
sinta sudah beda di dalam kamar hotel. perutnya merasa mulas
"kenapa tiba tiba mules gini sih" berlari ke kamar mandi
setelah beberapa menit di dalam kamar mandi sinta keluar karena merasa bosan di dalam kamar, berniat ke balkon menikmati sore hari sebelum melepas gaun indah nya
" ah aku masih betah sama gaun indah ini., seumur umur baru sekarang melihat langsung gaun seindah ini. memandangi dan mengibas ngibaskan gaun indah nya. " mungkian akan begitu cantik kalo q d potret dengan pose pose seperti ini" sambil berpose pose tidam di depan pintu
saat sinta sedang fokus berpose pose sesuka hati, tampa sengaja revan melihat nya." ngapain dia? cantik banget?" tampa senaja memujinya lagi
kebetulan revan sedang menerima paggilan dan pergi ke pojokan balkon
aduuh revaaaan kayak nya lu udah mau kepincut sama kepolosan dan kecantikan sinta😋
revan merasa kesal karena sudah memujinya. melotot ke arah sinta dan melewatinya begitu saja, bahkan sedikit menabrak bahu mulus nya.
gak usa gengsi lah bilang aja babang revan mau nyentuh bahu mulus nya sinta tuh . kayak nya sih🤭
kapan es itu masuk kesini? jadi malu. tapi kesal juga. masak iya di plototin sampek segitunya. udalah mending mandi dulu
__ADS_1
saat sinta hendak masuk kedalam beniat mau mandi, ternyata revan sudah terlebih dulu masuk kedalam kamar mandi buat membersihkan tubuh nya yang sudah terasa lengket.
saat beberapa menit sinta buat kaget melihat roti sobek di bagian perut nya. kulit putih, tinggi,badan yang menggoda, uuuuh pokok nya sempurna lah.
" ngapain bengong.? apa yang kamu liat?. "
" tidak ada. aku hanya mau mandi l, ternyata kamu sudah selesai" berdiri dari duduk nya dan masuk ke kamar mandi
setelah selesai mandi sinta baru ingat kalo dia gak punya baju ganti. terpaksa keluar menutupi kulit mulus nya dengan balutan handuk kecil dan menutupi bagian atas nya dengan baju pengantin nya.
" apa yang kau tutupi? kenapa masih berdiri di situ? betah banget." berusaha tidak melihat nya. karena nafsunya sudah mulai terpancing sama badan mulis sinta
" hmmmm" masih fokus sama layar hp nya
" bisakah tuan pesankan baju buat saya? saya tidak punya baju ganti."
" kenapa gak pesab sendiri saja?" masih fokus sama layar kecil di tangan nya
" saya tidak punya i.bangking tuan. klo harus nunggu temen yang transferin bisa lama" berkata dengan polosnya
" kan bisa bayar di tempat ribet banget."
__ADS_1
" oh iya yaaa. baru ingat " berlari kecil melewati revan buat mengambil hp nya di atas nakas
revan memandangi sinta saat melewatinya. memperhatikan dari ujung rambut hingga ujung kaki. rambut yang terurai basah dan balutan handuk kecil memperlihatkan punggung dan paha mulusnya.
di sela sela sinta sibuk mengotak antik layar hp nya revan tiba tiba membuka suar.
"gak usah panggil tuan biar gak terlalu kaku, gak enak juga kalo di dengar mama bisa ribet urusan nya."masih fokus sama pandangan mulus di hadapanya
menoleh sekilas sambil mengerutkan dahinya " terus panggil apa?"
"terserah "
" paggil m m mas revan aja gapapa ya?" tampa sadar keduanya bersi tatap lumayan lama
setelah beberapa menit pesanan tak kunjung datang sinta merasa lelah menutupi nahunya dengan gaun nya.
mending aku masuk kedalam selimut aja. sekalian rebahan, capek banget rasanya
naik ke atas ranjang dan berbaring menutupi tubuhnya dengan selimut tebal
terimakasih yang sudah membaca🙏
__ADS_1