
Pukul 23.30 DiCafe One Blue Ocean.
"Aku pulang dulu ya Wil....!" ucap Olivia pada Seorang pria tampan yang menjadi wakilnya.Wily.Pria berusia 24 tahun yang diam diam suka sama pada Olive.
''iya Lif,, hati hatinya jangan ngebut....!"ucap Wily yang merasa khawatir.
"Ishhhh.. gak usah lebay gitu..kalau gak ngebut gak nyampek nyampek dong..!" ucap Olivia dengan santainya.
"Dasar ngeyel...!"
"Apaan tuh ngeyel??" ucap Olif bingung.
"Keras kepala.....ngerti!!"
"Ow....yaudah...Bye Wily ganteng dan baik hati....!" ujar Olif dengan seyum mengembang dengan ucapan yang meledek Wily.
Wily hanya terseyum simpul melihat sang pujaan hati berlalu.
"Anda Kau tahu perasaanku Lif,,apa kamu masih mau terseyum sama aku!" gumamnya dalam hati.
Olife yang sudah masuk kemobilnya segera melepas sepatu high hilsnya lalu melepas jaketnya.ia menyalakan music dan mulai melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.
Tubuhnya sedikit bergoyang menikmati alunan lagu yang terdengar sambil terus mengemudikan mobilnya.
Baru 15 menit berjalan terlihat kemacetan didepannya.
"Apaan tuh.....kok macet???"
"Yaelah....Polisi lagi.....uftttt sebel bikin lama aja.....!" gumamnya sambil cemberut setelah melihat polisi dari jarak 15 meter.
Setelah Olivia melambatkan laju mobilnya untuk berjalan maju sedikit,seorang polisi mendekati dan mengetuk kaca mobilnya.
Olife segera mematikan music dimobilnya lalu sedikit membuka kaca mobilnya.
"Selamat malam mbak,Bisa minta SIM dan STNK anda?" ucap Seorang polisi setelah memberi tanda hormat.
Olifia segera mengambil Sim dan STNK nya dari dalam tas dan menyerahkan pada polisi muda tersebut.
Polisi bernama Anton itu segera mengecek surat surat milik Olivia tersebut.
"Mohon anda turun dulu mbak,Kami akan mengecek mobil anda.Kami sedang melakukan Razia narkoba.!"
"Duh pak,,Mobil saya aman gak ada barang begituan.Lagian saya emang ada tampang tampang pengedar ya??Saya harus buru buru pulang,mama saya udah nungguin!" ucap Olifia yang mulai sebal.
"Saya mohon kerja samanya mbak.Tolong jangan mempersulit kami,Kami hanya melaksanakan tugas.!"ucap Anton tegas.
__ADS_1
Olifia terdiam sesaat.dia hanya malas untuk turun dari mobilnya.
Hingga seorang polisi tampan dan gagah mendekati mereka.
"Apa apa ini??" ujar Polisi yang tak lain adalah Renaldo Neylendra.
"Ini pak,Mbak ini gak mau turun dari mobilnya.!" Ucap Anton sambil memberikan SIM dan STNK Olifia kepada Aldo atasannya.
Aldo maju selangkah memandang Olife yang masih terdiam memandang ke arah depan dan tak memperdulikannya.
"Selamat Malam mbak,Tolong anda turun dari mobil sebentar.Kami hanya ingin mengecek mobil anda sesuai prosedur!" ucap Aldo dengan suara berwibawanya.
Olif yang merasa terpojok tak bisa menolak lagi dan terpaksa turun dari mobilnya.
Dengan pelan ia membuka pintu mobilnya,Kaki jenjang nan mulusnya keluar lebih dahulu baru tubuhnya.
Semua polisi dan warga yang sedang ditilang terpana dengan kecantikan olifia dan kesexsiannya.Pakaian olifia yang terlihat ketat dan mini mengundang perhatian banyak pasang mata kaum adam ditempat itu apalagi ia keluar tanpa beralas kaki dengan rambut panjangnya yang digerai begitu saja.Sungguh pemandangan yang begitu indah bagi kaum hawa yang melihatnya.Tak terkecuali Aldo yang sempat terkejut setelah melihat sosok wanita yang keluar dari dalam mobil merah itu.Tapi ia masih bisa mengontrol ekspresi wajahnya tidak seperti anak buahnya yang lain.
"Ayo buruan!Katanya mau mriksa mobil aku!malah bengong...!" ucap Olifia yang tanpa ia sadari banyak mata memperhatikannya.
