Mengapa Kau Membenciku ?

Mengapa Kau Membenciku ?
part 19 bu capek !!


__ADS_3

melody telah berada dirumahnya ia sudah pulang dari kerjanya 2 jam yang lalu sekarang dirinya sedang merebahkan tubuhnya diatas tempat tidur. ia mencoba tidur namun dirinya tak bisa ia beranjak dari kasur dan berjalan kedapur untuk mencaei minum karena dirasa tenggorokannya sangat kering . ketika dirinya baru sampai ruang tengah ia mendengar isak tangis dari kamar bibinya ia mendekati pintu yng sedikit terbuka dan melihat ibunya juga ada disana


" sudahlah kau tidak perlu terlalu memikirkanya " ujar ibu dengan mengelus pundak bibi


" kak maafkan aku . karena aku malah menyusahkan mu " ujar bibi memeluk ibu


" ibu bibi " panggil melody mengagetkannya


" me..melody " ucap bibi dengan gagap


" kau sedang apa disini sayang " tanya ibu mendekati melody yang masih diambang pintu


" ibu sama bibi ngomongin apa kok bibi sampe nangis " tanya balik melody


" bibi cuma inget sama pamanmu nak " ucapnya dengan tangis yang sudah mereda


" trus kenapa ibu bilang kalo bibi nggak usah mikirin . mikiran apa bu " desak melody


" kau udah tau bukan kalo pamanmu meninggalkan hutang yang sangat banyak "


melody menganggukan kepalanya


" tadi pagi waktu kau pergi sekolah ibu kembali lagi kerumah dan didepan rumah ada seorang renternir yang menagih hutang dan---"


" orang yang kemarin lagi bu bukanya waktunya masih tiga minggu lagi kenapa dia datang lagi "


" bukan sayang " jawab ibu


" ini orang baru melody hutang pamanmu yang ini berjumlah 50 juta nak hiks...hiks " bibi terlihat frustasi dengan ini


" trus bagaimana " tanya melody dengan iba


" kita harus jual rumah ini " ucap ibu


" tidak ada pilihan lain lagi " lanjutnya


" apa bibi ikhlas kalo kita jual rumah " tanya melody


" tidak ada pilihan lain lagi sayang " ucap bibi memaksakan senyumnya


melody memeluk bibinya agar bisa menenangkan bibinya . mereka kembali berbincang mendiskusikan keputusan apa yang mereka ambil dari masalah ini


hari semakin larut mereka masih bierbincang dengan asiknya samapi pukul dua dini hari mereka memutuskan perbincangan dan kembali kekamar masing masing

__ADS_1


melody sudah berbaring di tempat tidurnya tanpa menunggu waktu lama matanya terpejam ia sudah larut dalam tidurnya .


matahari telah muncul sebagian di ufuk timur menandakan bahwa pagi telah menyapa . melody segera bangun dari tidurnya ia menuju kedapur untuk membantu ibunya menyiapkan dagangannya karena hari ini hari minggu ia akan membantu ibu untuk berjualan keliling


" sayang ambilkan mangkok itu " perintah ibu pasa melody yang saat ini sedang menyuiri ayam goreng untuk dijadikan toping pada soto ayam yang ibu dagangkan


" ia ibu " ia beranjak dari duduknya dan mengambilka mangkok yang ibunya butuhkan


" maaf ya bibi kesiangan " ucap bibi yang baru saja bergabung bersama mereka


" iya gak papa bibi ini juga baru mulai bi " ucap melody mengembangkan senyumnya


" yaudah mana yang bibi bisa bantu "


" tolong kamu rebus air itu "ucap ibu yang langsung menyaut


" baiklah " bibi langsung melaksanakan apa yang dipeeintahakan ibu pada bibi


semua sibuk dengan apa yang dikerjakanya setelah 2 jam mereka telah selesai bergulat di dapur mereka menyiapkan daganganya di gerobak yang biasa ibu gunakan untuk berkeliling


mereka juga sudah siap untuk berkeliling melody ikut ibunya sedangkan bibi dirumah membersihkan semua perkakas yang tadi sudah mereka gunakan


