MENIKAHI PANGERAN MATHEW

MENIKAHI PANGERAN MATHEW
BAB 1 PESTA KERAJAAN


__ADS_3

Aula istana kerajaan Morse telah


sangat disibukkan oleh para pelayan yang mendekor dan mengatur tata letak meja


dan kursi untuk perjamuan makan malam di kerajaan malam ini. Entah mengapa Raja


Steven memerintahkan para anggota kerajaan untuk menggelar pesta di istana setelah


anaknya Mathew pulang dari studynya di Luar negeri selama 7 tahun. Selain tamu


undangan dari kalangan istana, Raja Steven juga mengundang seluruh staf pemerintahannya


untuk bergabung dan setiap tamu undangan boleh mengajak anggota keluarganya.


“Tuan Mathew dimana?” Tanya Alex


asisten pribadi Mathew di telepon


“Masih di kandang Cat nih, ada


apa?” balas Mathew yang sedang bermain dengan harimau kecil peliharaannya.


“Mohon untuk Tuan kembali ke


istana, Pesta makan malam akan dimulai 2 jam lagi. Harap tuan dapat bersiap”


ucap alex kepada tuannya.


“Baiklah, aku segera kesana” ujar


Mathew yang kemudian meninggalkan cat peliharaannya dan berlari menaiki


mobilnya menuju istana. Jarak istana menuju kebun binatang pribadi kerajaan


memang agak jauh tapi masih satu kawasan dengan istana.


Sesampai di Istana, Mathew menuju


kamar pribadinya yang sangat luas dan mewah dimana saat memasuki ruangannya terdapat


sofa besar untuk menonton tv dan disisi kanan terdapat walkin closet serta  kamar mandi pribadi yang tak kalah mewahnya.


Mathew menuju kamar mandi untuk


membersihkan diri dan di ruang ganti sudah ada satu set jas kerajaan yang telah


disiapkan untuknya.


Di tempat lain di sebuah rumah


besar 2 lantai Cassandra sedang sibuk bermake up dan mengerai rambutnya yang


sudah dimodel curly sehingga membuatnya sangat feminim hari ini yang sangat


terbalik dengan keseharian cassie yang agak tomboy.


Saat hendak memilih baju cassie


dikagetkan oleh bibi ana yang menggedor kamarnya.


“Nona, tuan Adam memanggil nona


untuk turun, beliau sudah siap di bawah” ucap bibi ana sedikit berteriak.


“Iya bi, suruh ayah tunggu


sebentar” jawab Cassie yang kemudian menyambar dress hitam selutut dengan


lengan terbuka membuatnya tampak sederhana namun elegant.


“anak ayah cantik sekali” puji


adam saat meihat cassie menuruni tangga sambil tersenyum.


“ummm,, ayah apakah boleh aku


tidak ikut? Aku agak gak enak badan” pinta cassie sambil sedikit berbohong karena


memang dia sangat malas pergi ke istana


Ayah adam langsung memegang


kening cassie


“gak panas kok” ujar adam.


“udah gak usah bohong, kamu harus


temanin ayah, tega apa biarin ayah masuk sendiri sedangkan yang lain membawa


keluarganya” ucap ayah adam lagi sambil membelai rambut putri kesayangannya


ini.


Ibunda cassie emang udah


meninggal saat cassie berumur 7 tahun dan sampai saat ini ayahnya belum menikah


lagi. Mereka sekarang tinggal betiga bersama kakak cassie bernama Alan yang


sedang tugas Negara.


“ini semua gara gara kak alan gak


bisa ikut, akhirnya aku yang jadi tumbal” umpat cassie kesal dalam hati


Mobil keluarga adampun sudah


melaju menuju istana kerajaan.


Suasana istana sudah ramai dengan


adanya para tamu yang kebanyakan membawa anak gadis mereka karena sudah tersiar


kabar burung kalau pesta ini diadakan untuk mencari calon istri untuk pangeran

__ADS_1


Mathew yang sudah kembali ke istana. Banyak yang sangat berharap menjadi


anggota keluarga kerajaan Morse yang terkenal bukan hanya karena kekayaannya


tapi juga sangat memperhatikan kesejahteraan rakyatnya.


“itu pangeran Mathew udah datang”


para tamu berbisik melihat pangeran Mathew yang tampak keren dengan jas


kerajaan dan rambut rapi sedang berjalan menuju ke meja Raja steven.


“Ayah, kenapa tamunya kebanyakan


perempuan?” bisik Mathew heran ke Raja Steven ayahnya.


“Nggak papakan? Siapa tau dapat


jodoh yang cocok buat kamu, hahaha” ucap raja steven sambil tertawa dan


ditimpali oleh ke 4 kakaknya. Yang berada di meja yang sama.


“Ayah mau kamu segera menikah,


biar tidak ada gossip yang tidak baik yang akan membuat nama baik kerajaan


rusak” ucap raja steven lagi dengan sedikit peringatan kepada Mathew.


Memang ke 4 kakak mathewpun sudah


menikah setelah menyelelsaikan sekolah mereka. Mathew sebenarnya sangat malas


merajut cinta karena dirinya baru putus dari pacarnya yang juga teman


kampusnya.


Mathewpun meminta izin kepada


ayahnya untuk pergi berkeliling tempat pesta dan memilih mencari teman teman


yang dia kenal saat masih bersekolah di kota kelahirannya ini untuk mengusir


kebosanannya.


