Menjadi seorang ibu

Menjadi seorang ibu
Episode 56


__ADS_3

Queny memeriksa keadaaan Avi dengan teliti takutnya terjadi hal yang tak di terduga.


" Dok gimana keadaan putri saya? " tuan Alfred.


Queny tersenyum. " Tuan keadaan nona Avi baik saja ia hanya syok apakah ada berita yang membuatnya terkejut"


Tuan dan nyonya Hugo memandang putrinya untuk meminta penjelasan. " Avi baik saja dad, mom" kata Avi, menenangkan orangtuanya.


Melihat orangtuanya masih diam akhirnya Jeffrod janji akan memberitahunya ketika sudah sampai di rumah,tuan dan nyonya Hugo setuju karena tak ingin putrinya lelah.Mereka berpamitan pada Queny.


Sesampai di kediaman keluarga Hugo Avi menceritakan apa yang terjadi pada perusahaan suaminya.


" Syukurlah mereka sudah di tangkap" kata tuan Alfred.


" Sayang sebaiknya kamu jangan bekerja dulu biar adikmu yang mengurusnya" kata nyonya Devira, mengkhawatirkan putrinya.


" Mom percayalah Avi bisa menghadapinya apalagi mereka yang sudah lama mempunyai niat buruk pada mas Zen, Avi akan menghadapi mereka dan Avi tak ingin menjadi lemah mom" kata Avi, melihat keyakinan putrinya akhirnya mereka percaya kalau putrinya bisa menghadapinya musuhnya.


" Jack, gimana pencarian tentang kedua cucu kami" kata tuan Alfred, tak sabar menemukan kedua cucunya.

__ADS_1


" Kami sedang mengusahakannya tuan" kata Jack, mereka menanggukan kepalanya.


" Mom, dokter Queny orangnya baik juga cantik pasti yang menjadi suaminya beruntung" kata Avi


Uhuk uhuk uhuk.


Tak sengaja Jeffrod yang sedang minum kopi batuk mendengar perkataan kakaknya.


" Sayang tak apa? " nyonya Devira, Jeffrod menanggukan kepalanya berbeda dengan Alfred menatap bos sekaligus sahabat heran.


" Untuk apa kau mengatakan hal itu Avi" kata nyonya Devira, mengingat perkataan putrinya.


" Mommy setuju sekali tapi apakah adikmu itu mau lihat dia hanya sibuk dengan pekerjaan " kata nyonya Devira, menatap putranya dengan kesal sedangkan Alfred mencoba untuk menahan tawanya.


" Mom, kak jangan bicara sembarangan dia hanya dokter yang merawatmu" kata Jeffrod, mengajak Jack ke ruangan kerjanya.


Melihat kepergian Jeffrod mereka hanya menggelengkan kepalanya.


" Kalian jangan bicara sembarangan biar Jeff yang menentukan kebahagiaannya, sebenarnya daddy juga menyukai dokter itu" kata tuan Alfred, meninggalkan istri dan putrinya yang saling tersenyum.

__ADS_1


Beberapa hari kemudian anak buah Jack belum juga menemukan keberadaan orang yang diduga merawat kedua anak Avi, apalagi dokter atau lainnya tak pernah membawa anak selain pasien dan Jeffrod terus menyuruh mereka mencari.


Sedangkan pihak lain Steve Emanuel sedang marah besar orang suruhannya yang sebelumnya sengaja ia tugaskan untuk menghancurkan perusahaan Felix dari dalam tertangkap polisi.


" Sial ternyata istri Zen tak dapat di remehkan setelah sadar dari koma ia langsung memimpin perusahaan suaminya dan menangkap mereka" kata Steve Emanuel, dengan mata merah bertanda ia sedang marah besar.


" Tuan, apa yang harus kita lakukan sekarang? " Erik, orang kepercayaannya.


Steve Emanuel memenjamkan matanya tiba saja ia mengingat ketika Avi kabur membawa kedua anaknya ketika kejadian masa itu dan ketika ia menemukan Avi hanya dirinya sendiri dan kedua anaknya tak ada.


Steve Emanuel tersenyum smirk seakan ia menemukan cara untuk menghancurkan Avi.


" Erik selidiki tentang kedua anak wanita itu" kata Steve.


" Maksud tuan? " Erik.


" Aku yakin kita telah melewati sesuatu saat malam itu dan hanya wanita itu yang kita temukan tidak dengan kedua anaknya" kata Steve, Erik sadar atas apa yang di katakan bosnya ia menanggukan kepalanya mendengar perintah bosnya.


" Avi kali ini aku pasti bisa menghabisimu dan mengusul suamimu" .

__ADS_1


.


__ADS_2