Mengejar Cinta Ana

Mengejar Cinta Ana
06.Dilema


__ADS_3

20 menit kemudian...


Rey memasuki apartemennya. Rey mengucapkan salam dan di balas oleh Ana. Ana terlihat sudah seger. dan sedang membuatkan bubur untuk Aulia.


" sayangnya mami sini kita mandi dulu baru makan buburnya yah"


" tak usah biar aku saja memandikan aulia.


Ana membiarkan Rey memandikan putri kecilnya itu. setelah di mandikan dan berpakaian rapi ia membawa anaknya untuk di beri makan bubur oleh Ana.


Aulia sudah duduk manis di kursi makan miliknya.


" sini daddy yang suapin ya"


aulia tersenyum senang. Rey langsung mengambil posisi duduk Ana. Ana masih berdiri di samping Rey memperhatikan.


" entar malam kalian tidur di kamar ku. pintu kamar mu besok baru ada orang kesini memperbaikinya.


Ana hanya diam


" besok jangan berpakaian seperti itu. kalo ada mereka. pakailah pakaian yang tertutup aku tak senang jika tubuh istriku di liat pria lain.


Ana menatap ke arah Rey. Rey pun membalas tatapan Ana. jantung Ana mulai lagi berdegub kencang saat Rey menatapnya seperti itu.


" kenapa, kamu tak senang jika ku melarang mu seperti itu.


Ana tak bisa berkata kata lagi. terasa sesak di dalam dadanya. Ana hanya bisa mengangguk saja.

__ADS_1


selesai makan Ana mengambil Alih Aulia dari Rey. karna ana ingin menyusui baby aulia.


Ana pun masuk ke dalam kamarnya. setelah menyusui baby auliapun tertidur. Ana memasukkannya ke dalam box tempat tidur milik putrinya itu.


Ana pun keluar dan hendak membereskan tempat makan aulia tadi. Ana mencuci beberapa piring kotor yang ada disitu.


tiba tiba rey datang memeluknya dari belakang. Ana yang terkejut sontak menjatuhkan piring yang ada di tangannya.


Beruntung piring tak jatuh ke lantai dan tak pecah. Ana menoleh ke belakang Rey melihatnya tersenyum. Ana yang sok jual mahal langsung memalingkan wajahnya. kembali mencuci piring yang ada di depannya.


Rey masih saja memeluk Ana dari belakang. Ana hanya diam saja dan tak memperdulikan Rey.


selesai mencuci ana hendak pergi dari situ.


" tunggu aku mau kita selesaikan hari ini, aku tak bisa kerja dengan tenang jika kamu diamkan aku seperti ini terus


Rey yang tak pernah kehabisan akal menarik tangan Ana dan mendudukan Ana tepat di pangkuannya. Ana ingin berdiri tapi Rey sudah memeluknya dari belakang dengan erat.


" jangan menolak biarkan aku seperti ini sebentar." ucap Rey sambil menciumin punggung istrinya dari belakang


Ana pun menuruti pinta suaminya itu.


" maafkan aku, aku tak kan berbuat seperti itu lagi. jika kamu tak membuatku cemburu lagi.


Ana sekarang membalikan tubuhnya ke arah Rey dan menatap wajah Rey.


" maafkan aku juga telah membuatmu cemburu.

__ADS_1


" sekarang aku ingin kamu jujur siapa pria tadi? dia bukan sekedar pria pengantar pesanan kan?


Ana mengangguk. tapi ia tak tau harus menjelaskan dari mana.


" kalo kamu tak mau cerita aku tak akan memaksa mu" ucap Rey sambil memeluk istrinya itu


Ana yang merasa geli saat wajah rey tepat di dadanya. Ana pun menjauh dan melepaskan pelukan Rey.


Dan sekarang mereka duduk bersampingan. setelah Ana menghindari Rey. mereka merasa canggung satu sama lain.


" besok ada pembantu yang membantu mu membereskan rumah,mencuci dan memasak." ucap rey memecah keheningan


" namanya Mba tuti. jangan pernah bukain pintu tanpa seijin ku.


" aku akan pergi membelikan mu makan malam" ucap rey berlalu meninggalkan Ana.


Apakah aku harus berkata jujur tentang pria itu,,


aku merasa bersalah jika aku terus menutupi ini semua dari Rey


tapi aku tak tau harus memulai dari mana.


aku tak ingin Rey malah menjauhi ku kalo dia tau ayah Aulia masih ada.


********************


#bantu like dan vote

__ADS_1


__ADS_2