
Saat ini Jeffrod, Wefina dan lainnya berada di ruang VIP Jeffrod tak ingin membuang waktu lagi apalagi wanita di depannya ini sudah mendengarnya ketika Andrean memanggilnya om.
" Kalian duduk disana ya aunty ingin bicara dengan tuan Jeffrod" kata Wefina, tak ingin pembicaraan ini terdengar oleh Andrean dan Fina walau Andrean mengingat kalau orang ini omnya tapi Fina terlalu kecil untuk mendengarnya.
" Aunty" seru Andrean, menatap Wefina dengan tatapan sendu.
" Andrean percaya pada aunty kan, aunty takkan memberitahu hal ini pada mama aunty tahu mama takkan bisa menghadapinya kalian adalah hidupnya sekarang Andrean temani Fina disana ya" kata Wefina, dengan senyum meyakinkan Andrean semuanya pasti baik-baik saja.
Melihat kedua keponankannya duduk agak jauh Jeffrod meminta Jack menemani mereka.
" Sekarang apa yang ingin anda inginkan bukankah anda sudah mendengar semuanya" kata Jeffrod, dingin.
Wefina menghela napasnya ia merasa takut menghadap orang ini siapa yang tidak mengenal tuan Jeffrod Hugo apalagi saat ini mereka ada kerja sama, tapi demi kebahagiaan Quenny ia harus melakukannya walau Wefina tahu sahabatnya akan mengembalikan keduanya pada keluarganya tapi bagaimana dengan hatinya.
" Tuan, saya tak tahu harus mengatakan apa saya sangat mengenal Quenny kami bersahabat masih kecil, ia akan mengembalikan Andrean dan Fina pada keluarga kandungnya saya yakin itu tapi saya takut hati dan perasaannya".
__ADS_1
" Bagi Quenny mereka adalah dunianya setelah orangtuanya meninggal mereka bertiga selama lima tahun ini banyak menghadapi cobaan, apalagi banyak orang menghakimi dirinya seorang gadis baru saja tamat sekolah merawat dua anak yang bukan darah dagingnya tapi Quenny mengacuhkannya, jika anda mengatakannya yang sebenarnya saya takut sesuatu yang tak saya bayangkan tapi saya janji akan mengatakannya pada Quenny suatu saat " kata Wefina, menghapus air matanya.
Jeffrod membenarkan apa yang dikatakan Wefina gadis itu takkan mudah percaya.
" Baiklah saya akan memberi anda waktu 3 minggu untuk memberitahu pada nona Quenny tentang hal ini, anda harus tahu kakak saya sekalugus ibu mereka merindukan anak-anaknya" kata Jeffrod.
Di kursi sebelahnya jack tawa kecil mendengar kekucuan yang di lontar oleh Fina sedangkan Andrean hanya diam ia memikirkan Quenny, ia dan Fina tak ingin dipisahkan dengan Quenny yang sudah seperti ibunya.
Dia tahu saat ini maminya merindukan dirinya dan Fina tapi ia juga tak ingin terpisah dengan Quenny.
" Ya kak Fina juga merindukan mama, ayo kak nanti makanan untuk mama dingin" kata Fina. turun dari kursinya mereka temui Wefina diikuti oleh Jack di belakang.
" Aunty ayo kita ke tempat mama nanti makanan ini dingin dan tak enak lagi" kata Fina, memegang bajunya.
" Ya sayang kita ke tempat mama sekarang ayo kalian pakai tasnya" kata Wefina, membantu Fina memakai tasnya bergambar barbie.
__ADS_1
Sedangkan Andrean memakai tasnya sendiri Jeffrod tersenyum.
" Sebelum kalian pulang boleh om peluk" kata Jeffrod.
" Aunty siapa orang ini kata mama kita tak boleh memeluk orang yang tak dikenal" kata Fina, dengan polosnya Wefina tersenyum.
" Fina ayo" kata Andrean, menarik tangan adiknya ia tak berani melihat Jeffrod sebenarnya Andrean ingin memeluknya tapi tiba saja wajah Quenny yang tersenyum datang.
Wefina terkejut melihatnya dan meminta maaf pada Jeffrod atas perilaku Andrean.
" Tuan" kata Jack, melihat ketiganya keluar dari ruangan.
" Ayo kita kembali ke perusahaan Jack awasi mereka " kata Jeffrod.
" Baik tuan" kata Jack, mereka kembali ke perusahaan.
__ADS_1