
pagi yang cerah telah tiba,seperti biasa yuna membantu sang mama dilestoran milik keluarganya,yuna memiliki kehidupan yang dibilang sangat berkecukupan sang papa yang memikili perusahaan walaupun tidak terlalu besar dan sang mama yang mengurus lestoran milik keluarga yuna.
Yuda dari kecil diajarkan cara hidup sederhana oleh kedua orang tuanya jadi jika ada waktu luang yuna menyempatkan membantu mama mengurus resto.
Seperti pagi ini sebelum berangkat kuliah yuna sudah sibuk membantu mama untuk membuka resto.
"Yuna biar mbak aja yang menurunkan kursinya."kata mbak sisi.
"Gak papa mbak kasian banyak banget ini kursinya nanti mbak capek lo."kata yuna.
"Aduh mbak isin lah yun lagian mas bagas manasih kok belum nongol juga".kata mbak susi.
Ada ibu nyuruh dia belanja bahan masakan dipasar udah pada habis semua."kata mama sarah yaitu mama yuna.
"Eh iya bu..susi tau mau bilang ke ibu tapi udah tau deluan ya hehe".kata susi.
"Yuna sudah sana kamu kuliah ntar telat lo".kata mama.
"Iya ma ini juga mau berangkat tinggal merapikan rambut aja ini.Yaudah yuna pergi dulu ya ma I love you muah."kata yuna yang mencium pipi sang mama.
"Iya hati-hati dijalan ya sayang jangan ngebut nanti jatuh."teriak mama yang dapat anggukan dari yuna.
Yuna pergi kekampus menggunakan motor metic.bukanya dia tidak mampu untuk membeli mobil bahkan papa yuna sudah sering membujuk yuna agar kekampus menaiki mobil tapi yuna selalu berkata bahwa dia lebih suka naik motor,karna dia tidak mau melihat teman-temanya minder dengan yuna naik mobil sedangakan mereka hanya menaiki motor.
Yuda kekampus menggunakan sweter dan rok kotak-kotak selutut dan mengikat kecil rambutnya disamping yang membuat keimutan dan manis wajahnya terlihat jelas.
"Yunaa..yunaa...tunggu dong".kata sinta sahabat yuna yang berlali mengejar yuna diparkiran.
"apasih..pagi-pagi udah terika bikin ni kuping aku hancur tau."kata yuna yang dipagi hari sudah mendengar terikan sahabatnya.
__ADS_1
"Iya deh iya maaf tuan putri.ayo masuk kelas."kata sinta.
Sampai dikelas seperti biasa dimeja yuna sudah tersusun bunga,coklat dan boneka.Yuna adalah salah satu anak populer karena sifatnya yang ceria dan mudah bergaul tidak sombong menjadikanya terkenal dikampus.banyak teman lelaki mengatakan cinta kepadanya bahkan hampir tiap hari dan itu membuat yuna kesal.
"Huh! Siapa lagi sih ini..kan udah aku bilang aku gak mau diginiin."kesal Yuna.
"Tau tu sukak bener ya padahal mereka udah tau bakalan lu tolak."kata sinta.
"Sin lo ambil aja ya aku gk mau itu semua."kata yuna.yah setiap ada yang memberi yuna barang atau makanan ia selalu kasih kesinta.
Skipp selesai kuliah.
Selesai kuliah yuna langsung membantu mama diresto karena jika dirumah ia akan bosan dikamar saja.
Tugas yuna diresto sama seperti mbak susi yang melayani pelanggan.dari dulu yuna sudah suka membantu mamanya seperti ini padahal sang mama hanya menyuruh yuna untuk menjadi mandor saja tapi yuna tidak mau karena baginya itu pekerjaan yang sangat membosakan.
Dilain tempat diperusahaan ternama seorang tuan muda sedang uring-uringan memikirkan sesuatu dilihat dari wajahnya ia seorang yang sangat dingin,angkuh,dan jarang tersenyum apa lagi dengan seorang wanita.
"Bagaiman ini leo mami menyuruhku untuk mencari calon istri kalau tidak aku akan dijodohkan."kata angga kesal.
Angga setiap hari dihantui oleh perkataan ibunya untuk mencari istri karena kalau tidak ia akan dijodohkan.di usianya yang menginjak 27 tahun adalah sia yang cukup matang untuk membina rumah tangga.Angga yang tak pernah mengenal wanita membuatnya flustasi bukan tidak ada yang mau dengannya banyak wanita cantik dan seksi yang datang padanya tapi semua ditolak dengan sifat kejamnya.
"Tenanglah tuan saya akan membantu anda untuk mencari seorang gadis."kata sekertaris leo.
"Huh..aku lapar."kata angga.leo yang faham maksud tuannya segera mengajak sang majikan untuk makan disebuah restoran yang memang masakannya sangat enak.
Angga dan leo sampai diparkiran direstoran dan segera melangakah masuk karena memang mereka sudah sangat lapar.
"Selamat datang dilestoran kami semoga kalian menyukai hidangan kami."kata susi yang senyum terpesona melihat 2 orang tampan yang baru datang dan susi lebih banyak melirik kepada angga yang sama sekali acuh.
__ADS_1
"Mbak saya mesan makanan ini 2 dan jus ini 2 ya."kata leo.
Baik mas tunggu sebentar ya."kata susi yang pergi kedapur.susi senyam senyum membayangkan wajah angga yang begitu sempurana kulit putih hidung mancung dan postur badan yang tinggi.
"mbak susi gila ya dari tadi senyam senyum kaya orang stres."kata yuna yang dari tadi memperhatikan susi.
"Hii yuna apaan sih mbak gak gila ya mbak cuman seneng aja tadi bisa jumpa sama cowok ganteng yang kaya oppa korea."kata susi
"Yaelah yuna kira apa rupanya cuman gara-gara cowo doang jadi gila."kata yuna.
"Eh yun kamu antar ini ya dimeja nomor 5 mbak lupa mau bantuin kariawan baru tadi disuruh ibu."kata susi memberi nampan pesanan meja no 5.
Yuna berjalan menuju meja yang diduduki 2 lelaki dan memberikan pesanan mereka.
"selamat menikmati tuan-tuan."kata yuna yang ingin pergi tapi berhenti karena perkataan seseorang.
"Apa kau pelayan disini?"tanya pria itu dingin.
"Iya tuan saya pelayan resto ini apa ada yang salah tuan"tanya yuna.
Pria itu adalah angga,ia melihat wajah yuna yang menurutnya manis jika dipandang apa lagi yuna mengikat kecil rambutnya yang menambah kesan imut.
"Beri aku segelas kopi."kata angga."baik tua"yuna pun kedapur dan membuat kopi.
"pria tadi bikin jantung aku mau copot aja aku kira aku salah kasih pesanan eh gak taunya mau nambah pesanan."kata yuna.
Yuna datang membawa secangkir kopi kemeja angga.Angga yang sadar kedatangan yuna dengan sengaja menjulurkan kakiya kedepan dan membuat yuna tersandung dan menumpahkan kopinya dijas milik angga.
Brakk...
__ADS_1
Semoga kalian suka ya gusy💞