Menikah karena balas budi

Menikah karena balas budi
15 salah faham


__ADS_3

sinta yang gak pernah beradengan romantis tersipu malu saat di goda sama calon mertuanya.beda hahnya sama revan yang supert sombong dan dingin, dia bahkan bersikap biasa saja


jantungku. jantungkuh kenapa kamu berdetak kencang saat di peluk pria dingin ini. memegang dada


karena malam yang semakin larut acara pertunangan telah selesai. keluarga hermawan pamit undur diri kepada ibu ningsih


" kita pamit dulu ya bu. malam sudah semakin larut" saling membungkuk memberi hormat dan bersalaman


" nak ayo salim sama calon suamimu." bisik ibu ningsih sama sinta


sinta menyodorkan tangan kanan kedepan revan, awalnya tidak di terima, karena nyonya liya menyenggolnya revan terpalsa menerima tangan yang gemetar di hadapan nya.


rombongan keluarga hermawan telah pergi. di dalam perjalanam revan bersikab biasa saja. beberapa menit rombongan hermawan sampai di kediaman nya. tampa berkata kata revan masuk kedalam kamar.


revan membanting jas nya ke sofa dan langsung masuk kedalam kamar mandi, mengguyur tubuh lelah nya dengan shower. secepat kilat revan selesai karena sudah tengah malam dan badan yang terasa lelah.


" hufs melelahkan sekali" membanting tubuhnya ke ranjang dan mencoba menutup mata


sial kenapa aku susah tidur mikirin wajah gadis @@@ itu. apa dia pakek pelet ya? dengan sekejab bisa berubah secantik itu. gumam revan terus berfikir. waktu semakin larut tampa di sadari revan juga sudah terlelap


pagi yang cerah. matahari telah terbit dari timur menyinari alam semesta, birung burung berkicauan seakan alan ikut bahagia menyambut kehadiran sang surya di pagi hari


di kediamam ibu ningsih, sinta sudah terbangun sejak pagi. meski sudah bangun dari pagi sinta masih berguling tidak mau beranjak dari tempat tidur.


" aku bener bener udah bertunangan. memandangi jari manis yang sudah berisi cincin tunangan." mengingat momen tadi malam


tok tok tok


ketukan pintu membuyarkan lamunan sinta.

__ADS_1


" ada apa bu? "


" kamu belum bersiap? apa kamu tidak bekerja hari ini?" melihat anak nya masih berpakaian piyama


" ya ampun bu, aku lupa liat jam" menyambar handuk dan berlari ke kamar mandi


aktifitas biasa nya di lakukan sinta. hari pernikahan semakin dekat, keluarga hermawan sudah mempersiapkan semua kebutuhan pernikahan anak semata wayang nya yang akan di gelar secara mewah


sinta masih terus bekerja. karena dia fikir masih butuh pekerjaan ini, buat membantu ibu nya.


hari sudah sore sinta berniat mau pulang


" sin kamu gak bawa motor?" tanya rudi, satpam di restoran sinta bekerja.


rudi sudah sangat lama mengagumi sinta, namun belum menyatakan nya


" tidak rud, aku naik angkutan umum. motorku mogok dan lagi ada di bengkel " penjelasan sinta


Tiiiiiiit


suara klakson mobil dari belakang motor rudi berbunyi. sinta dan rudi yang merasa kaget menoleh ke arah suara mobil yang mengagetkan nya


betapa kagetnya sinta saat melihat pemilik mobil itu turun, dengan pandangan yang menakutkan


tuan revan. ngapain dia kesini? dengan tatapan yang membingungkan


" ayo ikut aku." menyeret sinta masuk kedalam mobil mewahnya


" maaf mas, anda siapa? kenapa anda memperlakukan nya dengan kasa?" revan berusaha mengambil tangan sinta yang sudah di seret revan

__ADS_1


" kamu siapa? berani beraninya membentak saya hah? " kembali betanya sama rudi


" buat saat ini saya memang masih bukan siapa siapa nya. tpi sebentar lagi aku akan menyatakan persaanku sama diya" tiba tiba rudi curhat sama orang yang belum pernah di temuinya. mungkin karena rasa bahagia nya mau berboncengan.


niat rudi mau membawa sinta ke sesuatu tempat dan menyatakan isi hatinya disana.


" bagus. segera nyatakan perasaanmu di dalam mimpimu. " masuk kedalam mobil samping sinta di kursi belakang. jalan ger


gerry melajukan mobil nya meninggalka rudi yang masih mematung memandang mobil yang di tumpangi sinta menjauh


siapa pria itu? kenapa sinta tidak beronta saat di bawa pergi? gak mungkin ini penculikan. gerutu rudi


" siapa dia? apa kamu suka sama pria tadi?" bentak revan


" dia teman kerja saya tuan. kenapa? apa ada yang salah?" lawan sinta.


" bagus banget kamu ya. kemarin mengambil hati mama sampai menyuruhku menikahimu, sekarang berniat bemesraan boncengan dengan dia. dasar wanita matrek kamu ya. kamu pasti menggodanya untuk mendapat apa yang kamu mau kan " menuding sinta dan terus berbicara


plak


" dasar pria aneh. dia hanya teman kerja saya. dia berniat mengantar saya, karena motor saya mogok. apa dia salah?. maaf jika menurut tuan ini salah. hiks hiks hiks" satu tamoaran mendarat di pipi revan


" kenapa kamu menamparku? apa kamu merasa kesal? apa kamu fikir aku tidak kesal hah? kanapa kamu tidak menghubungiku. aku akan menyuruh supir menjemputmu. dasar perwmpuan tidak tau diri." kembali membentak sinta


revan merasa semakin kesal sama sinta. dia menuding sinta sampai tertidur di kursi mobil dan mendekatkan tubuh nya sama sinta.


" jika kamu wanita genit dan murah, aku akan membelimu sebagai calon suamimu. gak usah meminta sama pria lain." menakut nakuti sinta


" apa maksutmu. jangan macam macam ya" bergidik ngeri dan mendorong tubuh revan dari hadapan nya

__ADS_1


" hahahahaha. bawa kita ke hotel ger" perintah revan


" baik tuan" mengangguk menyetujui nya


__ADS_2