak " melody mengikutinya dan sekarang dia telah sampai di depan toilet


" ini toilet nya kak " zia tersenyum manis pada melody


" makasih ya " melody masuk ketoilet untuk berganti baju setelah beberapa menit ia keluar dan dikagetkan dengan zia yang masih setia menunggu nya


" kok kamu masih disini " tanya melody heran


" ia kak kita itu partner kerja untuk beberapa minggu agar kakak gk kesusahan dalam bekerja sebenarnya aku udah balik tapi berhubung bu vita nyuruh aku buat jadi partner kerja nya kakak yaudah aku kesini lagi " penjelasan zia membuat melody tersenyum


" kok kakak jadi senyum sendiri sih " zia merasa heran dengan melody yang sedari tadi tersenyum mendengarkan penjelasan nya

__ADS_1


" zia kayaknya kita seumuran deh gausah panggil kakak ya "


" gini deh kak seluruh karyawan yang ada disini itu aku panggil kakak karena aku mau jadi yang paling muda " melody tertawa terpingkal pingkal mendengar ocehab zia yang unfaedah itu


" ya udah.... terserah kamu " ucap melody ditengah tengah tawanya


" iiiihhhh kakak tertawa terus "


"udah yuk kita nanti diomelin lagi " mereka langsung kembali kearah depan untuk melaksanankan pekerjaan mereka agar tidak kena marah sang atasan


------------


dillan tengah ada di perjalanan menuju kerumah rifki . mereka akan ngedate dengan jenni juga jisska malam ini sebenernya mereka malas sekali untuk mengiyakan ajakan mereka yah mau bagaimana lagi dari pada harus kena hukuman dari sang ibu


setibanya dirumah rifky dilan langsung nyelonong masuk karena ia sudah dianggap anak sendiri oleh om roby dan tante sena


" loh dilan kamu disini " tanya bunda rifki yang baru keluar kamar dan melihat dilan


" eh iya tante rifkinya ada kan tante " basa basi dilan sebenarnya dilan sudah tau kalo rifky ada dikamarnya


" ada tuh diatas "


" ya udah dilan keatas dulu ya tan "belum juga bunda rifky mengiyakan ia sudah menaiki tangga terlebih dulu sungguh anak muda yang tidak tau sopan santun ujar author


-------


kebetulan sekali pintu kamar rifky tidak dikunci dilan langsung nylonong aja


" woy dandan aja kayak anak cewek " rifky tersetak mendengar suara dilan


" ngapain lo disini lan mau nginep lo atau mau bobok cantik sama gue hhhhh" canda rifky


" idih najis . lo gk inget ada janji sama tu nenek lampir" tanya dilan smabil bergidik ngeri mendengar ucapan rifky


" males ah gue " ujar rifky


" oh yaudah nanti gue hubungin si jeni buat ungkapin semua kebusukan lo didepan tante sena " dilan menaik turunkan alisnya " gimana "


tak berselang lama rifky sudah siap dan rifky menghampiri dilan menepuk pundaknya seraya berkata " lets go "


" go " saut dilan


----------


jenni dan jiska telah bersiap sedari tadi dan sudah menunggu kedatangan dilan dan juga rifky . sejam sudah mereka menunggu dari jam yang mereka janjikan


jenni dan jiska sudah merasa dibohongi . ia kesal dan mencoba menghubungi dilan dan rifky namun suara ketukan pintu mengurungkan niatnya


jenni bergegas membukakan pintu dan ia lanfsung tersenyum melihat siapa yang datang


" udah dateng " tanya jeni


" hmmm " dilan hanya berdehem


" yuk jis kita berangkat "jenni dan jiska mencoba bergandengan dengan dilan dan juga rifky namun ditepis dengan keras oleh dilan juga rifki


sampai dimobil rifky hendak duduk di sebelah dilan namun ditarik oleh jeni akhirnya ia duduk di belakang bersama jiska


" kita mau kemana " tanya dilan


" emmmmm kecafetaria aja "


tanpa menjawab jenni dilan langsung melajukan mobilnya menuju cafe yang disebutkan jenni tadi


seampainya di cafe mereka memesan ruangan vip agar kemesraan mereka tidak terganggu ujar jeni dan jiska


tak berselang lama mereka duduk ada seorang pelayan yang menghampiri mereka yang tak lain adalah melody


" mau pesan a--- " melody terkejut melihat orang orang yang membullynya tadi pagi ada didepanya sekarang

__ADS_1


" Melody " mereka semua serempak mengucapakan nama melody . tangan melody bergetar tatkala melihat dilan berdiri dan menghampirinya .


dilan langsung mencengkram pipi melody dengan begitu keras . jenni dan jiska meringis melihat tindakan dilan


" lepasssin " melody menggeleng gelengkan kepala nya berharap lepas dari cengkraman dilan tapi tenaga terbuang sia sia karena cengkraman dilan begitu keras


" lo kerja disini hehehe. bagus gue bakal buat di pecat " ucap dilan dengan nada yang di tekankan


melody sudah tidak kuat menahan sakit dipipinya buliran air mata membasahi pipinya dan ia hanya mampu merintih kesakitan tanpa bisa melepaskan diri


" leu...hiks paw ...hiks sin " ucap melody tidak jelas


dilan langsung menghempaskan tubuh melody dengan begitu keras sehingga menyebabkan melody tersungkur . zia yang baru memasuki ruangan itu langsung dibuat terkejut dengan melody yang menagis dan sudah terduduk dilantai


" kak " zia langsung membantu melody berdiri


" APA ANDA TIDAK PUNYA RASA KEMANUSIAN SEDIKIT SAJA HAAGH " ucap zia dengan suara tinggi


" SIAPA LO HAH BERANI BENTAK BENTAK GUE " dilan hendak menampar zia namun zia didorong oleh melody dan melody pun terkena tamparan dilan yang begitu keras " plakkkkkk


tamparan itu membuat melody tak sadarkan diri zia yang panik pun langsung berteriak meminta tolong


semua orang langsung berkumpul diruangan tersebut . manager pun ikut melihat apa yang terjadi


" kak bangun kak " zia menangis melihat melody tak sadarkan diri


beberapa menit kemudian melody mengerjapkan ngerjapkan mata saat melody bangun zia langsung memeluk melody begitu erat


" apa nya yang sakit kak " melody menggelengkan kepalanya yang ia rasa begitu pusing


" siapa manager disini " tanya dilan dengan aura dinginnya


" saya " ucap bu vita


" saya tidak suka pelayanan disini dan saya mau dia dipecat dari sini atau kalo gk saya akan membuat lapaoran bahwa pelayanan di cafetaria sungguh tidak baik " ucap dilan


" tpi ...bu orang ini udah bikin kak melody pingsan gak adil dong kalo kak melody harus dipecat kak melody udah mengalami kekerasan dan orang ini harus dipenjara " ucap zia begitu tegas


" lancang sekali kamu . saya mau dua karyawan ini harus dipecat karena tidak punya sopan santun " ucap dilan yang tidak kalah tegasnya


" maaf bu ini semua kesalahan saya .saya akan mengundurka diri dari sini tpi tolong jangan pecat zia " ucap melody penuh permohonan


" kak " panggil zia


" gk papa zi . kalo gitu saya permisi " melody langsung pergi meninggalkan kerumunan orang dilan hanya tersenyum senang karena sudah membuat melody menderita


.


.


.


.


.


.


.


.


fyujie


******


jangan lupa LIKE COMMENT AND VOTE temen temen


semoga kalian terhibur dengan cerita ku

__ADS_1


thanksj


__ADS_2