
tiga hari semenjak kejadian ribut diresto Yuna sama sekali tidak mendapat telpon dari angga,hal itu membuat yuna tersenyum menang karena dia juga tidak mau bertemu wajah berung kutub itu lagi.
Hari ini Yuna terlihat sumringan pergi kekampus seakan tidak ada masalah dan beban hidup,Yuna dan sinta duduk ditaman kampus yang memang cuaca hari ini sangat bagus.
"Hemm segernya udara disini mana bunga-bunga banyak yang mekar cantik banget."kata Yuna yang merentakan tangan dan menghirup udara sambil memejamkan mata sepertinya dia memang menikmati hari yang cerah ini.
"Eh Yun caem yuk kita masuk takut dimarahin sama dosen baru."kata sinta yang tadi pagi mendapat info bahwa hari ini akan ada dosen baru.
"Dosen baru?kok aku gak tau ya..hari ini masuknya."tanya yuna dan dapat anggukan dari sinta.
"Tau gak yun denger-denger dosen kita ganteng dan ramah banget orangnya aaa gak sabar deh pengen lihat wajahnya."kata sinta senyam-senyum.
"Kau tau tidak kau itu sama aja kaya mbak susi yang suka sekali senyam-senyum saat membahas pria seperti orang stres."kata Yuna yang pergi keruang kelas bersama sinta.
"Ehemm kalian dari mana aja kok baru nongol."kata bima salah satu teman dekat yuna.
"Dari taman belakang liat para cogan(cowo ganteng)buat cici mata agar fres."kata santi.
"Kau itu santi masih aja suka genit sama lelaki jangan kamu ajari yuna seperti itu ya diakan masih polos."kata bima yang membuat yuna heran.
"Kenapa dengan polos aku tidak polos ya aku tau semuannya."kata yuna kesal.
"Uluh-uluh manisnya kalau lagi kesal hehe kaya anak kecil yang unyu-unyu."kata bima yang mengacak rambut yuna gemas.Bima dari dulu menaruh perasaan terhadap yuna tapi dia tidak mau menyatakannya takut ditolak yuna,baginya pura-pura menjadi teman baik saja sudah cukup agar bisa melihat yuna setiap harinya.Bima berfikir jika suatu saat nanti dia akan memberi tahu dan mengakui perasaanya pada yuna.
Hari ini dosen baru masuk,banyak yang terpesona melihat ketampananya tapi tidak dengan gadis berambut pendeng dia malas memandang dosen barunya dan memilih memandang luar jendela dan melihat kearah taman yang begitu indah.Dia adalah yuna,dosen putra saat ini berjalan kearah bangku yuna yang sedang asik memandang luar jendela dan tidak tau dengan kehadiran pak putra.
"Permisi apa anda mendengarkan saya."tanya putra yang tidak dijawab yuna yang asik melamun.
Sinta yang melihat sahabatnya ditegur sang dosen tapi tidak ada jawaban menyenggol lengan yuna dan benar saja yuna tersentak dari lamunannya.
"apa sih ganggu orang aja."kata yuna pada sinta yang menujuk dosen dihadapannya.
"Ehh pak hehe maaf ya saya melamun."kata yuna tersenyum pada dosen putra.
Jlebb..dosen putra terpana melihat senyum manis dari yuna yang begitu cantik,rambut pendek berponi muka yang imut dan bibir yang mungil membuat siapa saja terpana bila ia tersenyum.
"imutnya".kata dosen putra tidak sengaja memuji yuna dan tersadar.
"Hem lain kali jika dosen sedang menjelaskan didepan harap kamu memperhatikan ya."kata putra yang tersenyum dan berlalu kemejanya.
Bima yang melihat dosen barunya itu tersenyum pada yuna merasa kesal pasti sang dosen menaruh hati pada yuna.Bima terlalu banyak saingan dan kali ini nambah satu lagi mana dia adalah seorang dosen dan wajahnya juga tampan.
__ADS_1
"Yuna lain kali jangan melamun lagi untung dosen kita baik banget jadi dia tidak marah tidak tau dengan dosen yang lain."
"Ia deh iya.."kata yuna yang sudah mulai fokus kembali.
Saat sedang jam istirahat semuanya menuju kantin untuk memesan makanan,hari ini giliran yuna yang mentarktir sinta dan bima.saat sedang asik makan tiba-tiba ada yg menghampiri meja yuna.
"Yuna ada yang mencari kamu didepan kampus."kata teman kampus yuna.
"Mencariku...siapa yang mencari ku."tanya yuna kepada teman kampusnya.
"tidak tau yang jelas dia tampan dan menaiki mobil mewah..banyak para siswi yang mengerubuniya."kata teman kampus yuna.
"Pria tampan..naik mobil..hmm siapa ya.Apa jangan-jangan...sialan semoga saja bukan dia."kata yuna yang berlalu pergi meninggalkan temannya dan menuju depan kampus.
Dan benar saja disana para wanita mengerubungi seseorang dibalik mobil mewah itu.yuna masuk menerobos krumunan itu dengan susah payah.
