
Olivia sampai diCafe One Blue Ocean tempatnya berkerja.ia langsung keruangan Om Doni dilantai tiga.
"Siang Om,maaf agak lama nyampainya.!" sapa Olifia saat sudah berada didalam ruangan Om nya itu dan langsung duduk disofa sudut ruangan.
"Gak papa Lif,,Maaf ya Om nyuruh kamu cepetan kesini.!"
"Ada Hal penting yang Om ingin sampaikan pada Olif.?"
"Udah ada yang gak sabar pengen ketemu kamu!" ujar Doni dengan santainya.
"Si......?" ucapan Olif terpotong.
Saat Seorang muncul dari persembunyiannya disudut ruangan dibelakang almari.
"Hallo Beb....Sepupuku yang cantik dan sexi..!"
Kedua mata olifia melebar dan langsung berdiri.
"Alexxxx!!!Kamu udah balik?"
Pria itu adalah Alex,Pria tampan berusia 25 tahun dengan tubuh yang atletis.putra dari Om Doni,Dia sudah lama tidak pulang keIndonesia karena berkuliah di Australia.
Alex langsung memeluk tubuh Olifia dengan erat.hubungan mereka dari dulu memang sangat dekat,seperti kakak beradik.
Meskipun sebenarnya dihati Alek muncul rasa yang melebihi dari hubungan kakak beradik,Tapi dengan sekuat tenaga ia mencoba menepis perasaan terlarang itu.
Olifia melepas pelukan Alek.
Mereka berdua duduk bersama disofa.
"Kapan pulang dari Ausi?"Tanya Olif.
" Tadi pagi!"
"Kenapa tidak memberitahuku?"
"Sengaja....!"
Olivia mencibirkan bibirnya kearah Alex.
"Jadi udah siap menetap nich disini?" tanya Olivia.
"Siap lah kan mau bantu Papa ngurus Cafe sama kamu...gimana kuliah kamu?
" Lancar lex..."
"Kamu udah punya cowok Lif?"
"Belum....Kenapa?" tanya Olif heran.
"Nanya aja...!" ucap Alex santai.
"Tapi udah ada gebetan hehehe...." ucap Olif dengan terkekeh.
Alex menautkan kedua alisnya nemandang tajam kearah sepupunya itu.
"Gebetan...Siapa?"
"Ada deh....Rahasia....!"
"Dasar....awasnya kalau kecentilan....!" ujar Alex sambil mencubit pipi Olifia.
"Emang aku centil...tapi aku cantikkan???" ucap Olif dengan penuh percaya diri.
"Iya iya Cantik Plus .......!"
Olif melotot kerah Alex yang akan melanjutkan ucapannnya.
"Sudah sudah kalian ini seperti anak kecil saja....sebaiknya cepat adakan meeting dengan Wiliam karena mulai sekarang kalian bertiga yang bertanggung jawab atas Cafe dan Karaoke ini.!" ujar Om Doni dengan lugas.
__ADS_1
Olifia dan Alex segera mematuhi perintah Doni.mereka segera turun untuk menemui Wily.
Sementara DiKantor Polres.
Aldo sedang duduk diruangannya sambil melamun.ia tiba tiba teringat dengan wajah olivia yang tadi siang menciumnya.
Seumur umur baru kali ini ada cewek yang begitu berani menciumnya.padahal cewek itu dengan jelas tau apa profesinya.
Tok tok tok. suara ketukan pintu membuyarkan lamunannya.
"Woy....lagi apa Bos?Ngelamun nie yee yang habis dicium cewek cantik...dua kali malahan!"
ucap Seorang pria yang bernama Beny yang merupakan sahabat lama Aldo.meskipun pangkat Aldo lebih tinggi dari Beny tapi persahabatan mereka masih terjalin kuat.
"Apaan sich Loe Ben...tahu dari siapa Loe?" ucap Aldo dengan dingin.
"Ada deh.....tapi cewek itu beneran cantik banget ya...dapet bonus dong Loe...Gue juga mau kalau gitu...!"
"Ngarep.....iya Cantik sich tuh kucing centil tapi agresif...!"
Beny mengerutkan dahinya mendengar ucapan Sahabatnya.
"Kucing centil???"
"iya Kucing Centil,Manis tapi agak liar.....!"
"Tapi kalian udah ketemu dua kali lho....jangan jangan kalian tuh berjodoh.!" ucap Spontan Beny sambil memukul bahu Aldo ringan.
"Jodoh sama Kucing Centil itu....Ngawur kamu Ben....masak iya aku seorang Polisi berjodoh sama cewek centil,berani dan agresif itu.?"
''Jangan ngomong gitu....Jodoh gak ada yang tau bos...jangan sampai menyesal dengan ucapan elo sendiri Al.!"
"Udah udah jangan bahas cewek itu lagi...!"
