Menjadi seorang ibu

Menjadi seorang ibu
Episode 79


__ADS_3

Keluarga Hugo mengobrol di ruang tengah membicarakan Andrean dan Fina sedangkan di dapur mbak Ila menyiapkan susu di dapur.


Di dalam kamar


Fina yang sedang tidur tiba saja menangis memanggil Queny.


" Hiks hiks hiks.Bunda" Fina menangis hingga Andrean terbangun.


" Dek kenapa?" Andrean.


" Hiks hiks kakak.Fina mau Bunda" kata Fina.


" Dek tunggu ya kak panggil mbak Ila dulu ia membuat susu" kata Andrean, dengan sendunya ia juga merindukan Quenny.9


Dengan tangan kecilnya Andrean membuka pintu lebar agar Fina tak merasa takut ia turun tangga menuju tangga, Jeffrod dan Jack ingin ke ruang kerja melihat Andrean turun .


" Andrean" panggil Jeffrod, mendekatinya seperti mencari sesuatu. Mbak ila selesai dengan membuat susu untuk Fina ia senyum melihat Andrean tapi tak menyadari adanya Jeffrod dan Jack.


" Tuan muda mbak minta maaf lama tadi mbak membuat susu untuk nona kecil" kata mbak Ila, tiba saja ia terkejut melihat Jeffrod dan jack.


" Saya minta maaf tuan saya tidak melihat kalian" kata Mbak Ila, ada rasa takut ia rasa ketika Jeffrod menatapnya.


Sedangkan Andrean mengacuhkannya ia mendekati mbak Ila.

__ADS_1


" Mbak ila ayo kita ke kamar Fina menangis " kata Andrean.


" Astagfirurrah, tuan muda mari kita lihat nona muda. Tuan saya pamit " kata mbak Ila, pada Jeffrod dan Jack.


" Tuan muda" kata Jack.ia merasa sedih melihat Andrean bersikap dingin pada Jeffrod.


" Ayo kita ke ruang kerja" kataJeffrod, Jack mengikutinya.


Dalam kamar Fina dan Andrean.


Andrean dan mbak Ila tiba di lantai dua mereka terkejut mendengar tangisan Fina yang begitu keras.


Andrean segera lari dan mbak Ila mengikutinya dari belakang, mereka dapat melihat Fina menangis histeris di sudut ranjang ada Avi yang menangis berusaha mendekati putrinya.


Avi melihat putrinya baru saja bangun ia senyum dan berniat mengajaknya bicara.


" Tante siapa dimana kak Andrean" kata Fina, ia belum mengetahui kalau ia tinggal di kediaman keluarga Hugo.


" Mami tidak melihat kak Andrean mungkin ia di luar" kata Avi.


" Tante bukan mami, Fina mau sama mama hiks hiks hiks mama " tiba saja Fina menangis.


Avi segera mendekat mencoba memegang tangan putrinya tapi di tepis oleh Fina.

__ADS_1


" Hiks hiks hiks mama Fina maunya mama" kata Fina, menangis histeris.Avi menutup mulutnya menahan tangisannya saat itulah Andrean dan mbak Ila masuk.


" Fina, nona muda" kata Andrean dan mbak ila, mendekati Fina.


Andrean memeluk adiknya menghiraukan adanya Avi.


" Kak Fina mau mama terus kata tante itu mami pada dirinya" kata Fina.


" Nona muda ayo sama mbak ini ada susu nona nanti mama marah kalau tak diminum" kata mbak ila.


" Ya mbak Fina tak mau mama marah dan sedih,mbak nanti kita ke tempat mama ya .Pasti mama masih di rumah sakit Fina mau ketemu om dokter Ridwan" kata Fina.


" Ternyata nona muda ingin menemui om dokter bukannya mama" goda mbak ila.


" Ih mbak Ila, om dokter Ridwan sering beri Fina kue" kata Fina, tak menangis lagi Andrean senyum melihatnya.


" Mbak bawa Fina ke taman nanti Abdrean kesana" kata Andrean.Mbak Ila menanggukan kepalanya meninggalkan keduanya menuju taman.


" Andrean , mami hanya ingin dekat dengan adikmu" kata Avi.


" Aku harap mami tak membuat Fina menangis lagi" kata Andrean, dengan dinginnya.


Deg

__ADS_1


__ADS_2