MENIKAHI PANGERAN MATHEW

MENIKAHI PANGERAN MATHEW
BAB 3 CASSIE SAKIT??


__ADS_3

Waktu cepat berlalu pagi ini


mathew sudah bersiap siap di kamarnya untuk pergi ke lapangan golf ditemani


cassie yang bakalan ia kerjai habis habisan disana. Mathew tampak keren


menggunakan baju olahraga putih dan tak lupa topi yang menambah ke


maskulinannya.


“Alex, tolong siapkan


perlengkapan bermain golfku di mobil” perintah mathew ke Alex


“baik tuan, apakah hari ini anda


ingin saya temani?” jawab alex dan bertanya lagi


“gak usah, hari ini aku pergi


dengan cassie” jawab mathew sambil tersenyum


“baiklah tuan, saya permisi untuk


menyiapkan kebutuhan anda” ucap alex sambil membungkuk kemudian meninggalkan


mathew


“dari kemarin tuan sangat ceria,


sepertinya dia sudah jatuh cinta sama nona cassie” gumam alex dalam hati


sekaligus merasa senang


Tak lama berselang mathew yang


sudah berjalan  ke halaman rumah


mendekati mobilnya yang telah disiapkan oleh alex yang kemudian membukakan


pintu mobil mathew


“hati hati dijalan, semoga hari


tuan menyenangkan” ucap alex kemudian menutup pintu mobil


Mobil mathewpun berlalu


meninggalkan halaman istana


“kalian semua ikuti Pangeran


Mathew kemanapun dengan jarak aman” perintah alex kepada para pengawal istana


lewat telepon karena jika pangeran pergi tanpa ditemani sopir dan aspri para


pegawal istana akan tetap mengawal pangeran dari jarak jauh tanpa ketahuan, ini


adalah salah satu protocol keamanan untuk keluarga istana.


Dirumah cassie tampak tak tenang,


dia hanya mondar mandir di kamarnya mencari alasan untuk tidak pergi menenami


mathew ke lapangan golf. Tak lama terdengar  bunyi mobil masuk ke pekarangannya. Dia pun


berlari keluar kamar mengintip keluar jendela, ketika melihat mathew keluar


dari mobil diapun lari ke kamarnya naik ke tempat tidur dan menutup badannya

__ADS_1


dengan selimut.


“Baiklah, aku berpura pura sakit


saja hari ini” ucap cassie kemudian memulai aktingnya


Di bawah bi ana menyambut


kedatangan Pangeran mathew karena hari ini ayah adam dan alan tidak ada


dirumah.


“Selamat pagi tuan, ada yang bisa


saya bantu?” Tanya bi ana sopan


“Cassie mana bi? Kemarin udah


janjian mau keluar bareng” ucap mathew santai


“Nona cassie masih di kamarnya


tuan, saya panggilkan dulu” jawab bi ana kemudian mempersilahkan mathew untuk


menunggu diruang tamu


Tokk tokk tokk… bi ana mengetuk


pintuk kamar cassie


“Non, di bawah ada tuan mathew


menunggu nona” ucap bi ana


Cassie berlari menuju pintu


kamarnya dan membuka sedikit pintunya lalu berbisik kepada bi ana


saya sakit, gak bisa bangun dari ranjang” bisik cassie


“Tapi nona kelihatan baik baik


saja” ucap bi ana kebingungan


“Udahh bi ana bilang ajah begitu


gak usah banyak Tanya deh” ucap cassie geram kemudian menutup pintu kamarnya


dan kembali berakting sakit.


Sesampainya di ruang tamu, bi ana


menyampaikan kepada mathew kalau nona ana sedang sakit.


Mathew merasa kalau ini hanya


akal akalan cassie untuk tidak menemaninya ke lapangan golf


“cihhh,. Kau pikir bisa


membohongiku” ucap mathew dalam hati


“Bisa aku melihatnya bi? Aku


ingin mengecek keadaannya?” Tanya mathew


“Naik saja tuan ke lantai 2 kamar


sebelah kanan disitu kamar nona cassie” ucap bi ana takut melarang mathew.

__ADS_1


Mathew menuju ke lantai 2


kemudian dia masuk ke kamar cassie tanpa permisi.


Saat membuka pintu mathew melihat


cassie berada diranjang sambil menutup badannya dengan selimut.


“kau sakit?” Tanya mathew yang


kini sudah duduk dipinggir ranjang cassie


“sial.. ngapain dia ke kamarku,


mati gw kalau ketahuan bohong” umpat cassie dalam hati


“umhh iya aku demam” ucap cassie


dalam selimut


“Sini aku periksa” ucap mathew


kemudian menarik selimut cassie tapi ditahan oleh cassie sehingga terjadi


peristiwa tarik menarik selimut yang menutup wajah cassie dan dimenangkan oleh


mathew yang sudah menarik selimut dengan tenaga extranya dan tidak bisa ditahan


oleh cassie.


“Gak panas kok” ucap mathew saat


memegang dahi cassie


“ummhhh yang sakit perutku” ucap


cassie berbohong lagi dan menarik selimutnya lagi menutup wajahnya.


“Tadi kau bilang demam, kenapa


jadi sakit perut?” Tanya mathew tapi cassie Cuma diam bingung mau menjawab apa.


“Baiklah aku tunggu dibawah,


dalam 10 menit kalau kau tak turun menemaniku, rekaman ini akan beredar luas


disosmed” ancam mathew kemudian meninggalkan cassie menuju lantai bawah


“siaalll… aku ketahuan bohong.


Nih kodok menyebalkan banget sumpah” umpat cassie kemudian segera berlari


menuju ruang ganti dan mengganti pakaiannya segera daripada dirinya dibully


satu Negara.


Tak lama mathew melihat cassie


sudah turun dengan sangat cantiknya, cassie menggunakan kaos dan rok perpaduan


putih dan biru, rambutnya dikuncir keatas dan menggunakan topi.


“Bi ana aku pergi dulu yah” ucap


cassie


“iya non, hati hati yah” balas bi


ana tersenyum

__ADS_1


Mathew merasa kagum kepada cassie


karena memperlakukan bi ana dengan sopan


__ADS_2