Menjadi Figuran Novel

Menjadi Figuran Novel
Episode 14 : Berlatih


__ADS_3

Jam istirahat itu , Alexia langsung datang ke ruang kesehatan untuk bertemu Stacey. Sesampainya disana , dapat dilihat seorang gadis muda yang bersinar masih duduk di ranjang kayu. Wajah nya pucat sekali. Gadis itu pingsan akibat menghirup ramuan sihir yang kuat.


Alexia lantas memasuki ruangan itu dengan langkah tergesa. " Stacey." Gumam Alexia sembari menatap khawatir ke arah gadis bernama Stacey. Langkah nya tak beraturan. Wajah Alexia amat sedih.


" Kenapa kau malah pingsan hiks." Gadis itu menangis sesegukan. " Pemeran utama terfavorit ku ." Ia melanjutkan dengan dramatis.


" Nona." Ujar Stacey sembari membuka kedua mata nya yang berwarna emas. Ia menatap Alexia. " Kenapa Nona menangis ?" Tanya Stacey pelan sekali. Ia masih terkapar dengan seluruh tubuh berwarna putih pucat.


" Stacey , kau terluka." Ujar Alexia dengan penuh air mata. Gadis di depan Alexia hanya mengerutkan alis nya.


" Tidak usah bersedih Nona Alexia." Stacey tersenyum kalem. " Oh iya , sesuai perkataan saya saat pertama kali kita bertemu , saya akan mengajari Nona Alexia tentang sihir."Ujar gadis bernama Stacey itu.


" BENARKAH?"Mendadak Alexia antuasias mendengar nya. Ia langsung menghapus kasar air mata dan mengenggam tangan Stacey. " Kau serius Stacey?" Pekik Alexia.


Gadis yang memiliki nama belakang Hilbert itu mengangguk lemah.

__ADS_1


Dari balik dinding yang tipis , seorang lelaki yang merupakan Pangeran Sofanus menyeringai tajam.


***


Sepulang sekolah ,


Alexia berada di tengah sebuah hutan yang jauh dari distrik perkotaan. Hutan yang dikelilingi pohon berwarna hijau dan kering. Pakaian nya kotor terkena lumpur saat ia berada dalam perjalanan. Alexia tidak masalah. Lagipula , Stacey bersama nya. Gadis itu telah mengeluarkan sihir dan membersihkan gaun.


Stacey sengaja mengajak Alexia pergi ke tengah hutan karena di sana adalah tempat yang menurut gadis bermanik emas itu yang paling mudah untuk mendapatkan sihir.


" Nona , pertama - tama , saya ingin mengetahui berapa level sihir Nona." Ujar Stacey sembari menatap Alexia.


Alexia salah tingkah. " Di-dibawah level satu." Balas nya sedikit canggung. Ia menggaruk kepala nya sendiri.


Stacey nampak berpikir sejenak. Ia memejamkan mata lalu membuat sebuah bola sihir di tangan nya dan kemudian meminta Alexia untuk menghancurkan bola itu.

__ADS_1


Alexia menggeleng dengan pesimis. " Aku tidak akan bisa melakukan itu , Stacey. Bola sihir itu terlihat sangat kuat." Ujar gadis berambut merah.


Stacey berulang kali meyakinkan. Lalu , beberapa menit berikut nya , Alexia akhir nya bisa diyakinkan. Gadis itu menelan ludah nya dan menghembuskan nafas kasar. Alexia mengumpulkan sihir di sekitar nya dan kemudian mengeluarkan sihir untuk memecahkan bola sihir itu. Ia membayangkan bahwa kekuatan nya lebih besar dibanding bola sihir milik Stacey. Dan ketika ia menyerang bola sihir nya ...


DUAR.


Ledakan terjadi. Bola sihir itu pecah berkeping-keping. Stacey dibuat terperangah. Ia memberi apresiasi dengan bertepuk tangan. " Nona , Anda hebat!" Lontar nya. " Itu bola sihir level lima ! Saya pikir , level satu saja tidak mungkin bisa menyenggol nya. Tetapi , Nona yang berada di bawah level satu bisa melakukan itu ! " Stacey berbinar bangga.


" Aku juga tidak tau kenapa aku bisa melakukan nya hahaha." Alexia tertawa sumbang.


***


Mohon dukungan nya untuk like , komen , vote , dan follow noveltoon ANWi ya ~


Terima kasih ❤ ^_^

__ADS_1


__ADS_2