Mengejarmu Polisi Tampan

Mengejarmu Polisi Tampan
Menepi kan Hati


__ADS_3

Olif sampai dirumah.


Saat makan malam bersama mamanya,Olif pun menyatakan keinginannya.


"Ma,,Olif pengen pergi ketempat mbah(nenek)disolo,,Olif tiba tiba kangen sama Mbah!" ucap Olif.


"Kamu kangen sama Mbah?"


"iya Ma,Mama mau ikut?''tanya Olif.


" Maaf mama gak bisa ninggalin usaha Catering mama yang baru mau naik ini Sayang,Kapan memang kamu berangkat?"


"Besok siang Ma!"


"Loh kok mendadak,Kamu ada masalah ya Sayang?" tanya Linda yang merasa curiga.


"Gak mah,Olif kangen aja sama mbah,Mama gak papa Olif tinggal selama seminggu?"


"Gak papa Sayang...nikmati liburanmu disana ya,Ajak Angga dan Alin untuk menemani kamu berkunjung dibeberapa tempat wisata disana!"Ucap Mama Linda.


" Okey ma...jaga kesehatan mama ya selama Olif pergi!"


Keesokan harinya.


Olif yang sudah mengabari kedua sahabatnya dan Alex tentang kepergiannya keSolo,sudah siap untuk Take Off dibandara.


Pukul 3/Sore.


Olif sampai diBandara Adi Somarmoe, Solo.


Olif disambut oleh kedua kakak sepupunya.Anak dari pamannya Hendro yang merupakan kakak kandung mamanya.


Angga dan Alin namanya.


Angga pria berusia 27 tahun,Pria tampan berkulit sawo matang dengan badan yang tegap.Kebetulan Angga juga seorang Polisi berpangkat Bripka dan bertugas di daerah Karang ayar.


Sedangkan Alin adalah adiknya Angga.Gadis manis berkulit kuning langsat,berusia 22 tahun.Alin seorang guru PAUD.Gadis bertubuh mungil itu juga seorang pembisnis OnLine.


Kebetulan paman Hendro punya usaha Travel dan mempunyai beberapa mobil Van besar yang siap untuk diajak jalan jalan.


"Mas Angga ,Mbak Alin...!" panggil Olif saat melihat kakak beradik itu.


"Olif....akhire kowe tekan(akhire kamu nyampek)!" ucap Alin sambil memeluk Olif.


"Ayo kita langsung pulang,Mbah udah nunggu kamu!''ujar Angga.


Ketiga nya langsung menuju rumah.


Tak lama mobil sudah memasuki area pekarangan yang luas.Olif segera turun dari mobil.


Dilihatnya Rumah Limasan jawa yang besar dan kuno masih kokoh berdiri dan tak pernah berubah sejak Olif kecil.


Ini yang dirindukan Olif.Rumah penuh kenangan saat ia kecil dulu.


"Ndokkk Olifff,(Sayang Olif)!"


Panggil Mbah Darmi dari dalam rumah unik tersebut.


Mbah Darmi adalah ibu dari mama Linda,suaminya sudah meninggal 10 tahun yang lalu.Dan ia hidup ditemani Anak laki lakinya,Om hendro dengan istri dan kedua anaknya.Tapi om Hendro dan istrinya bude Yati tinggal dirumah mewah samping rumah mbah Darmi.sedangkan Mbah Darmi ditemani Angga dan Alin cucunya.


Wanita yang sudah berusia 65 tahun masih terlihat sehat dan kuat karena mbah Darmi masih sering pergi kesawah.


"Embah......(nenek)Olif kangen....!"


Olif dan Mbah Darmi saling berpelukan.


"Ayo mlebu ndok(ayo masuk sayang)!" ajak mbah Darmi.Angga dan Alin ikut masuk.


Olif pun masuk kedalam rumah kuno nan unik tersebut.Rumah yang masih berpilar kayu jati tua dengan banyak ukiran yang terlihat jelas disetiap sudutnya.

__ADS_1


Rumah besar dengan 5 kamar itu terlihat sangat indah.dengan lantai yang masih kayu membuat rumah itu seperti rumah kraton.


Olif langsung Duduk diruang tengah yang cukup luas itu.


"Piye kabare ibumu ndok(bagaimana kabar ibumu sayang)?"


