
Matahari pagi muncul menyapa orang orang yang tengah beraktivitas. Hari berjalan begitu cepat seolah tak ada jeda untuk sekedar menarik nafas dalam dalam.
semuanya sudah beraktivitas ditempat mereka masing masing
#Kantor
para karyawan tetap baru saja melakukan interview kepada calon karyawan.
tiba tiba ada seorang perempuan yang memaksa masuk untuk ineterview.
"hanya terlambat 10 menit saja apa salahnya," banta perempuan itu.
"tidak bisa, ini sudah peraturan perusahaan. anda tidak bisa asal masuk. dan terlambat seenaknya," ucap satpam yang sudah membawanya keluar.
"sombong sekali kamu, kamu itu hanya satpam tapi lihat gelagakmu, cih seperti bos saja," ucapnya menghina satpam tersebut.
"saya memang satpam, tapi ini sudah aturan dan saya harus mengikuti aturan yang ada. jadi silahkan anda pergi dari sini!" tegas satpam itu.
"kurang ajar kam...."
"ada apa ini?" potong Daniel. saat melihat keributan didepan kantor.
"maaf tuan, perempuan ini memaksa masuk padahal interview untuk calon karyawan sud...,"
"Daniel?" ucap perempuan itu memotong pembicaraan satpam tadi. "Daniel kan? ini Pristin! Pristina Florida!" imbuhnya lagi,
__ADS_1
"Pristin?" coba mengingat nama itu. "Ohhh Pristin,"
Pristin adalah teman sekampus Daniel saat di perkuliah.
"wahhh makin keren aja kamu, pake jas segala lagi," ucap Pristin sembari menepuk bahu Daniel. "kamu kerja disini ya, kayaknya cuma kamu deh yang sopan dikantor ini. semua karyawannya disini pada song'ong," ucapnya kesal.
"hahaha, bisa aja kok. ayok masuk," ajak Daniel. dan satpam tadi hanya diam, "oh iya, silahkan kamu kembali bekerja," ucap Daniel pada satpam itu.
Pristin dan Daniel menaiki lift, ia sedikit berbincang didalam lift itu "ruangan kamu dilantai 18?" tanyanya, Daniel hanya mengangguk, "hebat kamu yaa bisa kerja disini, yang aku tau yaa Perusahaan ini paling gedek dinegara ini! terus gajinya wah 10 kali lipat dari perusahaan aku dulu," ucapnya membanggakan Daniel. Daniel hanya tertawa mendengar teman lamanya itu.
hingga tibalah mereka di depan ruangan Daniel. saat sudah didalam ia langsung terkagum kagum melihat ruangan yang amat besar, dan semua pemandangan luar Perusahaan sangat pas untuk menyejukkan pikiran. "Wow Daniel ini ruangan kamu, gedek banget gila! ruangan karyawan aja segedek ini apa lagi ruangan Pemiliknya," ucapnya kagum melihat interior ruangan Daniel.
"Aku pemiliknya," ucap Daniel santai.
"udah ah gak usah kambuh lagi lebaynya," ledek Daniel. "ehm Pris kamu mau makan apa, udah waktunya makan siang," imbuhnya.
"apa aja deh, yang penting ditraktir bos," jawabnya.
#
pesanan mereka sudah tiba, mereka makan diselangi dengan obrolan ringan dan tiba tiba Daniel menyuruhnya untuk mulai bekerja disini besok. "besok kamu mulai kerja disini," ucap Daniel sambil memakan makanannya.
"beneran?" tanyanya. "aku gak bisa!" ucapnya.
"loh kenapa? kamu bukannya mau kerja disini?" tanya Daniel heran.
__ADS_1
"iya aku gak bisa, gak bisa nolak masudnya," sambil nyengir,
"hadehhhh, kamu ini. masih aja sama kayak dulu."
sepulang Pristin dari ruangan Daniel ia tak sengaja menabrak Grace yang hendak menemui Daniel.
"Aww." ucap Grace mengaduh, ia terjatuh kelantai.
"kalau jalan liat liat dong," kesal Pristin sembari mengibaskan bajunya.
"maaf mbak,"
"aneh, anak perempuan zaman sekarang mainnya sama Om Om," gerutunya kesal sambil berlalu meninggalkan Grace. Pristin mengira Grace berhubungan dengan Om om yang bekerja di perusahaan ini.
________________¥__________¥________________
Yang suka sama Novel ini bantu VOTE dong biar pau pau makin semangatt🙏🙏🙏
Bantu VOTEnya yaa teman teman, gak apa apa walaupun cuma 10 poin seikhlasnya aja.
pau pau berterima kasih sama teman teman yang udah VOTE, like dan komen, semoga kalian dilancarkan rezekinya dan selalu sehat WalAfiyaah AAMIIN🤲🤲
TERIMAKASIH Reader setia pau pau!!!😘😍😍
BERSAMBUNG
__ADS_1