Dilihat dari mobilnya yuna tidak mengenalinya,bukan mobil situan dingin kemarin dan dia merasa lega dan hendak pergi dari kerumunan itu mungkin teman kampusnya tadi salah orang bahwa yang dicari bukan dirinya tapi orang lain toh dia tidak mengenal mobil ini.
"Huh!untung bukan dia mungkin salah orang."kata yuna yang hendak pergi dengan senyumnya.
"Nona sedang ditunggu didalam mobil tuan muda."kata seseorang yang membuat langkah yuna terhenti.
"Mungin kalian salah ora..hah! Kau."kata yuna terkejut saat membalikan badan."inikan sekertaris tuan kampret itu brarti yang didalam mobil itu..huh sial aku tidak mau menemuinya."batin yuna yang langsung kabur mengambil langkah seribu.
"Biarkan saja dia kali ini aku lepaskan tapi lain kali jangan harap."kata angga dengan seringainya.
"Huh..ternya be..beneran kalau itu beruang kutub.'kata yuna yang berlari masuk kekelah dengan nafas ngos-ngosan.
"Yuna kau kenapa..kau seperti habis melihat hantu saja."kata santi.
"Kau tahu ini lebih menyeramkan dari pada melihat hantu."kata yuna.
"apa!!jangan-jangan itu vampir yun setahuku yang lebih seram dari hantu itu vampir."kata sinta.
Mungkin saja dia vampir atau lebih tepatnya raja vampir dia itu sangat dingin hingga menusuk kulit tubuhku."kata yuan.
"apa..jadi benar disini ada vampir aaa serem amat ya,aku takut gak berani pulang sendiri hmm apa aku minta antar bima aja ya."kata sinta.
"Terserah padamu sinta,sekalian aja ajak dia kencan."kata yuna.
"Apasih yuna akukan cuman minta antar pulang doang gak ada kepikiran ngajak kencan."kata sinta dengan pipi merona,yuna yang melihat hanya bisa melirik jengah.
__ADS_1
Skip pulang kuliah..
Yuna menaiki motornya untuk pulang kerestoran dan ingin membantu mamanya,tapi ditengah jalan motornya mogok dan yuna mendorong motor itu hingga kepinggir jalan.
"kok ni motor tiba-tiba mogok sih biasanya gak pernah apa aku lupa ngisi bensinya ya."kata yuna yang melihat tangki motornya habis total.
"nah kan bener habis..mana pom bensi masih jauh lagi masa ia aku mendorong motor ini capek dong."kata yuna kesal.
Disaat yang bersamaan mobil angga melewati jalan yang sama yang dilewati yuna.Angga melihat yuna berhenti dipinggir jalan dengan raut wajah yang kesal,dan ini adalah kesempatan emas untuk angga.
Mobil angga berhenti tepat dibelakang yuna tapi yuna tidak menyadari itu karena asik mengobel kepada motornya yang mogok itu.
Angga turun dan berdiri dibelakang yuna.
"Apa yang terjadi."tanya angga tepat ditelinga yuna yang membuat yuna merinding dan membalikan badanya kebelakang menghadap angga.
Bug..wajah yuna menabrak dada bidang angga yang keras itu karena tinggi yuna hanya sedada angga.Yuna yang sadar telah mencium dada seseorang sontak kaget dan mundur selangkah.
"Maaf tuan saya tidak sengaja."kata yuna yang mendungakan wajahnya menatap pria didepannya alangkah terkejutnya yuna saat melihat wajah itu.
"apa..dia lagi aaa kenapa aku harus bertemu dengan nya kenapa dunia ini sempit sekali."jerit yuna dalam hati.
"Sudah kubilang jangan bicara pada arwah."kata angga dingin yang membuat yuna terkejut lagi-lagi pria ini tau apa yang dia pikirkan.
"Ayo naik kemobil ku..akukan mengantarmu pulang."kata angga.
"Tidak usah tuan saya mesan taxi online saja silahkan anda melanjutkan perjalan anda lagi."kata yuna.
"Aku tidak butuh penolakanku."kata angga yang menarik tangan yuna paksa.
"Tidak mau..lepaskan."teriak yuna dan berhasil melepaskan genggaman tangan angga.
"Sudah kubilang aku tidak butuh penolakan darimu."kata angga yang kangsung menggendong tubuh mungil yuna.
"Tuan..turunkan saya,saya tidak mau tuan turunkan."kata yuna yang memberontak dalam gendongan angga.
"Diam lah atau aku jatuhkan tubuhmu ini."kata angga kesal,yuna yang takut tubuhnya akan dihempas ketanah reflek tangannya mengalung dileher angga yang membuat angga jadi semangkin gugup.
Angga menaruh tubuh yuna duduk disebelahnya,saat yuna tidak lagi digendongan angga dia langsung menjauh tidak mau berdekatan dengan angga.
Leo menjalankan kembali mobil dan bergegas pergi.Yuna dan Angga hanya diam saja tidak ada yang bicara.
__ADS_1
.....
semoga kalian suka gays jangan lupa dilike ya cerita aku ππππ