"Sae mbah,amet mboten saget mriki,amargi ibu nembe repot ngurus keteringe mbah(Baik nek,Maaf ibu gak bisa kesini karena sedang repot mengurus ketering nya,nenek)" jawab Olif.


"Oh ngono,yowez mbah siapke maem mu sek yow(Oh gitu,yaudah nenek siapin makan kamu dulu ya)"!"


"Mboten sah repot mbah,ten mriki mawon.(gak usah repot,nenek disini aja)!"


Mbah Darmi memang sangat menyanyangi Olif.


"Berapa lama kamu disini Dek?" tanya Angga.


"Seminggu Mas.Udah ditelpon mama kan?buat nganter aku jalan jalan?"


"Udah,tenang aja kamu Dek,Nanti Mas cuti deh biar bisa nemenin kamu!" ujar Angga yang memang sangat menyanyangi Olif,seperti Alex menyanyangi Olif.


"Asyikkk......kalau mbak Alin gimana?"


"Aku mah okey okey aja.....!"jawab Alin


"Yaudah besok aja kita mulai jalan jalannya ya!"


"Siappp......!!ucap Angga dan Alin bersamaan.


Sementara Dijakarta.


Bella dan Nana yang menerima pesan Olif yang tiba tiba pergi ke Solo merasa khawatir.


Mereka segera menemui pacar mereka masing masing diCafe.


" Apa jadi Mama aku nemui Olif dikampus!"ujar Tian yang merasa kaget.


"Iya Kak bahkan Mama kakak menghina dan mengancam Olif soal harta papanya Kakak!" jelas Abel.


" Aku akan bicara sama Mama,Sekalipun aku harus berantem sama mama ku sendiri,aku tetap akan melindungi Olif dan tante Linda.!"ujar Tian tanpa ragu.


"Ada satu hal lagi yang mungkin membuat hati Olif hancur dan membuatnya pergi" ucap Nana mengagantung.


Tian dan Alex mengerutkan keningnya.


"Apa?" tanya Alex yang semakin cemas.


Bella pun menceritakan kejadian dikampus tentang Aldo dan Dini yang berpelukan.


Alek dan Tian semakin emosi.Apalagi Alex yang sudah mengepalkan kedua tangannya kuat.


"Breng...k tuh Polisi,udah main main sama adek aku ya,Lihat besok aku akan temui dia dan bikin perhitungan sama dia!"


"Aku ikut Lex..!" sambung Tian yang juga tidak terima adik kesayangannya dipermainkan oleh seorang polisi.


"Eh tapi kalian.kesana jangan pake emosi ya...ingat Kak Aldo itu polisi berpangkat AIptu.!" ucap Bella mengingatkan.


"Trus apa yang harus kita lakuin,Kita gak bisa diam aja nunggu Olif pulang!" ucap Nana.


Tian terlihat berfikir.


"Kalau dua hari Olif gak balik,kita susul.dia keSolo sekalian kita liburan disana,Gimana?" ucap Tian penuh semangat.


"Iya kita cuti bareng,kita kesana.kamu mau kan beb?" tanya Alex pada Nana.


"Iya aku bisa ijin dosen tiga hari!" jawab Nana.


"Kalau kamu Dek?" tanya Tian pada Bella pacarnya.


"Nanti aku ijin bang Beny dulu ya Kak,,mungkin Bang beni bisa paham kalau aku menjelaskannya.!" Jawab Bella.

__ADS_1


"Nanti aku biar kerumah Olif sama Tian nanya sama tante Linda dimana alamat neneknya Olif!"ucap Alex.


Semuanya mengangguk.


Hari berganti.


Sudah dua hari diSolo.ia sudah pergi keKeraton solo,pasar Klewer,Benteng Vanderdug juga alun alun kota Solo yang indah.Tentu ditemani Angga dan Alin.


Olif begitu menikmati suasana liburannya kali ini.Ia untuk beberapa saat melupakan Aldo dan permasalahannya bersama mama tirinya.


Sementara Dikantor Kapolres.


Pria berseragam dinas lengkap itu sedang melamun diruangannya.


Aldo memikirkan Olif yang dua hari ini sama sekali tidak menghubunginya apalagi datang kerumah dinasnya.


