
Hari ini cassie memberanikan diri
ke kampus walaupun ayah adam sudah melarangnya dan menyuruhnya untuk di rumah
saja.
“Baiklah, kau harus semangat
cassie, ayo kita hadapi kenyataan” ucap cassie menyemangati dirinya sambil
menaiki si pinky kesayangannya menuju ke kempus.
Sepanjang perjalanan masuk ke
halaman kampus dan menuju parkiran cassie sudah menjadi pusat perhatian teman
kampusnya, tidak seperti dulu dengan para lelaki yang kagum dengan kecantikannya
dan wanita iri dengannya, tapi kali ini semua lelaki di kampus melihatnya
dengan perasaan patah hati sedangkan para wanita bertambah iri dan benci kepada
cassie yang merebut pangeran idaman mereka.
Suasana lebih gaduh saat cassie
berjalan menuju ke ruangan kelasnya, semua memandang ke arahnya sambil bergosip
dan tak banyak pula yang memotretnya secara diam diam. Cassie yang merasa
canggung tetap berusaha tenang dan mempercepat langkahnya.
Sesampai di kelas cassiepun tak
bisa tenang karena semua temannya di kelas langsung heboh dengan kedatangan
cassie dan mendekatinya yang sudah duduk dikursinya
“cassie sayangku, kenapa kau tak
membalas pesanku, hikzzz” ucap sally yang sudah duduk di depan cassie
“iya nih, kita kan mau tau dengan
berita diinfotainment bener apa nggak?”lanjut mitha yang diiyakan semua teman
sekelasnya yang kepo dengan hubungan cassie dengan seorang pangeran
“haduhh gw haus, beliin minum
dulu kek” ucap cassie yang masih terengah engah karena berjalan cepat sesekali
berlari menuju kelasnya tadi
“nih minum punya gw” ucap minho
yang memberikan botol air miliknya kepada cassie
“tenkyu oppa, ur the best” ucap
cassie sambil tersenyum kemudian menghabiskan air yang diberi minho
Minho yang duduk di samping
__ADS_1
cassie merasa penasaran dengan jawaban cassie, dia masih berharap kalau apa
yang ada diberita semuanya bohong sehingga dia masih memiliki kesempatan
memiliki cassie.
“ayo cas cepat jawab” desak mitha
lagi penasaran
“iya iya, sabar.. gw dengan
pangeran mathew gak pacaran kok, dia sahabat kakakku” jawab cassie singkat
Minho tampak tersenyum mendengar
jawaban cassie, dia merasa lega karena masih memiliki peluang mendapatkan cinta
cassie
“tapi di berita kalian mesra
sekali” ucap sally masih tak percaya
“udah gak usah Tanya lagi,
intinya gw dan pangeran Cuma teman, titik” teriak cassie geram dengan
pertanyaan teman temannya.
Tak lama perkuliahanpun di mulai.
Cassie merasa lega karena apa yag ditakutkannya selama dikampus tidak terjadi,
ya.. cassie hanya takut dibully ataupun dijauhi oleh teman teman kampusnya
Cassie terlihat sedang bersantai
di taman kampus dekat parkiran siang itu setelah menyelesaikan kuliahnya. Cassie
sibuk menyelesaikan tugas kampusnya yang sudah terbengkalai beberapa hari ini
karena sibuk dengan pernikahan kakaknya. Sedang asyik dengan laptopnya, minho
datang mendekati cassie yang sedang sendiri.
“nih untukmu” ucap minho sambil
memberikan coklat kesukaan cassie
“gomawo oppa” ucap cassie sambil
tersenyum manis saat menerima coklat pemberian minho
“tugasmu belum selesai?”Tanya
minho yang sudah duduk disamping cassie
“sedikit lagi”jawab cassie
singkat
“kenapa gak kerjain di rumah
__ADS_1
ajah?”Tanya minho lagi
“takut gak selesai kalau
dikerjain dirumah, hehe” balas cassie
“kalau dirumah pasti gak bakalan
selesai apalagi kalau mathew datang mengganggunya”gumamnya dalam hati
Cassie dan minho mulai
mengobrolkan hal lain yang membuat cassie tertawa lebar dan sedikit melupakan masalahnya saat sedang bersama
minho.
“kamu dimana?” Tanya mathew lewat
telepon
“Halo tuan, saya masih di halaman
kampus” jawab smith
“Cassie belum pulang?” tanyanya
lagi
“Nona lagi di taman kampus sedang
bersama temannya, sepertinya mengerjakan tugas” tegas smith
“temannya perempuan atau pria?”
Tanya mathew curiga
“ehhmm pria tuan” Jawab smith
ragu karena tau tuannya pasti marah mendengar kekasihnya sedang bersama laki laki lain
“fotokan sekarang” perintah
mathew dengan suara keras dan mematikan telponnya
Smith kemudian mengambil posisi
bagus untuk mengambil foto dan video cassie dan minho secara diam diam. Smith
memang ditugaskan oleh mathew untuk menjadi bodyguard cassie dari jarak jauh
sekaligus untuk memata matai cassie selama tidak bersamanya.
Tinggg… bunyi wa masuk di ponsel
mathew
“cassie aku akan membuat
perhitungan denganmu” geram mathew melihat foto dan video cassie sedang tertawa
lebar bersama minho yang tidak pernah dilakukan cassie saat bersamanya.
Mathew memang sangat posesif
__ADS_1
dengan apa yang dimilikinya, apalagi saat ini dia sudah menganggap cassie
sebagai kekasihnya setelah pernyataan cintanya pada cassie.