
" iya tante. maaf tante, apa tante menyuruh bos buat mengeluarkan saya dari restoran?" melihat ke arah nyonya liya
" iya sayang. bentar lagi kamu akan menikah. kamu tidak boleh terlalu capek, kamu bisa duduk manis di rumah menunggu kedatangan suamimu pulang kerja "
" tapi tante! saya akan bosan kalo hanya duduk saya seharian"
" kamu bisa melakukan aoa saja di rumah. atau bisa kesalon jika bosan. sudah ya sayang, kamu gak usah sedih aku tau kamu pasti sedang memikirkan ibu dan adikmu. biarkan masalah itu jadi tanggung jawab suamimu" mengelus rambut halus calon menantunya
sinta telah sampai di rumah. nyonya liya sudah pergi meninggalkan kediaman sinta.
hari demi hari sudah sudah berlalu. hingga hari bahagia yang samgat di tunggu tunggu pun tiba. hari pernikahan tuan revan hermawan pengusaha sukses bersama sinta gadis sederhana yang tidak kalah cantinya sama anak pengusaha kaya yang akan menghadiri pernikahan itu
sinta bersama ibu ningsih sudah di jemput dan menuju hotel berbintang lima tempa resepsi dan pernikahan. malam hari akan di langsungkan pernikahan dan siang hari akan di adakan resepsi mewah di dalam hotel tersebut
" kamu cantik banget malam ini nak. tidak kusangka kamu akan melepaskan masa lajangmu, " memeluk sinta
" doakan sinta bu. semoga rumah tangga sinta berjalan lancar dan bahagia" ikut memeluk ibu ningsih sambil meneteskan air mata bahagi dan sedih bercampur aduk
bahagia karena akan menikah dan bersedih karena tidak mencintai calon suaminya
__ADS_1
sinta terlihat sangat cantik denga kebaya putih dan mewah dengan riasan pengantin dari MUA ternama
yang tambah menambah pesonanya
_____
di dalam kamar calon pengantin pria terlihat revan sedang bersiap siap di temani sama mama tercintanya.
" kamu tampan sekali malam ini sayang, apa mungkin aura ketampananmu itu keluar saat malam pengantin baru" goda nyonya liya sambil memandangi muka anaknya yang akan segera menikah sama gadis pilihan nya
" apa mama bahagia? " ikut memandang mama tercintanya
" iya sayang. terimakasih sudah mau memenuhi kemauan mama. kamu anak satu satinya harapan mama, kuharap kamu segera memberikan cucu yang lucu buat mama"
" yasudah ayo kita terun. papa dan yang lain sudah menunggu di bawah" menuntun anak semata wayang nya ke tempat akad nikah
tok tok tok
"maaf nona penganti pria dan yabg lain sudah menunggu. anda sudah siap" pelayan di perintahkan tuan reno buat menjemput pengantin wanita
__ADS_1
" sudah. ayo sayang, kita keluar" sinta di tuntun sama obu ningsih
revan melihat sinta. ada rasa kagum dari revan melihat kecantikan sinta. nyonya liya memerhatikan anak kesayangan nya, memahami kekagiman anaknya.
itulah rencana nyonya liya. merawat sinta dengan perawatan mewah supaya aura kecantikan nya keluar.
sinta duduk di samping revan di bantu ibu ningsih dan nyonya liya
" tuan muda revan. apakanlh anda siap? ijab kabul akan di mulai" pertanyaan dari bapak penghulu
" siap." jawaban singkat dari revan.
" Qobiltu nikahaha watajwijaha bil mahril madzkur" di ucapka dengan lantang oleh revan
kata "SAH" terdengar jelas di ucapkan para keluarga dan tamu yang jadir di dalam ruangan itu. sinta menunduk dan melihat ke arah suaminya sambil mencium punggung suaminya. sinta dan revan menandatangani suratnikahnya.
mereka sudah sah menjadi suami istri, para tamu menyalami kedua pengantin baru itu. menucapkan selamat
karena sudah semakin larut acara pernikahan telah selesai. tamu juga udah pada gubar. tuan besar reno menyuruh ibu ningsih dan brian beristirahan karena besok akan lebih melelahkan.
__ADS_1
" van sekarang bawa istrimu kemar. dia pasti lelah" tuan reno
" iya pah. ayo" melangkah fan mengajak sinta mengikutinya