Aldo merasa sangat gelisah ,Dua malam ia tak bisa tidur memikirkan gadis yang sudah selama dua bulan ini selalu mengganggunya.


Gadis itu tiba tiba menghilang,nomernya tidak aktif.Dan Aldo tidak tahu apa salahnya.


" Awas ya kalau kamu kembali bakalan aku hukum kamu udah buat aku setengah gila gini...Ahkkkkk apa aku udah mulai mencintainya!!!"teriak Aldo yang frustasi.


Sementara diloby kantor Aldo sudah tiba dua pria tampan nan kaya yang membuat para Polwan ditempat itu menjadi riuh.mereka penasaran dengan dua pria tampan itu dan siapa yang mereka cari.Dengan langkah tegas dan penuh emosi,Tian dan Alex menuju ruangan Aldo setelah bertanya pada satu polisi.


Aldo menyerngitkan dahinya melihat dua pria itu hadir diruangannya.


Tanpa aba aba Alex langsung menarik kerah seragam Aldo dengan tatapan yang tajam.


"Kamu apain Olif,sampai dia pegi keSolo hahhhh!!" teriak alex.


"Solo???" Aldo bingung.


",Iya Olif lihat kamu pelukan sama mantan kamu dikampus,gak nyadar kamu bro??" timpal Tian.


Kini Aldo tau salahnya yang membuat Olif menghilang selama dua hari ini.


"Berarti dia bohong,,dia bilang gak nglihat aku dikampus!"


"Harusnya kamu tahu dia bohong atau tidak,Apa mau kamu,Olif udah tulus cinta sama kamu tapi kamu membuat hatinya hancur!"ucap Alex dengan mata merahnya.


"Lepasin dulu,aku bisa jelasin.ini salah paham!" Ucap Aldo yang mencoba tenang.


Hingga Beny datang melerai mereka.Beny yang sudah ditelpon Adiknya,Bella.Tentang rencana kedatangan Alex dan Tian kekantor Aldo dengan rasa emosi langsung bergegas keruangan Aldo.Beny juga tahu penyebab Olif pergi setelah Bella menceritakannya dengan detail.


Alex melepas cengkraman dikerah seragam Aldo.


"Okey aku jelasin.saat dikampus Dini ngajak aku buat balikan lagi dan dia meluk aku tiba tiba.Tapi aku menolaknya....karena apa,karena aku udah mulai cinta sama Olif.jadi aku sama sekali tidak bermaksud melukai hatinya.tolong kalian percaya padaku!" jelas Aldo.


"Akhirnya seorang AIPTU Aldo bucin sama Olif..Lalu apa yang akan kalian lakukan sekarang?tanya Beny menengah i.


" Kita nanti sore mau keSolo nyusul Olif,kita khawatir,dua hari ini ponselnya tidak.aktif.


Kami gak mau Olif disana merasa sedih sendiri.Dia itu udah kami anggep seperti adek kandung kami sendiri.bahkan kami rela nglakuin apa aja asal dia bahagia karena sejak kecil Olif udah menderita karena papanya sendiri.Terserah kalian mau ikut gak,yang jelas Bella ikut,!"ucap Tian tanpa memperdulikan Beny.


",Okey aku ijini Bella ikut,tapi awas kalau kau macam macam sama adikku!" ucap Beny dengan sorot mata tajam pada Tian.keduanya sama mengeluarkan aura pekat.


"Aku ikut!" ucap Aldo mantap.


"Yakin loe ikut Al?" tanya Beny.


"Gue gak bisa kalau Olif terus salah paham sama gue. Elo ikut juga lah!" ucap Aldo.pada Beny.


"Hemmmmm,okey gue juga ikut,kita cuti tiga hari Al!" ucap Beny.


"Okey kalau gitu ,anggap aja ni liburan keSolo.Kita pergi dulu kita harus kerumah Olif untuk meminta alamat nenek Olif pada mamannya!"ucap Alex.


" Aku boleh ikut?aku juga ingin ketemu mamanya Olif!"ujar Aldo.


"ayo....!!" ajak Tian.

__ADS_1


Mereka bertiga pergi meninggalkan Beny.


"Welcome to Solo.......hahahaha!! ujar Beny terkekeh sendiri.


__ADS_2