
Dan satu lagi lampu sorot yang tiba tiba hidup dari arah Haikal. Haikal berjalan keatas panggung mendekati Grace,,,,,.
Haikal tersenyum kepada Grace, dan menghadap kepada para tamu. "Baiklah teman teman, sebelumnya saya berterimakasih kepada kalian semua," ucapnya. kemudian ia melihat Grace kembali. "Terima Kasih Grace, untuk penampilannya. aku sangat menyukainya," imbuhnya sambil tersenyum.
"...," Grace membeku diatas panggung ia tidak tahu harus bagaimana.
"malam ini dihari Special ini Aku ingin memberi tahu kalian semua tentang perasaan saya," ucapnya kembali.
"ma... maaf kak, a... ak....," ucapan Grace terhenti ketika lampu sorot berpindah menyorot salah satu diantara para tamu,
"Wardah," nama itu disebutnya, membuat Wardah membulatkan matanya masih tak percaya mendengar apa yang didengarnya, "mungkin aku sangat kekanakan melakukan ini," ucapnya sembari berjalan menuju Wardah,"
ia menatap Wardah dengan gugup kemudian berlutut sembari memegang tangan Wardah, dan mengeluarkan sebuah kotak berwarna merah muda, "Do You Want to be my Girlfriend?" ucapnya lantang terdengar oleh para tamu,
Wardah merasakan tangan Haikal yang begitu dingin, ia masih membeku dan masih tetap tak pecaya dengan perlakuan Haikal, tiba tiba suara sorakan para tamu menyadarkannya dari kebekuannya.
"TE-RI-MA, TE-RI-MA, TE-RI-MA," sorakan teman temannya.
kemudian Wardah tersenyum dan menganggukan kepalanya,
__ADS_1
#
Wardah : "Aaaaa.... gue baper Grace," teriaknya dibalik telepon, "bener bener kaget gue tadi, gue kira dia mau nembak loe, tapi....," ucapnya kegirangan.
Grace : "Setdahh... seneng loe yaa! gak jomblo lagi, tapi gua yang malu tau ga, hampir aja gua tolak sebelom dia ngomong. gak taulah gimana jadinya kalau gua ngomong tadi! malu banget gak ketulungan dahh gua," Sautnya kesall,
Wardah : "Loe mah bodo amat, gak perduli gua," ucapnya sombong,
Grace : "udah ah, gua mau tidur! Bye...,"
Sebelum Grace masuk ke kamar ia menghirup udara malam untuk mengurangi stresnya saat diParty tadi.
Grace merebahkan tubuhnya diatas ranjang tapi kakinya masih menjulur kelantai ia memejamkan matanya.
"dari balkon Mas, telponan dengan Wardah." ucapnya. kemudian dia duduk, "Mas, aku mau cerita tentang di party tadi," ucapnya semangat. ia menceritakan semuanya dari dia yang dia keGE'ERan beserta memperaktekan gaya Haikal nembak Wardah, pokoknya setitik pun tak tertinggal,
"Terus jadinya gimana?," tanya Daniel tertarik mendengar cerita Wardah,
"yaah, akhirnya mereka pacaran," jawabnya "ehmm.. mereka Sosweet banget Mas. Grace jadi baper liatnya," imbuhnya lalu memanyunkan mulutnya,
__ADS_1
Daniel mencubit pipi Grace ia dekatkan wajahnya tepat didepan wajah Grace, ia berniat ingin mencium Grace, dan Grace langsung menutup matanya, tapi Daniel urungkan karena ia tak ingin menyentuh Grace dengan perasaannya yang masih belum menentu,
"Fyuuh...," ditiupnya wajah Grace oleh Daniel, Daniel tertawa melihat istri kecilnya itu.
Grace Tersadar langsung memukul Daniel dengan bantar yang ada disampingnya.
"Mas apaan sih aah," kesal Grace sembari memukuli Daniel dengan bantal. "Mesum,," imbuhnya sembari memukuli Daniel.
tak lama kemudian mereka merebahkan tubuhnya diatas ranjang,
"G'Night My Honey," ucap Daniel mengusap puncak kepala Grace,
_______________¥____________¥_______________
Yang suka sama Novel ini bantu VOTE dong biar pau pau makin semangatt🙏🙏🙏
Bantu VOTEnya yaa teman teman, gak apa apa walaupun cuma 10 poin seikhlasnya aja.
pau pau berterima kasih sama teman teman yang udah VOTE, like dan komen, semoga kalian dilancarkan rezekinya dan selalu sehat WalAfiyaah AAMIIN🤲🤲
__ADS_1
TERIMAKASIH Reader setia pau pau!!!😘😍😍
BERSAMBUNG