Mengapa Kau Membenciku ?

Mengapa Kau Membenciku ?
rumah sakit harapan bunda


__ADS_3

happy reading...........


" ini dia " melody menemukan ponsel milik vino ia keluar setelah menemukaan nya


" makasih pak " ucap melody pada polisi yang telah mengantarkanya setelah itu ia berlalu dari area parkiran dan kembali memasuki rumah sakit dimana vino dan mitha ditangani


melody membuka ponsel milik vino untung handphone vino tidak menggunakan sandi ataupun pin itu memudahkan melody menelusuri isi dari pinselnya


ia membuka aplikasi kontak untuk mencari kontak milik keluarga dari vino ia namun tangannya tak sengaja memencet kontak dengan nama vano yang tertera disana


" aduhb siapa lagi yang aku hubungi " melody menggigit jari telunjuknya " ahh mungkin aja ini nomor keluarga vino " melody membiarkan panggilan itu dan akhirnya panggilannya pun terjawab dan terdengar suara pria dari orang yang ia hubungi


" halo vin ada apa " melpdy masih belum menjawabnya namun setelah itu ia memnyauti sapaann dari panggilan itu


" ha...halo " suara lirih melody sembari menggigit bibir bagian bawahnya


" siapa ini dimana vino " suara orang itu dengan sedikit membentak


" hey " teriak nya yang tak mendapat jawaban dari orang yang menghubuginya menggunakan ponsel adiknya

__ADS_1


" maaf apa ini keluarga vino " akhirbya melody memberanikan dirinya untuk bertanya apa yang menjadi tujuannya menghubungi


" iya dan siapa kamu mengapa ponsel vino ada padamu hah " ujar nya menjawab pertanyaan melody dengan ketus


" saya temenya.... sekarang vino ada dirumah sakit karena kecelakann " ujarnya dengan nada yang gemetar


" APPAAA " teriak vano yang tak lain adalah kakak dari vino


" sekarang katakan kalian ada dirumah sakit mana " desak vano yang sepertinya sedang membereskan sesuatu karena tertengar suara grasak grusuk disana


" cepat katakan " teriaknya yang tidak sabar


" rumah sakit harapan bunda " setelah mengatakan itu ponselnya terlihat mati dari sana yang dimatikan sepihak oleh vano


" mitha vino maafin aku " tanpa sadar airmatanya kembali luruh membasahi kedua pipinya


" kalo semua ini memang ulah dillan berarti aku yang menyebabkan mereka terluka " melody semakin sesegukan ia pun lupa bahwa dirinya belum menghubungi pihak keluarga mitha


" bagaimana apa anda sudah menghubungi keluarga dari teman mu " ujar suster yang tiba tiba ada dihadapan melody

__ADS_1


" sudah sus " ucapnya lirih namun ia teringat bahwa mitha juga butuh pertolongan dari keluarganya nmun ia malah melupakan . suster yang hendak pergi pun terurungkan tatkala melody memanggilnya


" sus " melody berdiri mensejajarkan tubuhnya dengan suster


" iya ada yang bisa saya bantu " tanya suster itu


" apa golongan darah pasien bernama mitha "


" A rensus negatif "


" ambil darah saya dok "


" apakah darah anda sama dengan pasien bernama mitha "


" ya sus " melody menganggukan kepalanya


" baiklah ikut saya " melody berjalan dibelakang suster itu dan memasuki ruangan dokter yang tadi menangani vino dan mitha . melody disuruh menunggu di bangkuyang tersedia disana sedangkan suster itu terlihat sedang berbincang dengan dokter yang bernama alex itu


melody tidak bisa mendengar apa yang mereka perbincangkan karena jaraknya lumayan jauh dan terhalang oleh dinding kaca itu dan tak lama kemudian suster yangbernama sela itu menghampiri melody dan mengajaknya untuk melakukan tranfusi darah untuk mitha

__ADS_1


melody sekarang satu ruangan dengan mitha yang masih belum sadarkan diri melody menoleh dan melihat mitha yag lemas tak berdaya dengan luka di pelipis kirinya yang sekarang dibalut perban dokter memasukan jarum suntik pada lengan melody untuk memancing agar darah keluar setelah itu dokter memasang selang untuk menyalurkannya kewadah yang ada diatas itu


melody memejamkan mata tak berrani melihat jarum itu dan selang yang dialiri darahnya setelah beberapa menit kantong darah telah penuh dan tranfusi darah pu selesai dilakukan


__ADS_2