
Hari ini cassie merasa
kehidupannya sangat tentram karena dari pagi ke kampus sampai pulang ke rumah
tak ada tanda tanda kehadiran mathew sang pangeran kodok.
“kau tidak kuliah?” Tanya alan
yang datang tiba tiba mengangetkan cassie yang sedang nonton di ruang tengah
“sudah tadi kak” jawabnya
“kakak sudah pulang? Cepat
banget?” Tanya cassie balik
“iya kakak izin mau mengurus
pernikahan kakak dengan rosa” jawab alan yang sudah duduk disamping cassie dan
meminum sirup cassie sampai habis
Pernikahan alan dengan rosa
memang sisa 2 minggu lagi.
“oh iya sebentar tolong belanja
untuk perlengkapanku yah dek, ini catatan dan atm buat belanja. Sekalian beli
untuk perlengkapanmu selama acara” perintah alan
“baik kapten” ucap cassie senang saat
menerima atm dari kakaknya
“oh iya aku juga belum pergi
fitting baju untukku, sekalian ajah deh” batinnya senang
“sebentar mathew yang akan
menemanimu belanja” ucap alan
“Apaaaaa?? Kenapa dengan mathew
kak?” protes cassie
“biar kamu ada temennya, lagipula
kamu gak ngerti beli barang cowo kan, udah gak usah protes” jawab alan kemudian
berlalu menuju kamarnya
“dasar pengeran kodok
menyebalkan” umpatnya dalam hati karena kebahagiaannya tiba tiba hilang saat
nama mathew disebut
Tak lama ponselnya berbunyi
sebuah whatsup masuk dengan nomor baru milik mathew yang belum sempat cassie
save
“aku jemput jam 3” bunyi wa itu
singkat padat dan jelas
“iya” jawab cassie singkat
Kemudian cassie mensave nomor
mathew dengan nama pangeran kodok
Jam sudah menunjukkan pukul
setengah 3, cassie mulai bersiap siap di kamarnya. Dia memilih memakai dress selutut
warna peach berlengan pendek, mengurai rambutnya dan menggunakan sepatu kets putih
yang membuatnya tampak casual
Tepat pukul 3 mobil mathew sudah memasuki
halaman rumah cassie, hari ini mathew menggunakan mobil besar range rover
hitam. Cassie yang sudah siap segera menghampiri mathew dan masuk ke mobil
mathew.
“Mau kemana kita?” Tanya math
saat cassie sudah duduk di sampingnya
“ke Butik bunda Angel dulu” jawab
cassie singkat
“Baiklah Tuan Putri, kita
berangkat” ucap mathew manis kemudian menjalankan mobilnya keluar halaman rumah
cassie
“ihhh apaan sih” ucap cassie
tersipu malu sambil mencubit lengan mathew
Sepanjang perjalanan cassie sibuk
melihat catatan yang diberikan kakaknya,
“ini apaan sih, aku gak ngerti
sama sekali”batinnya melihat semua daftar perlengkapan cowo dicatatan
Sesampai di Butik cassie keluar meninggalkan
mathew karena tak ingin terlihat berjalan dengan pangeran yang tanpa
disadarinya mathew keluar dari mobil mengikutinya
“Sore bunda Angel” sapa cassie sopan
__ADS_1
sambil memeluk bunda angel
“sore sayang, kau
sendirian?”Tanya bunda angel
“Dia bersamaku” ucap mathew yang
tiba tiba muncul membuat cassie kaget
“ngapain sih si kodok
nyusul”umpatnya dalam hati
“Halo Tuan Mathew, wah wah kalian
pacaran yah?” goda bunda angel sambil tersenyum ke mereka berdua
“nggak bunda, math temanku” jawab
cassie datar
“Bunda bajuku udah jadi? Aku mau
coba” Tanya cassie mengalihkan suasana
“Iya sayang udah lama jadi, sini
kita ke kamar ganti” ajak angel
“tuan mathew tunggu di ruang
tunggu ajah yah nanti saya suruh karyawan tutup butik dulu biar gak ada yang
masuk” ucap bunda angela sopan dan tau kalau privasi keluarga kerajaan harus dijaga
Cassie mulai mencoba baju untuk
pesta pernikahan kakaknya, saat memakai baju pertama cassie terlihat saat
anggun menggunakan setelan kebaya putih tulang sederhana yang sudah sangat pas
dibadannya.
“ini sudah cocok gak usah diubah
lagi, cantiikk” puji bunda angela kemudian menyuruh cassie mencoba baju kedua
yang lebih mewah dari baju pertama. Baju itu berwarna pink peach berlengan
panjang dan bermodel putri duyung dibagian rok bawahnya, seluruh baju dipayet
dan bertabur batu swadroski membuat cassie terlihat sangat cantik bak putri.