Dengan Sigap Anton dan rekan rekannya mengecek isi dalam mobil Olifia.
Sementara dengan menyilangkan kedua tangannya didada,Olifia berdiri didepan Aldo.
Sedangkan Aldo membaca SIM Itu.
Mahasiswi
Seketika sudut bibir Aldo sedikit keatas menyunggingkan seyuman tipis yang tak terlihat oleh orang lain.
"Namanya indah,secantik orangnya dan masih Mahasiswi ternyata...tapi pakaiannya terlalu terbuka,apa dia yang disebut ayam kampus?" gumamnya dalam hati.
Setelah beberapa saat.
"Aman pak tidak ada Narkoba didalamnya.!" Lapor Anton pada Aldo.
Olifia dengan wajah juteknya melirik kearah Aldo sambil membaca nametag yang terpasang diseragam polisi tampan itu.
"Tuh gak ada apa apa kan dimobilku Pak Renaldo Naylendra....!" ujar Olifia dengan nada penuh penekanan sambil menatap tajam kearah Aldo.
"Maaf atas ketidaknyamanan anda,Kami hanya melaksanankan tugas.Silahkan melanjutkan perjalanan anda!" ujar Aldo dengan tenang.
Olifia hanya mengerucutkan bibir nya lalu berjalan sambil terjinjit jinjit menuju mobilnya karena ia tak memakai alas kaki.Dan langsung masuk kedalam mobilnya Ia sampai lupa SIM dan STNK nya yang masih dipegang Aldo.
"Tunggu Mbak,,ini SIM dan STNK anda!
__ADS_1
Hati hati dijalan dan jangan ngebut!" ujar Aldo yang tanpa ia sadari sudah mendekat dan sedikit membungkuk badan kearah jendela mobil Olivia.hingga ia tak sadar kepalanya hampir masuk kedalam mobil gadis cantik itu,menyerahkan surat surat berharga itu.
Jarak mereka cukup dekat.Olifia yang dari tadi sudah menyadari ketampanan paras Aldo menjadi sedikit gugup.Ia sekarang bisa sangat jelas melihat wajah tampan itu.
Olifia terseyum manis diatas kursi kemudi menoleh dan melihat dengan jarak dekat pada Aldo menerima surat surat penting dari tangan polisi tampan itu.
"Terimakasih ya,,"
Cup.....Ciuman mendarat dipipi Aldo.
"Bye Pak Polisi ganteng....!" ucap Olifia sambil mengerlingkan satu matanya pada Aldo lalu segera melajukan mobilnya.
Aldo dibuat mematung seketika mendapat serangan mendadak dari bibir Olivia.ia memegang pipinya sambil memandang Mobil merah berstiker animasi kucing itu menjauh.
Anton dan rekan rekan polisi yang lain juga dibuah perperangah dengan kejadian tadi.
Siapa coba yang menolak ciuman manis dari gadis secantik dan seseksi Olifia.
"Manis ya pak...Sumpah cewek tadi cantik banget!" ujar Anton dengan beraninya menggoda Aldo.
Seketika lamunan Aldo buyar lalu menggelengkan kepalanya.
**Cantik banget Sich,tapi terlalu agresif...dasar kucing centil**Gumam Aldo sendiri setelah melihat stiker gambar kucing besar dimobil Olifia.
"Biasa ajah...lanjutkan tugasmu!!" ucap Tegas Aldo yang sudah bersikap biasa didepan anak buahnya.
Aldo segera kembali melanjutkan tugasnya.
"Wichhh Pak Aldo beruntung banget ya dapet bonus ciuman gadis cantik...kalau aku udah pingsan kali....!" ujar Teman Anton.
"Iya aku pasti juga langsung pingsan dapet kyak gituan..!" ucap Spontan Anton yang masih terdengar oleh Aldo.
Dengan tatapan tajam dan mengintimidasinya Aldo melihat kearah Anton dan rekannya.
Seketika mereka bergidik dan susah menelan salivanya.
Sementara dimobil Olifia seyum seyum sendiri mengingat perbuatannya tadi.
"Gila ,gue udah berani nyium tuh polisi....Haduhhh gimana kalau ketemu dia lagi....Tapi emang dia ganteng banget sich....Gak rugi aku nyium dia.siapa tadi namanya...ehmmm oh ya Renaldo Neylendra.hihihi....." ucap Olifia sambil terkikik bahagia.
ini Visual Olifia Melfina Himawan ya.....cantik kan??
__ADS_1
Klo ini visual Mas Renaldo Neylendra yang ganteng dan kece....