" bakso bakso soto soto " teriak melody menjajakan dagangannnya dengan gembira karena baru pertama kali ini iya membantu ibunya berjualan


" iya dong bu kita harus semangat ... bakso bakso soto soto " teriaknya kembali


" apa kau tidak bekerja sayang " tanya ibu seraya mendorong gerobaknya


" nanti bu jam 3 sore " ucap melody dengan senyum yang masih mengembang dibibirnya


mereka sudah berkeliling setengah jam yang lalu namun belum juga ada yang membelinya melody yang sudah merasakan kakinya pegal langsung duduk dibangku taman yang memang dirinya sedang ada disana


" bu capek " keluh melody sembari memijat kakinya


" baru juga segini udah bilang capek " ucap ibu sambil geleng geleng kepala


" beneran bu kaki aku pegel banget belum ada yang beli juga " raut wajah melody murung melihat dagangannya belum ada pembelinya


" sayang kita gak boleh ngeluh ini juga masih pagi wajar belum ada yang beli " ibu ikut mendudukan tubuhnya disamping melody dan membelai lembut rambut melody


" bu " ibu langsung menoleh kearah melody


" kenapa "

__ADS_1


" emang ibu gak capek keliling kayak gini terus mending ibu jualan dirumah aja bu " bujuk melody pada ibunya yang ia rasa pkerjaan ini sangat menguras tenaga


" ibu gak capek ibu malah seneng bisa tiap hari keliling kota kayak gini " ucap ibu dengan memandangi ramainya taman ini


" ibuuuuu" melody memeluk ibunya dengan manja namun disaat itu pula ada seorang pembeli dan mebuyarkan pelukan hangat itu


" bakso " seru orang itu .ibu langsung bangkit melayani pembeli pertamanya itu sedangkan melody masih duduk karena dirinya masih merasa lelah


ibu pun menyiapkan pesanan pembeli itu dengan cekatan tak butuh waktu lama ia sudah menghidangkan bakso itu didepan pembelinya dan satu persatu pembeli menghampiri gerobak bakso milik melody . melody yang melihat keramaian itu pun langsung beranjak membantu ibunya yang terlihat kewalahan


jam 12 : 50 bakso dan soto sudah ludes terbeli melody sedaei tadi terlihat tersenyum melihat semua dagangannya habis


" bu emang biasanya jam segini udah abis " tanya melody karena ia meras penasaran biasanya ibunya pulang selalu sore hari namun ini tengah haripun dagangan sudah tak tersisa


" enggak nak biasanya habisnya jam empat sore gitu tapi mungkin karena ini hari minggu jadi banyak pembelinya " ujar ibu menjelaskan


melody hanya mengangguk anggukan kepalanya


" kita pulang sekarang yuk " ajak ibu


" ayok " melody melangkahkan kakinya terlebih dulu dan mendorong gerobak yang sudah kosong itu . hanya butuh waktu setengah jam mereka telah sampai dirumah


setelah sampai dirumah melody merebahkan tubuhnya itu di sofa ruang tamu bibi yang melohat itu menghampiri nya dan mengelus puncak kepala melody . membuat melody membuka kelopak matanya yang tadinya terpejam


" bibi " ucap melody mendudukan tubuhnya


" capek yah " tanya bibi


" iya bi capek banget . ibu mana " tanya melody mengedarkan pandangannya kesegala arah


" ibu lagi didapur . yaudah kau istieaht lagi saja bibi mau bantu ibumu " bibi beranjak pergi meninggalkan melody seorang diri diruang tamu


" udah ah istirahat lagi aja nungu waktu kerja dimulai " melody kembali merebahkan tubunya dan memejamkan matanya pelan pelan tak butuh waktu lama ia sudah pulas dalam tidurnya


-------


" melody sayang bangun " ibu membangunkan melody


" apa bu " melody mengucek matanya


" liat ini udah jam berapa kau bekerja atau tidak hemm" tanya ibu mendudukan tubunya disamping melody


" jam....... APA " melody terkejut saat melihat jam sudah menunjukan pukul 3 sore ia segera bangkit dan langsung mengamvil pakaian kerjanya dan meluncur pergi meninggalkan rumah

__ADS_1


__ADS_2