Menikah Muda With Duda

Menikah Muda With Duda
35 (LEBARAN PENUH BERKAH)


__ADS_3

sudah hampir satu bulan Grace bolak balik berkunjung kerumah orang tuanya karena adanya Cindy, dan hari semakin hari Daniel besikap manis dengan Grace, mungkin benih benih cinta diantara mereka mulai bermekaran. tinggal menunggu kapan Daniel akan mengungkapkan perasaannya.


pagi pagi sekali Grace sudah menyiapkan sarapan,beserta perlengkapan suami dan anaknya. ia sesekali tersenyum mengingat kejadian kejadian beberapa hari lalu. kejadian saat Daniel mengangkat tubuh Grace yang tak sengaja ketiduran disofa saat mengerjakan tugas, Daniel yang kini selalu menyempatkan untuk mencium kening Grace sebelum kekantor.


mungkin kalian berfikir itu hanya sebuah hal kecil, tapi tidak menurut Grace, menurutnya itu suatu hal yang sangat membahagiakan.


Grace masih sibuk dengan pekerjaannya, sampai ia tak sadar Daniel sudah berada dibelakangnya. saat Grace memutar tubuhnya ia menabrak dada bidang milik suaminya.


"Auhhh," ringisnya mengaduh sembari mengusap jidat yang habis berbenturan dengan dada bidang milik Daniel


"Mas ngapain disini?" tanya Grace


"ini dimana?" bukannya menjawab malah Daniel balik bertanya.


"Ruang Makan," jawab Grace polos,


"jadi kalau mas kesini berarti mas mau ngapain?" tanyanya lagi.


"yaaa," ia memikir sebentar lalu menjawab kembali pertanyaan Daniel "mau makanlah mas, ngapain lagi coba," jawabnya lagi, Ini yang Grace terlalu polos, atau memang dia begonya natural, entahlah yang penting pagi itu Daniel dibuat tertawa dengan tingkah Grace yang menurutnya kekanakan.


"hahaha. yaudah itukan kamu tau," ucapnya dengan sisa tawanya.


"mas kenapa sih kok ketawa," Grace merasa ada yang aneh sendiri, ia menyipitkan matanya sembari menunjuk Daniel dengan tatapan menerka nerka, "Mas lagi ngerjain aku ya? atau lagi ngePrank?" tawa Daniel kembali meledak mendengar ucapan Grace.


"hahaha, kamu ini ada ada aja," ucapnya sembari mengacak rambut Grace, "gak ada apa apa kok Sayang ayok kita sarapan," ucapnya sembari menarik kursi tempat Grace duduk, "Duduklah, jangan berfikir keras. sekarang masih pagi," kemudian ia duduk dikursi biasa ia duduk.

__ADS_1


"Ohh ya. Olive mana sayang?" tanya Daniel


"masih dikamarnya mas, Olive gak mau dimandiin lagi, dia mau mandi sendiri pakai seragam sendiri, dan tadi Olive bilang dia udah besar gak mau dimandiin lagi MA-LU," ucap Grace sembari mengoles selai diatas roti milik Daniel. setelah ia mengoles selai dan menuangkan susu digelas kosong milik Daniel ia beranjak berdiri.


"mau kemana?" tanya Daniel sambil mengunyah roti selai miliknya.


"mau ngecek Olive, takutnya dia tidur lagi," jawabnya.


Grace menaiki anak tangga menuju kamar Olive yang berada dilantai dua, tak butuh waktu lama ia sudah sampai didepan kamar Olive. ia merasa senang Olive sudah mau mandiri.


saat ia membuka pintu kamar Olive, Grace tercengang melihat keadaan Olive yang masih tertidur dengan tubuh yang tak berbaju, hanya menyisahkan celana dalam berwarna merah jambu bergambarkan strowberry.


"YAAMPUN SAYANG," Grace reflek mengeraskan suaranya naik satu oktaf, karena melihat keadaan anaknya yang masih tertidur pulas yang hanya menggunakan kolor bergambarkan Strauberry.


"katanya mau mandi sendiri, terus pakai seragam sendiri. kenapa Olive tidur lagi," kini suaranya mulai normal tapi masih sedikit besar.


"aduuhh, sayang kamu bikin mama gemessss, sini mama mandiin," ucapnya sembarai menggendong Olive yang masih kebingungan.


15 menit sudah berlalu kini Olive sudah berpakaian rapi, dan ada jepitan yang mengiasi rambut gelombang yang cantik miliknya.


kini Grace dan Olive menuruni anak tangga menuju ruang makan.


"wahhh anak pintar papa udah rapi, udah cantik," sapaan Daniel membuat Olive tersenyum malu.


"gimana hari pertamanya mandi sendiri?" imbuhnya. seketika membuat Grace tertawa tapi tetap diam tidak berbicara sepatah katapun.

__ADS_1


wajah Olive yang mulanya tersenyum kini jadi cemberut mendengar ucapan Daniel, "Olive gak jadi mandi sendiri," jawabnya sedikit kesal, "tapi pa, perasaan Olive. Olive udah mandi terus pakai seragam sendiri, malah Olive udah selesai sarapan, tinggal pergi aja," imbuhnya antusias.


"tapi kok Olive masih diatas kasur tadi yaa," gumamnya sedih tapi masih terdengar oleh Daniel dan juga Grace,


"gak apa apa sayang, kan masih ada besok. jangan sedih dong," ucap Grace menyemangati Gadis kecilnya. "udah, sekarang sarapan yang banyak, habis itu keta berangkat sekolah, Okey," kemudian Grace mengoleskan selai diatas roti milik Olive dan menuangkan susu digelasnya sama seperti yang dilakukannya tadi terhadap Daniel.


.


.


.


.


.


.


.


.


Hehehehe, TAQOBALLAHU MINNA WA MINKUM MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN SEMUANYA PARA READER TERCUINTAHHH,,,,,


SEKARANG LAGI LEBARAN LOH GAK BOLEH MARAH MARAH, MARI KITA MAAP MAAPAN,,, TAPI KALAU MASIH MAU MARAH JUGA GAK APA APA PAU GAK BISA LARANG :"))

__ADS_1


JANGAN LUPA KOMEN DAN LIKE DIBAWAH YAA,,


SILAHKAN KOMEN MARAH GAK APA APA, PAU SIAP KOK,, :""))) :*


__ADS_2