“Ya Tuhan, makanan disini enak


enak bangett” ucap Cassie pelan sambil mengambil cake strawberry dan coklat


moist yang sudah ada dipiringnya. Entah sudah makanan keberapa yang masuk


kemulut cassie karena banyaknya makanan disajikan prasmananan dan tanpa ragu semua


dicoba oleh cassie.


“rugi banget kesini gak coba


semua makanannya” Pikir cassie yang kemudian menuju stand salad buah yang


sangat menggoda selera


segera berbalik ingin menuju meja tempatnya duduk bersama ayahnya.


Brukkk…


“Ya ampun.. kamu punya mata gak


sih. Liat tuh saladku tumpah..” umpat cassie kesal karena saladnya tumpah


setengah


“emm maaf.. saya ambilkan lagi


yah”ucap Mathew yang menabrak cassie sambil merasa heran dengan cassie yang


lebih mementingkan saladnya yang jatuh daripada pangeran di depannya.


“nggak usah” jawab cassie ketus


kemudian meninggalkan Mathew.


Cassie memang  nggak terlalu update tentang silsilah keluarga


kerajaan tempatnya bernaung sehingga tidak tau kalau yang dia tabrak adalah


seorang pangeran.


“saladku yang malang sisa


setengah” ucap cassie sedih saat kembali di tempat duduknya.


“kamu ini makan terus, tuh


makanan didepanmu banyak sekali, habiskan semua” ucap ayah adam bingung melihat


putrinya yang sibuk mengambil makanan dari semua stand dan membawa ke meja


mereka.


“iya ayah.. makanan disini enak


enak sih yah, rugi donk kalau Cuma diliat, hehe” ucap cassie sambil memakan


satu persatu makanan yang diambilnya distand makanan.


Tanpa disadari cassie sepasang


mata sedang memperhatikan tingkah lakunya yang sangat konyol selama pesta makan


malam berlangsung. Ya, semenjak kejadian tabrakan tadi Mathew penasaran dengan


sosok Cassandra, karena selama pesta hanya cassie yang tidak terlihat mencoba


mendekati  dan mencuri perhatiannya.


Puncak acarapun di mulai. Setelah

__ADS_1


beberapa pengisi acara menghibur tibalah saatnya untuk Raja Steven memberi  kata sambutan yang kemudian beliau memanggil


mathew untuk diperkenalkan kepada tamu undangan.


“Hari ini saya mengadakan acara


makan malam di kediaman sederhana kami ini untuk menyambut dan memperkenalkan


anak ke empat saya Mathew yang sudah kembali ke Negara kelahirannya setelah


menempuh pendidikannya di luar sana” ucap Raja steven sambil menyuruh mathew


berbicara didepan para tamu undangan.


Para wanita sangat terpesona


dengan sosok mathew saat berada di atas panggung sambil berharap bisa mendekati


dan menjadi kekasih pangeran lajang ini kecuali satu gadis yang kaget dan


hampir tersedak saat mathew diperkenalkan oleh Raja steven sebagai putranya.


“Mati gw.. dia kan cowo yang aku


maki tadi” umpat cassie dalam hati.


“bodoh,, bodoh,, bodoh!!” umpat


cassie mengutuk dirinya sambil memukul kepalanya sendiri.


Seketika tubuh cassie lemas dan


mencari cara agar bisa lari dari pesta ini


“Ayah.. perutku sakit sekali,


bisakah aku pulang duluan?” bisik cassie kepada ayahnya dengan muka pucat.


“Pasti karena banyak makan,


pulanglah daripada kau pingsan disini “ perintah ayah adam.


“iya ayah,, aku duluan yah ayah”


ucap cassie berakting sakit kemudian mencium pipi ayahnya dan berlari keluar


ruangan istana tempat digelarnya acara.


Mathew yang sedang berbincang


dengan para tamu memperhatikan cassie yang meninggalkan ruang acara kemudian


mendekati ayah adam dan menyapanya


“Halo om apa kabar?” sapa mathew


sopan dan kemudian duduk ditempat cassie tadi.


“kabar baik nak mathew, kamu


sendiri gimana?” jawab ayah adam yang memang sudah akrab dengan mathew yang


merupakan teman bermain Alan anaknya saat mereka kecil.


Ayah adam sekarang adalah duta


besar dinegara tetangga, dulu 15 tahun lalu dia merupakan staf kerajaan


sehingga sering membawa alan ke kerajaan sehingga membuat alan dan mathew yang


seumuran berteman baik, apalagi mereka bersekolah disekolah yang sama.


“saya baik om, alan mana? Om


sendiri kesini?” Tanya mathew lagi penasaran


“alan sedang berjaga


diperbatasan, om tadi sama cassie adiknya alan tapi barusan dia pulang katanya


sakit perut” jawab ayah adam


“ohh cassie namanya, dia adiknya


alan yah” pikir mathew mancoba mengingat karena dia sama sekali tidak mengetahui


kalo alan punya adik perempuan.


“oh iya om saya permisi dulu yah,


salam sama alan” ucap mathew sopan kemudian meninggalkan ayah adam.


Selesai acara mathew kembali ke


kamarnya di ikuti asisten pribadinya, Alex.


“Tuan saya izin pulang dulu,


apakah ada yang tuan butuhkan lagi?” Tanya alex


“Pulanglah, besok cari tau


tentang cassie anak Pak adam” perintah mathew.


“Baiklah tuan, kalau begitu saya


permisi dulu” balas alex kemudian meninggalkan mathew yang sudah tersenyum


sendiri di kamarnya.


“ada mainan baru nih, pasti seru”


ujar mathew sambil mengingat cassie yang  telah mencuri sedikit hatinya selama pesta


berlangsung.

__ADS_1


__ADS_2