
angga yang menggebrak meja resto sontak membuat semua tertuju padanya apa lagi Yuna yang sudah mulai gemetar karena tidak sengaja menumpahkan kopi dijas milik angga.
"Tuan maafkan saya..saya tidak sengaja."kata yuna.
"maaf kau bilang..dengar ya kata maaf tidak akan cukup."kata angga dengan senyum dinginnya.
"Sayakan tidak sengaja tuan lagian suruh siapa kaki panjang anda tiba-tiba menjukur seperti tali tambang."kata yuna tidak mau disalahkan.
Leo yang melihat adengan didepanya hanya bisa melihat saja sebenarnya leo juga tau kalau nona didepannya ini tidak bersalah dan bosnya lah yang sengaja melalukanya,tapi leo berpikir sejenak untuk apa tuannya melakukan hal semacam itu apa tuanya tertarik dengan gadis manis didepannya ini,kalau memang iya ia akan mendukung majikanny inu.
"Kau bilang aku yang salah."kata angga membentak membuat yuna kembali bergetar.
"Tapi tuan saya tidak sengaja."kata yuna dengan wajah memelasnya.
"dia ini apa-apan sih padahal dia yang salah kok malah dia yang marah mana mukanya serem amat lagi'kata yuna dalam hati.
"Aku tidak mau tau kau harus tanggung jawab atas jasku ini yang sudah kau buat kotor."kata angga dingin.
Leo yang melihat bosnya ini merasa heran baru kali ini dia melihat bosnya banyak bicara apa lagi dengan wanita,biasnya bajikannya ini tidak mau berlama-lama berurusan dengan wanita.
"Ada apa ini tuan kok tuan marah-marah saya dengan."tanya buk sarah dan melihat putrinya ketakutan juga melihat jas angga yang kotor seperti terkena tumpahan kopi.
"Anda lihat jas saya kotor atas ulah karian anda dan saya minta dia bertanggung jawab."kata angga pada bu sarah tapi dia tidak menunjukan sifat kejamnya terhadap orang tua apa lagi seorang wanita.
"Yuna tidak sengaja menumpahkan kopi kejas tuan ini,tapi yuna gak salah kaki tuan ini yang salah."kata yuna yg menunjuk kaki panjang angga yg sedang berdiri tegap.
Angga yang mendengar dan melihat kakinya ditunjuk yuna menatap yuna dengan tatapan dingin tapi ia tidak mau menatap yuna lama-lama yang sekarang terlihat manis karna ketakutan.
__ADS_1
"Maafkan atas kekacawan ini ya tuan kami janji kejadian ini tidak akan terulang lagi."kata bu sarah
"Tidak bisa bu saya mau dia bertanggung jawab."kata angga yang menunjuk yuna.
"biar saya yang mengganti jas anda tuan ini juga tanggung jawab saya sebagai pemilik restoran ini."kata bu sarah.
Angga menatap sekertaris leo.dan leo paham akan maksud majikannya ini.
"Begini bu bos saya hanya mau nona ini yang bertanggung jawab karena nona inilah yang membuat kesalahan yang membuat tuan saya marah."kata leo.
"Tapi tuan..pembicaraan ibu terpotong karena yuna berbicara,ia tidak tega melihat mamanya menanggung kesalahannya.
"Baik tuan saya akan bertanggung jawab."kata yuna."tuan bisa katakan berapa harga jas tuan agar saya ganti dengan gaji saya."kata yuna lagi.
"Aku tidak butuh uangmu aku hanya ingin kau bertanggung jawab..berikan nomor handpone mu.kata angga.
"Tidak usah bicarakan aku didalam hatimu..berikan saja nomormu."kata angga yang membuat yuna terkejut karena dia tau apa yang sedang ia batinkan.
"Apa dia bisa baca pikiran orang atau hanya kebetulan saja."batin yuna lagi
"Jangan bicara pada arwah."kata angga dingin"ketik nomormu aku tidak akan minta ke tiga kalinya."kata angga lagi-dengan raut wajah dingin.
Yuna akhirnya mau tidak mau mengetik no nya dihandpone milik angga.
"jangan berikan nomor yang salah kau akan tau akibatnya."kata angga dengan sorot mata dingin.
"Ehh tuan saya lupa kalau saya baru ganti kartu akan saya lihat lagi..nah ini baru benar."kata yuna.
__ADS_1
"kampret bagaimana dia tau aku memberi no yang salah."batin yuna
"Sudah kubilang jangan berbicara pada arwah."kata angga yang berlalu bergi keluar dengan aura dinginnya yang menusuk kulit yuna karena lagi-lagi pria itu tau apa yang ia batinkan.
"Maaf nona dan juga nyonya ini uang pesanan kami,dan nona juga tuan saya menghubungin nona sebaiknya jangan nona tolak karena itu berbahaya bagi kesehatan nona."kata leo pelan pada yuna yang membuat yuna melotot kan matanya.
"Yaaa..kau pikir aku takut dengan tuanmu itu dasar bodoh kalian semua kamprett jangan pernah datang kesini lagi aku kan menendang kalian."teriak yuna.
"Yuna sudalah sayang jangan marah-marah kan kamu juga yang salah untung tuan itu baik tidak membalasmu."kata mama.
"Apa mama membelanya..mama liatkan bagaimana dia bersikap seperti es dikutup utara itu wajahnya yang dingin dan menakutkan."kata yuna kesal bisa-bisanya mamanya membela pria dingin itu
"Masasih sayang tapi pas bicara sama mama dia baik kok lembut lagi."kata mama.
"Bodoamat lah ma aku tetap kesal sama beruang itu ingin sekali aku tinju wajah dinginnya aaa..aku kesal sekali."kata yuna yang langsung bergegas pulang kerumah otakknya butuh air dingin.
Mama yang melihat tingakah yuna hanya menggeleng-gelengakan kepalanya.
Diluar restoran angga yang bisa mendengar teriakan dan makian yuna sedikit tersenyum didalam mobilnya.
"Ciih kenapa aku senang saat dia memaki ku."kata angga dalam hati dan sedikit tersenyum.
Leo yang melihat tuannya dari kaca mobil sedikit aneh plus merinding melihat tuannya senyum tidak seperti biasa.tapi dia tidak ambil open dan fokus menyetir mobil.
.............
semoga kalian suka yaa jangan lupa di lake ya guys makasih๐๐๐
__ADS_1