Menikah Muda With Duda

Menikah Muda With Duda
24


__ADS_3

sepulang dari rumah Wardah ia berjalan kaki, karena rumahnya tidak begitu jauh dari rumah Wardah.


Grace menyusuri trotoar sambil sedikit bernyanyi. saat ia menyebrang tiba tiba ada mobil yang hampir saja menabraknya.


seketika Grace terkejut melihat dua orang yang ada di dalam mobil itu.


"Mas Daniel? dan perempuan aneh itu?" gumamnya.


saat Daniel ingin pulang dari kantor, Pristin sengaja meminta tumpangan karena memang rumah mereka searah.


Pristin lebih dulu keluar, ia melihat Grace yang saat itu terduduk diaspal. "eh kamu itu kalo mau nyebrang liat liat dong, punya mata kan!" makinya pada Grace. "atau jangan jangan kamu mau nipu yaa, karena tau kalau yang punya mobil ini orangnya kaya," imbuhnya lagi.


Daniel yang baru keluar melihat Grace ia terkejut, dan langsung menghampiri Grace. "Sayang kamu gak apa apa?" Grace hanya dia memerhatikan Daniel, kejadian itu sangat membuatnya sesak. Daniel membantu Grace berdiri.


"Daniel dia itu penipu, sudahlah jangan dibantu. lagian juga dia gak kenapa kenapa, udah ayok kita pergi," ucapnya sembari memegang lengan Daniel. dia tidak mendengar ucapan Daniel memanggil Grace dengan sebutan sayang. karena itulah dia masih terlihat sombong dan angkuh.


"DIAM PRISTIN!" bentak Daniel membuat Pristin terperanjat kaget. "kamu ini apa apaansih," bentaknya lagi


"Sudahlah mas. maaf aku udah ganggu," lirih Grace kecewa. sembari melepaskan tangan Daniel.


"Grace aku bisa jelasin kekam...," kembali memegang tangan Grace.

__ADS_1


"Gak perlu dijelasin lagi mas," potongnya sembari menepis tangan Daniel lagi kemudian ia berlari dan menaiki taxi.


"Akhhh," teriaknya kesal sembari mengusap wajahnya dengan kasar.


"sudahlah ayok kita pergi, dia juga gak kenapa kenapa, tuh dia juga sudah pergi," ucapnya santai sambil memegang tangan Daniel.


"Lepas," bentaknya sambil menepis tangan Pristin. "semua ini karena kamu!" imbuhnya kemudian berjalan menuju mobil dan meninggalkan Pristin.


"loh kok geu ditinggal" ucapnya kesal. "ih gila apa dia yaa, cewek gak dikenal aja khawatirnya kayak gitu kali," dengusnya kesal kemudian berjalan mencari ojek.


Grace langsung menuju kamarnya ia tak menghiraukan orang tuannya yang sedang duduk diruang keluarga.


ternyata ucapannya salah, ia menangis hingga ia terlelap.


#


Daniel fikir Grace menuju rumah mereka berdua, ternyata hanya ada Oliv dan mba ana yang berada dirumah Daniel khawatir ia takut terjadi apa apa dengan istrinya.


ia menelfon ibu mertuannya. "Halo ma, apa Grace ada disana?" tanya Daniel khawatir.


"iya nak Grace ada disini," ucap ibu mertuanya. "dia langsung masuk kekamar, apa kalian sedang bertengkar?" tanyanya.

__ADS_1


Daniel hanya diam. ia bingung harus menjawab apa, "nak Daniel, jika ada masalah, seharusnya diselesaikan dengan baik baik. Grace memang orangnya masih kekanakan, jadi kamu harus memahami sifatnya, " ucapnya menenangkan Daniel.


"Terima kasih bu," sautnya, "Daniel akan segera kesana," lirihnya. kemudian sambungan telepon terputus.


"maafkan aku Grace, ini semua salahku kenapa juga aku harus terima mengantar Pristin pulang," sesalnya,


"mba na, saya titip Oliv sebentar. saya ada urusan penti," ujarnya pada mba Ana, orang yang biasa mengurus Oliv sebelum Daniel menikah dengan Grace.


"Baik tuan," ucapnya. kemudian Daniel berjalan menuju mobilnya.


________________¥__________¥_________________


baca karya teman saya juga yaa


Judulnya "KEPINGAN HATI TAK BERTUAN"


Terima Kasih sudah membaca karya saya


BANTU VOTE POINNYA YAAA.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2