Menjadi seorang ibu

Menjadi seorang ibu
Episode 57


__ADS_3

Tak terasa sudah sebulan berlalu semenjak Avi di periksa oleh Queny dan Avi hanya fokus pada perusahaan peninggalan suaminya, Jeffrod dan Jack terus mencari keberadaan orang yang mencari kedua keponankannya.


Sedangkan Steve Emanuel seakan hilang bumi tak ada kabar yang terdengar tapi tak membuat Jeffrod lengah, sebab ia tahu orang seperti Steve tak semudah itu melepas kakaknya.


Di kediaman Quenny


Andrean dan Fina sedang bermain di ruang tengah ketika melihat Queny mendekat Fina segera mendekatinya.


" Mama ayo kita ke mall Fina merasa bosan" kata Fina, dengan wajah yang memelas.


Queny tersenyum melihat tingkah anaknya. " Jadi putri mama merasa bosan bukannya sedang bermain bersama kak Andrean" Queny, menggoda putrinya.


" Mama" teriak Fina, menggentakan kakinya merasa kesal.


" Hahaha, sayang kamu lucu sekali" kata Queny.


" Wah ada apa ini tawanya sampai terdengar di luar, loh kenapa dengan keponankan aunty yang cantik ini" kata Wefina.


Wefina datang ke rumah Queny ingin mengajak mereka liburan ia merasa pusing memikirkan pekerjaan.


Fina memberitahu Wefina kalau ia merasa bosan dan ingin bermain di mall.


" Ayo kita bersenang-senang aunty juga merasa bosan" kata Wefina, dengan semangat.

__ADS_1


" Hore kita pergi ke mall" Sorak Fina, Queny dan lainnya senyum melihatnya.


Dengan menggunakan mobil Wefina mereka menuju mall.


Di kediaman keluarga Hugo


Untuk menghilangkan rasa sedihnya dikarenakan kerinduan terhadap kedua cucunya nyonya Devira memilih pergi ke mall untuk menenangkan dirinya.


" Bibi bilang ke tuan kalau saya keluar sebentar jika tuan sudah kembali" kata nyonya Devira, pada pelayannya.


" Baik nyonya " sahut bibi. bibi memanggil supir untuk mengantar majikannya.


Di mall


" Quen lihat mereka bahagia" kata Wefina, Queny menanggukan kepalanya ia juga merasa senang melihat mereka bahagia.


Sedangkan nyonya Devira baru saja tiba di mall ia masuk salah satu restoran tak lupa memesan makanan, nyonya Devira senyum melihat anak kecil bersama keluarganya.


" Jika kedua cucuku sudah ditemukan aku pasti merasa bahagia sekali dan mengajak mereka kesini untuk bermain" guman nyonya Devira, tersenyum sedih.


" Kalian tak lapar sudah sejak tadi bermain" teriak Wefina, Andrean dan Fina tersenyum dan mendekati Queny juga Wefina.


Perusahaan Felix Grup.

__ADS_1


Avi bersama petinggi perusahaan membicarakan proyek terbaru yang akan mereka luncurkan.


" Pak bagaimana dengan modelnya? " Avi, pada manager.


" Semuanya sudah selesai bu dan pihak mereka bersedia model dari agensi bersedia bekerja sama dengan kita" kata manajer, Avi menanggukan kepalanya.


Kembali ke tempat Queny.


Setelah tiba di restoran Queny dan lainnya segera memesan makanan.


Saat mereka menikmati makanan tak menyadari nyonya Devira sudah melihatnya saat baru masuk.


" Bukannya itu dok Queny tapi siapa kedua anak itu sepertinya mereka sangat dekat" kata nyonya Devira, matanya terus memandang kedua anaknya Queny.


Deg


" Ya Allah ada apa ini kenapa kedua anak itu terasa tak asing bagiku " guman nyonya Devira.


" Sebaiknya aku kesana untuk mencari tahu" guman Nyponya Devira, berdiri mencoba mendekati Queny dan lainnya.


Sebelum nyonya Devira selangkah lagi tiba di dekat meja Queny, tiba saja supir mendatanginya dan memberitahu kalau tuan Alfred menghubunginya karena HP nyonya Devira tak bisa di hubungi.


Terpaksa nyonya Devira pulang walau ia sangat penasaran dengan apa yang baru saja ia lihat.

__ADS_1


" Aku akan meminta daddy mencari tahu".


__ADS_2