
"eh loe mau kemana Steve.... STEVE.. STEVE..." teriaknya memangil Steve.
"Wahhh parah ni kalo ketemu!" gumamnya..
Steve masuk kedalam mall tersebut mencari Grace. saat ia sudah didalam ia melihat Grace bersama seorang laki laki, ia sangat geram melihat laki laki itu menggandeng tangan pujaan hatinya.
ia berlari kearah mereka berdua dengan perasaan kesal dan rahang yang sudah mengeras.
"GRACE!" teriakan Steve membuat Grace tercengang. "ini siapa?" imbuhnya menahan kekesalan.
"E... ini.... ehmm.." ucapnya gelagapan. ia menarik nafas, dan membuangnya secara perlahan. "ehm... Steve ini kenalin mas Daniel suamiku," ucapnya pada Steve "dan Mas ini Steve sahabatku sejak SMA," imbuhnya lagi pada Daniel.
dulu setiap Steve memintanya menjadi pacar. Grace selalu bilang pada Steve 'kita sahabatan dan aku gak mau ngerusak persahabatan kita cuma karena kita pacaran' ia fikir pacaran bisa putus kapan saja dan bisa saja jadi permusuhan. tapi kalau sahabat akan bertahan selamanya walaupun mereka tidak bejodoh.
seketika hati Steve terasa sesak "sejak kapan?" tanya Steve lirih.dan dia begitu yakin Grace tidak akan berbohong cuma karena ingin dijauhi, sampai sampai harus membawa kata suami. itu sangat tidak mungkin.
"sudah satu bulan," balas Grace, Grace sangat tau saat ini Steve sedang menahan perasaan sakit. tapi untuk apa ditutupi lagi. pasti suatu saat akan terbongkar juga.
"Aaehm.. begitu," ucapnya sambil menganggukan kepala. kemudian menjulurkan tangannya "selamat ya Grace. semoga kalian sakinah, mawaddah warahmah," tambahnya dengan senyum terpaksa.
"maaf mengganggu, aku duluan ya Grace," dan belalu pergi meninggalkan mereka berdua.
__ADS_1
'akhh bodohnya aku, kenapa aku begitu bodoh,' racau batinnya, ia mengacak acak rambutnya kemudian mengusap wajahnya dengan kasar "Grace kuharap kamu bahagia," gumamnya lesu kemudian berjalan menuju mobilnya kembali.
"Steve loe ngapain lemes banget, kayak ditinggal kawin," ucap Wardah pura pura tidak tahu, ia menahan tawanya agar tidak meledak didepan Steve karena ucapannya tadi.
"apaan sih Ar. udah ah gue males bercanda," dengusnya kesal mendengar ucapan Wardah.
"udahlah jangan sedih, cewek tu gak cuma Grace doang kok. ada gue yang cantik disini," hibur Wardah.
"Om, Om kenapa?" tanya Oliv tiba tiba.
"Om gak kenapa kenapa kok, kamunya yang kenapa? kenapa Olivnya cemberut? katanya mau jalan jalan, kalau mau jalan jalan harus semangat." ucap Steve menghibur diri.
"yaahh kalau masih cemberut mobilnya gak jalan jalan ni."
***
Grace dan Daniel berjalan mengelilingi Mall,
sampai akhirnya Daniel ingat bahwa ia kesini tadi menggunakan Helikopter. "Grace, kamu pernah naik helikopter?" tanya Daniel. hanya dibalas dengan gelengan. "sekarang kita coba," ucap daniel kembali.
"Hah? sekarang mas?" tanya Grace tak percaya. diangguki oleh Daniel
__ADS_1
"ayok kita keatap." balas Daniel sambil mengeratkan genggaman tangannya pada Grace.
"mau ngapain kita keatap gedung ini?," tanya Grace heran sekaligus masih tidak percaya dengan ajakan Daniel.
"ikut aja sayang," balas Daniel, ucapan Daniel membuat jantung Grace bedegub tak beraturan.
akhirnya Grace pasrah mengikuti ajakan Daniel.
______________Â¥______________Â¥______________
tembus 400 Like pau pau Crazy Up yaa😘😘
Terimakasih sudah membaca Novel ini. 😘
dan buat para readers like dan komen kritik dan sarannya yaa, author sangat membutuhkannya
Mohon dukungan vote nya ya kak.
Caranya Update dulu mangaToon nya atau lewat NovelToon juga bisa.
Klik VOTE pada bagian bawah deskripsi sinopsi
__ADS_1
VOTE juga bisa menggunakan poin atau koin.
Terimakasih sudah membaca*......