
Setelah memandikan putri kecilnya Rey kembali ke tempat tidur.
" Rey bangun, sebaiknya kamu kembali ke kamar mu saja jangan disini. aku ingin menyusui Aulia.
" lakukan saja tugas mu. aku tak kan mengganggumu."
Setelah menyusui, baby aulia tertidur pulas. Ana memasukan baby aulia kedalam box baby.
Di lihatnya rey sudah tertidur pulas
sepertinya ia tertidur pulas.
semalam ia tidur jam berapa.
hingga jam segini masih mengantuk.
aku kan mau pergi ke supermarket membeli beberapa sayur yang hendak ku masak.
ya sudah lah kali ini aku pesan makan melalui aplikasi aja.
tak lama datang lah pesanan makanan yang Ana pesan..
Ana membukakan pintu. Ia tak tau kalo yang mengantar makanan itu adalah salah satu pegawai Resto Liona. yang bernama Anton
" berapa semua mas?
" 85rb mba"
" ini mas"
Ana memberikan uang 100rb kepada anton.
" ini kembaliannya mba"
Anton masih memperhatikan Ana.
__ADS_1
" kenapa mas, ini bener dengan mba Anna?
"iya bener mas siapa yah?
" saya pegawai di Resto ibu Liona. saya juga temen deket dari Husen
Ana yang mendengar kalimat itu langsung bergegas menutup pintunya.
Anton merasa aneh dengan sikap Ana barusan. Anton pun berjalan meninggalkan apartemen tapi langkahnya terhenti karna seseorang telah memanggilnya.
" maaf mas atas sikap saya barusan.." ucap ana
" saya hanya terkejut mendengar nama orang itu. tapi saya mohon mas jangan beritahu husen kalo saya ada kota ini. karna saya udah punya kehidupan baru. saya tak ingin suami saya mengetahui hubungan kami dulu.
Anton hanya diam dan mendengarkan..
" saya harap mas mengerti posisi saya saat ini adalah seorang ibu dan istri orang.
" Tapi sampai sekarang husen masih saja mencari mu.
" biarlah seperti ini anggap saja mas tak bertemu dengan saya.
Ana terdiam
" aku tunggu waktu yang tepat untuk menemuinya .tapi tolong rahasiakan pertemuan kali ini.
anton menganguk
" makasih"
Ana langsung meninggalkan Anton yang masih menatapnya..
Kasihan Husen ucap Anton dalam hati.
Ana memasuki apartemennya dan di kejutkan Rey sudah berdiri menunggunya di depan pintu.
__ADS_1
" siapa pria tadi"
Ana tak sadar kalo Rey melihatnya mengobrol dengan pria tadi.
" oh.. i... itu.. dia pengantar pesanan makanan." ucap Ana terbata bata
" sepertinya kamu kenal dia. kenapa ngobrolnya akrab banget.
" apaan sih, gak aku gak kenal. kamu kenapa tiba tiba seperti sedang lagi introgasi tahanan.
Rey masih menatap wajah Ana. Ana melewati Rey yang berdiri di depannya. Rey yang sudah begitu kesal dengan jawaban ana menarik tangan ana.
" dia siapa!! bentak Rey sambil memegang tangan Ana dengan erat
" auu... sakit..!!"
Ana mencoba melepaskan genggaman tangan Rey tapi Rey tak mau melepaskan
" sebelum kamu jawab siapa dia aku tak akan melepaskan."
Ana yang merasa kesal dengan sikap posesif Rey itu berteriak
" apa hak mu bertanya seperti itu" teriak Ana kesal
" aku suami mu! aku berhak tau dengan siapa istri ku berbicara!!
" hah suami!! sejak kapan!! saat kamu menikah dengan ku. kamu bilang ini hanya pernikahan kontrak. aku dan kamu tak ada ikatan apa apa. hanya sebatas agar anak ku mendapatkan status yang jelas. 1 tahun kamu membuat jarak antara kita. kamu membuat aku seperti orang asing. yang lebih menyakitkan aku. kamu bilang akan menceraikan aku saat aku menemukan ayah dari anak itu. segampang itu kah kamu menganggap hubungan ini. dimana hati mu!!!
Ana menumpahkan semua kekesalannya terhadap Rey yang selama ini dia pendam.
Ana menangis..
Rey hanya bisa terdiam dan melepaskan genggamnya. Rey yang hendak memeluknya langsung di tepis oleh ana.
Ana pun meninggalkan Rey ke kamar.
__ADS_1
**************
Bantu like dan vote