
Sudah seminggu mathew menemani
ayahnya Raja Steven melakukan kunjungan kenegaraan ke beberapa negara di Benua
Eropa, hatinya tak tenang meninggalkan cassie sangat lama. Selain karena
rindunya pada gadis pujaannya ini tetapi juga karena ketakutannya akan cassie
yang semakin dekat dengan minho berdasarkan informasi yang diberikan oleh
smith, pengawal bayangan cassie.
Tingg… bunyi WA di ponsel cassie
“dimana? Ngapain?”Tanya mathew
disertai ikon muka bertanya
“di kampus, lagi ngerjain tugas
di perpustakaan” jawab cassie
“sama siapa?”Tanya mathew lagi
“sendiri” jawab cassie singkat
“bohong, kalau begitu cepat
videoin disekitar kamu” perintah mathew
“aduhhh nihhh pangeran kodok ada
ada aja” umpat cassie geram dengan sikap posesif mathew selama berada di luar
negeri.
Cassiepun mulai merekam mulai
dari samping kanan begerak berputar menuju kearah kirinya kemudian mengirimnya
kepada mathew
Mathew tampak lega melihat cassie
hanya seorang diri di perpustakaan.
“selesaikan tugasmu cepat dan
segera pulang, jangan kemana mana. Aku akan menelponmu 1 jam dari sekarang”
pesan mathew
Cassie merasa muak dengan semua
aturan mathew, tapi dia hanya bisa pasrah karena takut dengan ancaman mathew
yang ingin melamarnya. Cassie belum ingin menikah, dia masih ingin menikmati
masa mudanya dan menyelesaikan kuliahnya setelah itu bekerja di luar negeri
seperti ayahnya. Tentang perasaannya kepada mathew, cassie belum bisa
mengatakannya karena selama ini dia hanya menganggap mathew sebagai seorang diktator
__ADS_1
yang memaksakan semua keinginannya kepada cassie.
Setelah menyelesaikan tugasnya
cassie bergegas menuju parkiran motornya, saat melewati lorong kampus cassie
tampak kaget saat seseorang menarik tangannya dalam ruang Medis kampus.
“Minho? Kau mengagetkanku tau”
pekik cassie yang sudah berada di dalam ruang medis
“mian cas, aku ingin bicara empat
mata denganmu” ucap mathew lembut
Cassie mengedarkan matanya dan
melihat kalau didalam ruangan hanya ada mereka berdua
“Cassie aku hanya ingin
menungkapkan perasaanku selama ini padamu, aku tak sanggup memendamnya lagi” ucap
minho sambil memegang tangan cassie lembut
“aku menyukaimu cas, dari awal
kita bertemu aku sudah menaruh hati padamu tapi aku pendam karena tau kau masih
tak ingin menjalin kasih dengan pria manapun” lanjut minho
Cassie yang mendengar pernyataan
cinta minho merasa seperti sedang memakan buah simalakama dimana disatu sisi
tapi disisi lain bayangan mathew yang mencapnya sebagai kekasihnya muncul dan
membuatnya bingung.
“kamu gak perlu menjawab
perasaanku cas, aku hanya ingin kau tahu aku mencintaimu” ucap minho lagi
karena melihat cassie hanya terdiam mendengar perkataannya
“maafkan aku minho, aku mungkin
belum bisa menjawab perasaanmu, kau tau kan kondisiku saat ini, aku harap kita
masih bisa berteman seperti biasanya” ucap cassie sambil tersenyum pahit sambil
menahan buliran airmatanya yang ingin keluar.
“iya cas, aku akan selalu ada
untukmu dan menjadi sahabat terbaikmu” ucap minho lembut kemudian mengecup
kening cassie tanpa penolakan lalu meninggalkan cassie yang sudah terduduk dikursi
dan mengusap airmata di pelupuk matanya
“aku juga menyukaimu oppa” ujar
__ADS_1
cassie lirih sambil menahan sesak di dadanya disertai airmatanya yang tak henti
mengalir menyesali kehidupan percintaannya yang tak sesuai keinginannya.
Cassie tampak keluar dari ruang
medis dengan mata sembab dan segera menuju parkiran untuk pulang kerumahnya
karena tak lama lagi mathew akan menelponnya dan pada saat itu dia sudah harus
berada di rumah.
Praaannkkkk….. bunyi gelas pecah
yang dilempar mathew ke dinding hotel
“Apa yang kau lakukan di
belakangku cassie,aku akan membuatmu tak bisa lari dariku lagi dan akan membuat
temanmu itu kembali ke negaranya” teriak mathew di kamar sambil memukul tembok
dan membuat tangannya lebam. Mathew begitu emosi saat menerima video dari smith
saat minho keluar dari ruangan dan diikuti oleh cassie setelahnya. Mathew kemudian
keluar dari kamarnya dan menuju kamar ayahnya, Raja Steven
“kau kenapa nak?” Tanya raja
steven
“Aku izin ingin pulang duluan
ayah, aku tak bisa menemani ayah ke Negara selanjutnya” pinta mathew pada
ayahnya
“ada apa? Apa ada urusan yang
sangat penting” selidik raja steven penasaran
“aku ingin melamar cassie yah”
ucap mathew tegas
“betulkah? Baiklah kalau begitu
pulanglah urus urusanmu, tunggu ayah pulang dan kita kerumah adam untuk melamar
anaknya” perintah raja steven merasa senang karena anaknya akhirnya mau
menikah.
“terima kasih ayah” ucap mathew
kemudian memeluk ayahnya kemudian pamit meninggalkan ayahnya.
“alex siapkan pesawat jet, kita
pulang sekarang” perintah mathew
“baik tuanku” jawab alex kemudian
__ADS_1
menemani tuannya ke kamar yang berantakan dan menyiapkan kepulangan mathew ke
negaranya.