
baju pesanan belum datang juga. mungkin karena pesan nya yang murah murah dan ongkir paling murah meski pesan di lokasi paling dekat tetap aja lama. karena kelelahan sinta tertidur pulas di atas ranjang. revan berniat mau merebahkan tubuhnya juga karena kelelahan. terlupa kalo sinta hanya memakai sehelai handuk cuma fi tutupi selimut
" dia memang cantik. saat tidur aja cantik " melihat wajah polos yang sedang terlelap
" duh apa yang aku fikirkan" mengusap kasar mukanya dan merebahkan tubuh nya keranjang di sebelah sinta
di saat dua insal tertidur setelah menjelang maggrib
tok tok tok tidak ada sahutan dari dalam
" coba sekali lagi "
tok tok tok
" huaam " mengucek ngucek matanya berusaha mengumpulkan seluruh nyawanya
" aaaaaaaaaaa," kaget saat melihat tubuhnya di dalam selimut tampa sehelai benang pun "ngapain kamu di sampingku" memukul mukul tubuh suaminya dengan bantal
" emmmmmm, ada apa sih, brisik banget masih nagntuk juga" duduk dari berbaring nya
" ngapain kamu tidur di sebelahku. kamu mau macam macam?" duduk bersandar ke kepala ranjang dan menutupi dadanya dengan selimut
__ADS_1
" uh.. siapa juga yang mau macam macam sama kamu" beranjak menuju sofa karena merasa kesal
di luar pintu pak kurir kembali mengetuk.
tok tok tok
ceklek. pintu di buka
" maaf tuan, apa benar ini kamar hotel nona sinta? " pak kurir memegang 1 bungkus paketan
" benar" jawaban singkat revan
" ini ada paketan buat nona sinta. apa dia ada?"
sementara yang di luar merasa kesal
kenapa gak langsung di panggil aja, ribet banget . gerutu pak kurir
" paketmu udah datang " memberitahu sambil melipat kedua tangan nya kedada bidang nya
" iyaaa" beranjak melangkah hanya dengan balutan handuk menuju pintu .
__ADS_1
" tuguuu. mau kemana kamu hah" melotot ke arah sinta
" mau ambil paketan kamu kira aku mau kemana?. buman nya tadi kamu bilang ada kurir di depan yang sedang nganterin paketanku
" apa kamu mau mempelihatkan tubuhmu itu sama pak kurir itu. tadi pas berdua sama suami sendiri di tutupin. eh giliran sama pria lain antusias nya bukan main. sudah kamu duduk manis di dalam, biar aku yang mengambilkan" melngakah melewati sinta dan kembali membuka pintu kamar hotel
" sini mas, paketan nya. iatri saya lagi istirahat. ini uang nya." menyodorkan beberapa lembar uang warna merah sama pak kurir
kenapa gak deri tadi kek di ambil nya, lama amat, ujung ujung nya juga di ambil dendiri. di kiranya aku gak pinya kerjaan lain apa. gerutu pak kurir dalam hati
" ini tuan. dan tolong tanda tangani di sini " menyodorkan paketan dan surat tanda terima
" oke udah. kembalian nya ambil aja"
cklek pintu di tutup sementara yang di luar bergeruru dalam hati.
dasar pnga kaya. bilang makasi kek, apa kek, malah langsung di tutu. tpiiiii gak papa lah lumayan ada sisa kembalian nya 🤭
" nih pesanan mu. cepat pakai " duduk di sofa sambil melihat me arah istrinya yang tidak kunjung turun dari atas ranjang
selamat membaca. maaf jika masih banyak kesalahan dalam menulis atau kata jatanya.
__ADS_1
**minta dukungan nya juga temen temen biar tambah semangat melanjutkan karya saya
terimakasih🙏**