MENIKAHI PANGERAN MATHEW

MENIKAHI PANGERAN MATHEW
BAB 9 KENCAN TERSELUBUNG PART 2


__ADS_3

Mereka kemudian lanjut ke toko


lain dan seperti biasa mathew akan menyuruh toko tersebut di tutup untuk


pengunjung lain sehingga cassie dapat leluasa memilih. Setelah menyelesaikan


tugas dari kakaknya cassie kemudian mengajak mathew pulang tapi mathew mengajak


cassie ke toko perhiasan terlebih dahulu


“ngapain ke sini math?” Tanya


cassie heran


Mathew tidak menjawab pertanyaan


cassie kemudian meminta karyawan toko untuk mengambil pesanannya


“kemarilah” perintah mathew


menyuruh cassie mendekatinya


Mathew kemudian mengalungkan


perhiasan mewah yang sangat cocok di berada leher cassie kemudian membalikkan


badan cassie menghadap cermin


“cantik..” puji mathew


“iya… kalungnya cantik” timpal


cassie gak mau ke geeran lagi


Mathew hanya tersenyum mendengar


ucapan cassie ingin rasanya mencium pipi perempuan bodoh ini, pikirnya nakal.


Selesai melepas kalungnya cassie


melihat mathew melakukan transaksi dan membawa bungkusan kalung itu seorang


diri.


“hummm.. mungkin kalung itu buat


kekasihnya” pikir cassie


Setelah menaruh barang di kursi


belakang mereka melanjutkan perjalanan pulang


“umm math singgah makan yuk, aku


lapar” pinta cassie


“ok, mau makan dimana?” Tanya


mathew


“di depan ada street food disitu


ada nasi goreng enak paling terkenal di daerah sini” jawab cassie


“apa?? Street food?? Nggak nggak


makan di restoran ajah” tolak mathew mentah mentah

__ADS_1


“tapi restoran masih jauh math,


aku udah lapar banget, ayolah.. nanti kita makan di mobil ajah, yah yah


plissss..” bujuk cassie sambil mengoyang goyangkan lengan mathew mengeluarkan


jurus merayunya


“ok, tapi makannya dimobil kan”


ucap mathew


“iya boss” ujar cassie tersenyum


ceria


Sesampai di street food banyak


kendaraan terparkir dan keadaan sangat ramai di sana hampir semua stand makanan


penuh dengan pengunjung yang duduk di kursi pinggir jalan


Cassie turun dan memesan nasi


goreng kesukaannya, selesai dengan pesanannya cassie kembali ke mobil dan


memberikan piring nasi goreng untuk mathew.


“nih cobain, pasti ketagihan”


ucap cassie yang kemudian segera menyantap makanannya sendiri


“kalau gak enak kamu yang


kumakan” jawab mathew masih memperhatikan nasi goreng didepannya


perkataan mathew karena yakin dia akan tergila gila dengan nasi goreng


favoritnya


“Enaakkkkk…” gumam mathew dalam


hati saat mencoba makanannya dan tanpa basa basi menghabiskan semua nasi goreng


dipiringnya.


“enakkan???”Tanya cassie ngejek


karena melihat piring mathew bersih


“biasa ajah” jawab mathew datar


“biasa ajah tapi habis juga kan”


timpal cassie kemudian tertawa terbahak bahak sambil keluar mobil untuk


mengembalikan piring bekas makan mereka berdua


“ciihhhh dasar” umpat mathew


sambil tersenyum malu


Merekapun  melanjutkan perjalanan pulang, cassie


terlihat tertidur dikursinya. Membuat mathew mengambil kesempatan memegang


tangan cassie sambil mengusap punggung tangan cassie yang sangat hangat hari

__ADS_1


itu.


Sesampai di rumah, mathew mencoba


membangunkan cassie dengan menggoyang goyangkan badan cassie tapi gak ada


respon


“nih anak tidur atau mati sih”


gumam mathew


Tak lama alan datang mengetuk


kaca mobil mathew


“kenapa gak turun?” Tanya alan


saat mathew membuka pintu mobilnya


“tuh adikmu tidur, gw bangunin


gak respon” ucap mathew


“ohh nanti gw angkat, dia memang


kalau kecapaian dan ketiduran dimobil akan susah dibangunkan, biasanya gw atau


ayah yang  akan angkat masuk ke kamarnya”


ucap alan


“makanya sampai sekarang ayah


sangat melarang cassie berpacaran apalagi jalan sama laki laki yang tidak


dikenal” lanjut alan yang kemudian segera mengangkat adik kesayangannya ini


menuju kamar.


Mathew merasa senang mendengar


gadis yang dikejar kerjarnya ini adalah gadis baik baik dan masih polos.


“kalau begitu gw pulang dulu yah


bro” ucap mathew permisi pulang


“yupp,, makasih yah udah mau


nemenin cassie, dia nggak merepotkan kan?” ujar alan sambil tertawa


“nggak kok, cassie sangat


menyenangkan, lain kali boleh aku ajak pergi kan?” Tanya mathew balik berharap


direstui oleh alan yang sangat melindungi dan menjaga adiknya ini


“kalau sama kamu dibawa ke istana


pun aku restui” ucap alan yang sudah mengerti kalau mathew tertarik sama adik


kesayangannya itu.


Mathew hanya tersenyum mendengar


perkataan alan kemudian masuk kemobilnya dan berjalan pulang menuju istana

__ADS_1


dengan perasaan bahagia.


__ADS_2