MENIKAHI PANGERAN MATHEW

MENIKAHI PANGERAN MATHEW
BAB 18 OPPA MINHO


__ADS_3

Hari ini cassie memberanikan diri


ke kampus walaupun ayah adam sudah melarangnya dan menyuruhnya untuk di rumah


saja.


“Baiklah, kau harus semangat


cassie, ayo kita hadapi kenyataan” ucap cassie menyemangati dirinya sambil


menaiki si pinky kesayangannya menuju ke kempus.


Sepanjang perjalanan masuk ke


halaman kampus dan menuju parkiran cassie sudah menjadi pusat perhatian teman


kampusnya, tidak seperti dulu dengan para lelaki yang kagum dengan kecantikannya


dan wanita iri dengannya, tapi kali ini semua lelaki di kampus melihatnya


dengan perasaan patah hati sedangkan para wanita bertambah iri dan benci kepada


cassie yang merebut pangeran idaman mereka.


Suasana lebih gaduh saat cassie


berjalan menuju ke ruangan kelasnya, semua memandang ke arahnya sambil bergosip


dan tak banyak pula yang memotretnya secara diam diam. Cassie yang merasa


canggung tetap berusaha tenang dan mempercepat langkahnya.


Sesampai di kelas cassiepun tak


bisa tenang karena semua temannya di kelas langsung heboh dengan kedatangan


cassie dan mendekatinya yang sudah duduk dikursinya


“cassie sayangku, kenapa kau tak


membalas pesanku, hikzzz” ucap sally yang sudah duduk di depan cassie


“iya nih, kita kan mau tau dengan


berita diinfotainment bener apa nggak?”lanjut mitha yang diiyakan semua teman


sekelasnya yang kepo dengan hubungan cassie dengan seorang pangeran


“haduhh gw haus, beliin minum


dulu kek” ucap cassie yang masih terengah engah karena berjalan cepat sesekali


berlari menuju kelasnya tadi


“nih minum punya gw” ucap minho


yang memberikan botol air miliknya kepada cassie


“tenkyu oppa, ur the best” ucap


cassie sambil tersenyum kemudian menghabiskan air yang diberi minho


Minho yang duduk di samping

__ADS_1


cassie merasa penasaran dengan jawaban cassie, dia masih berharap kalau apa


yang ada diberita semuanya bohong sehingga dia masih memiliki kesempatan


memiliki cassie.


“ayo cas cepat jawab” desak mitha


lagi penasaran


“iya iya, sabar.. gw dengan


pangeran mathew gak pacaran kok, dia sahabat kakakku” jawab cassie singkat


Minho tampak tersenyum mendengar


jawaban cassie, dia merasa lega karena masih memiliki peluang mendapatkan cinta


cassie


“tapi di berita kalian mesra


sekali” ucap sally masih tak percaya


“udah gak usah Tanya lagi,


intinya gw dan pangeran Cuma teman, titik” teriak cassie geram dengan


pertanyaan teman temannya.


Tak lama perkuliahanpun di mulai.


Cassie merasa lega karena apa yag ditakutkannya selama dikampus tidak terjadi,


ya.. cassie hanya takut dibully ataupun dijauhi oleh teman teman kampusnya


Cassie terlihat sedang bersantai


di taman kampus dekat parkiran siang itu setelah menyelesaikan kuliahnya. Cassie


sibuk menyelesaikan tugas kampusnya yang sudah terbengkalai beberapa hari ini


karena sibuk dengan pernikahan kakaknya. Sedang asyik dengan laptopnya, minho


datang mendekati cassie yang sedang sendiri.


“nih untukmu” ucap minho sambil


memberikan coklat kesukaan cassie


“gomawo oppa” ucap cassie sambil


tersenyum manis saat menerima coklat pemberian minho


“tugasmu belum selesai?”Tanya


minho yang sudah duduk disamping cassie


“sedikit lagi”jawab cassie


singkat


“kenapa gak kerjain di rumah

__ADS_1


ajah?”Tanya minho lagi


“takut gak selesai kalau


dikerjain dirumah, hehe” balas cassie


“kalau dirumah pasti gak bakalan


selesai apalagi kalau mathew datang mengganggunya”gumamnya dalam hati


Cassie dan minho mulai


mengobrolkan hal lain yang membuat cassie tertawa lebar  dan sedikit melupakan masalahnya saat sedang bersama


minho.


“kamu dimana?” Tanya mathew lewat


telepon


“Halo tuan, saya masih di halaman


kampus” jawab smith


“Cassie belum pulang?” tanyanya


lagi


“Nona lagi di taman kampus sedang


bersama temannya, sepertinya mengerjakan tugas” tegas smith


“temannya perempuan atau pria?”


Tanya mathew curiga


“ehhmm pria tuan” Jawab smith


ragu karena tau tuannya pasti marah mendengar kekasihnya sedang  bersama laki laki lain


“fotokan sekarang” perintah


mathew dengan suara keras dan mematikan telponnya


Smith kemudian mengambil posisi


bagus untuk mengambil foto dan video cassie dan minho secara diam diam. Smith


memang ditugaskan oleh mathew untuk menjadi bodyguard cassie dari jarak jauh


sekaligus untuk memata matai cassie selama tidak bersamanya.


Tinggg… bunyi wa masuk di ponsel


mathew


“cassie aku akan membuat


perhitungan denganmu” geram mathew melihat foto dan video cassie sedang tertawa


lebar bersama minho yang tidak pernah dilakukan cassie saat bersamanya.


Mathew memang sangat posesif

__ADS_1


dengan apa yang dimilikinya, apalagi saat ini dia sudah menganggap cassie


sebagai kekasihnya setelah pernyataan cintanya pada cassie.


__ADS_2