"okey okey,,besok jadi kan kerumah gue!"
"okey gue tunggu...yaudah gue cabut dulu,ada Kasus baru yang harus gue tangani!" ujar Beny lalu pergi dari ruangan Aldo.
@@
Keesokkan Harinya.
Pukul 1.30 Siang,Olif dan kedua sahabatnya terlihat baru saja keluar dari kelas.
"Gue balik duluan ya gaes....mau nganter mama kebutik!" ucap Nana.
"iya....hati hati ya na!" ucap Olif.
Melihat Nana sudah pergi,Bella memandang kearah Olifia yang melamun.
"Eh Lif mikir apa sich elo?"
Olif terseyum simpul kearah Bella.
"Kayaknya gue naksir seseorang deh Bel!"
Bella membulatkan kedua matanya
"Siapa?"
"Polisi ganteng!"
"Polisi Lif.....gue bingung deh,ayo cepetan critain sebenarnya apa yang terjadi?" ucap Bella penasaran.
Olifia pun menceritakan semua kejadian saat pertama kali ketemu aldo sampai kemarin.
Bella semakin membulatkan kedua matanya.
"Gila lu Lif.....berani banget loe sama tuh polisi.gue jadi penasaran,seganteng apa sich tuh polisi.!"
__ADS_1
"Guanteng banget pokoknya Bell,gue naksir banget sama dia.Bucin.......!"
"Siapa namanya,kali aja Kak Beni kenal!" ucap Bella.
"Oh iya iya...Abang Loe kan Polisi....tapi nanti aja kalau udah ketemu abang loe langsung gue tanya soal tuh polisi.!"
"Yaudah Ayo kerumah,jam segini Bang Beni pasti udah dirumah ini kan hari sabtu.!" ujar Bella.
"Yakin loe...!"
"Iya ..ayuk..sekalian nganter gue..loe kan juga udah lama gak maen kerumah,nyokap sering nanyain loe Lif...!"
"Iya aku juga kangen mama loe.kita berangkat sekarang!"
"Okey,ayuk........!"
Keduanya segera menuju tempat mobil Olif terparkir.
Segera Olif melajukan mobilnya menuju rumah Bella.Seperti biasa dengan kecepatan tinggi.
20 Menit mereka sudah sampai dirumah Bella.
Olifia segera memarkikan mobilnya lalu keluar segera bersama Bella.
Bella tidak menyadari ada mobil lain yang terparkir disebelah rumahnya.
"Ayo Lif masuk...!" ajak Bella.
Bella langsung memasuki rumahnya diikuti Olifia di belakangnya.
Sampai ruang tengah Bella terkejut ada Kakaknya Beny sedang berbincang dengan sahabatnya yang ternyata adalah Aldo.
"Eh ada tamu rupanya..!" ujar Bella yang membuat dua pria tampan itu menoleh.
Aldo terseyum kearah Bella.tapi seyumnya berubah menjadi keterkejutan saat seorang wanita cantik muncul dari belakang Bella.
Sama halnya Aldo,Olifia juga dibuat kaget.Kedua matanya membulat sempurna melihat pria yang ia suka berada didepan matanya.
Keduanya saling menatap.
"Hufffttt Kucing centil ini lagi.....!" gumam Aldo dalam hatinya.
"Ah ini bener Dia ya ..?apa aku gumam mimpi!" gumam Olifia dalam hati.
Seketika Pipi olifia memerah.
" Ayo Lif,duduk sini...!"ucap Bella.
Keduanya masih saling pandang
hingga sentuhan tangan Bella dibahu Olifia menyadarkan lamunan antara Olif dan Aldo.
"Lif kenalin ini sahabat abang gue,Kak Aldo...Kak Aldo ini sahabat Bella namanya Olifia.!" ucap Bella.
Aldo pun mengulurkan tangannya kearah Olifia.
Olifia merasa sangat gugup hingga tak sadar menggigit bibir bawahnya.
Ia pun perlahan membalas uluran tangan Aldo.
Aldo menggenggam kuat tangan Olifia yang sudah dingin.ia seakan ingin membalas menggoda Olifia.tapi dengan cepat Olifia melepas genggaman tangan Aldo.
"Ni cewek tambah sexi aja kalau gigit bibirnya kayak gitu.sepertinya dia gugup liat aku..!" gumam Aldo sambil terus menatap Olifia.
Seketika Olifia merasa kepanasan dan mengipas ngipas wajahnya dengan kedua tangannya.Jantung nya serasa mau copot saja.
"Ya Tuhan lama lama nie Cwok tambah ganteng aja kalau dilihat." guman Olifia.
Bella merasa aneh dengan sikap Sahabatnya.ia juga merasa aneh dengan sikap Aldo yang terus memandangi Olifia.
__ADS_1