Saat cassie mematung di depan
cermin memperhatikan baju yang sangat
indah melekat dibadannya, bunda angel memanggil mathew untuk melihat hasil
karyanya
Mathew yang sibuk bermain
ponselnya mengikut bunda angel ke ruang ganti dan kemudian langkahnya terhenti
Bukkk… ponsel mathew jatuh ke
lantai, mathew segera memungut ponselnya
“ponselmu gak papa?”Tanya cassie
khawatir mendekati math
“eh gak papa” ucap mathew
gelagapan apalagi saat cassie mendekatinya dengan sangat anggun dan cantiik
membuat mathew menelan salivanya
“bagaimana menurutmu?” Tanya
cassie meminta pendapat mathew sambil memainkan roknya ke kiri kanan ala putri
“hummm,, cantikk” ucap mathew
yang membuat cassie merona malu
“gaunnya maksudku, jangan geer
deh” lanjut mathew sambil tersenyum
“isshh menyebalkan” ucap cassie
kemudian mencubit lengan mathew
“aww sakit” teriak mathew
“lebay,, gitu ajah sakit” ketus
cassie kemudian berjalan meninggalkan mathew untuk mengganti bajunya kembali
sambil mengumpat kesal
Bunda Angel hanya tersenyum geli melihat
pasangan ini bertengkar
Selesai di butik bunda angela
mereka melanjutkan perjalanan ke salah satu Mall milik kerajaan yang sangat
mewah di pusat kota.
“Math kamu ikut masuk? “ Tanya
cassie saat mereka sudah berada diparkiran khusus keluarga kerajaan
“iya, aku kan mau temanin kamu”
jawab math
“tapi kan nanti banyak yang liat,
kalau ada yang foto terus tersebar luas gimana?” ujar cassie takut
__ADS_1
“yah gak papa, lagipula aku kan
lajang jadi wajar jalan dengan seorang gadis” balasnya lagi sambil bersiap keluar
mobil
“tunggu, jangan turun dulu” cegat
cassie menahan tangan mathew
“kamu pakai topi yah math” pinta
cassie lembut sambil memberikan topi math yang diambil dari kursi belakang
“Nggak ah, malas” jawab math
melempar topi itu ke kursi belakang lagi
“please math, pleaseeeee” ucap
cassie lagi memohon
“baiklah tapi ada imbalannya yah”
tawar mathew
“iya apapun itu tuan mathew yang
paling tampan sedunia dan akherat” ucap cassie merayu dengan nada menyinggung
Merekapun masuk di dalam mall,
mathew tampak jalan tertunduk sepanjang jalan agak tak terlihat atau bertatapan
dengan pengunjung lainnya sedang cassie tampak kebingungan dengan catatan
kakaknya.
Mathew kemudian mengambil paksa
catatan ditangan cassie
“kalau ini kita ke toko H**Ms
ajah dulu, semua lengkap di sana” ucap mathew kemudian menarik tangan cassie
menuju toko tersebut
Saat sampai di toko mathew
meminta bertemu manager toko
“Tuan mathew ada yang bisa kami
bantu” ucap manager toko saat tau yang ingin berjumpa dengannya adalah pangeran
mathew
“aku akan berbelanja disini,
tolong disterilkan” perintah mathew
“Baik Tuan” jawab manager toko
tersebut kemudian memerintahkan pegawainya untuk menutup toko dan menyuruh
pengunjung untuk keluar.
“Cihhh dasar.. keluarga kerajaan
memang beda yah” nyinyir cassie dalam hati
Tak sampai 5 menit Toko sudah tutup hanya tersisa mereka
berdua dengan beberapa pegawai toko.
“Pilihlah apa yang akan kau beli”
perintah mathew
“Tapi math di sini kan toko
paling mahal, nanti kak alan membunuhku kalau tau isi atmnya kuhabiskan disini”
bisik cassie pelan
“kamu ini bodoh yah, apa gunanya
aku mengantarmu kesini. Belanjalah nanti aku yang bayar, anggap saja hadiah
pernikahanku untuk alan” ucap mathew sedikit sombong
“Betulkah? Baiklah,, terima kasih
atas kebaikan tuan” ucap cassie menggoda mathew kemudian memulai mencari
pesanan kakaknya.
Selesai membeli beberapa kemeja
dan lain sebagainya cassie kemudian menuju stand sepatu wanita kemudian mencoba
beberapa sepatu untuk digunakannya di pesta pernikahan kakaknya, tiba tiba
mathew datang dengan sepasang sepatu pesta bening yang dihiasi krtistal
“coba ini” perintahnya
Cassie mengambil sepatu tersebut
dan mencobanya “wahh cantik sekali” ujar cassie pelan sambil memainkan kakinya
di depan cermin
“kau suka? Ambillah” ucap mathew
“eh tapi ini terlalu mewah math”
balas cassie yang kaget melihat harga dibawah sepatu tersebut yang mencapai dua
digit
“lupa yah kamu gak boleh
membantah perintahku”ucap mathew datar
__ADS_1
“iya ingat ingat.. thanks math”
ucap cassie tersenyum senang