Menjadi seorang ibu

Menjadi seorang ibu
Episode 60


__ADS_3

Para petinggi perusahaan saling melirik seorang pria yang tak muda lagi berusia sekitar lima puluh tahun berdiri ia sangat menentang kepemimpinan Queny entah apa yang ia rencanakan.


" Saya ingin mengatakan sangat menentang kepemimpinan anda dalam memimpin perusahaan ini " kata direktur utama.


Queny hanya tersenyum mendengarnya ia tahu pria ini sangat tak menyukainya sejak awal.


" Terus siapa yang berhak memimpin perusahaan ini,kalian tahu saya memiliki saham perusahaan terbesar. Jika anda ingin melepaskan jabatan dan saham yang anda miliki saya akan membelinya. Sudah lima tahun saya memimpin perusahaan ini dan memperoleh keuntungan besar saya kira alasan yang kalian utarakan hanya alasan yang tak beralasan" kata Queny.


Mendengar perkataan Queny mereka hanya diam dan direktur utama sangat emosi karena ia menginginkan posisi yang dimiliki oleh Queny, yang dikatakan Queny benar ia hanya memiliki saham sebesar 10% begitu pula dengan petinggi lainnya karena Queny memiliki saham 55% peninggalan ayahnya.


" Saya kira sudah tak ada lagi yang kalin sampaikan " kata Rega, mengingatkan agar mereka tak mencari masalah lainnya. Kemudian para petinggi meninggalkan ruangan rapat hanya Queny, Rega dan Wefina tinggal di ruangan.


" Uh akhirnya mereka pergi juga, Queny seharusnya mereka di pecat agar tak mencari gara-gara kemudian harinya" kata Wefina.


" Tak semudah itu Fin kita akan memperhatikan mereka jika kembali membuat ulah baru kita memberinya pelajaran. Sebaiknya kita ke ruanganku karena harus memeriksa berkas" kata Queny, Rega dan Wefina mengikuti langkahnya.

__ADS_1


Queny memeriksa semua berkas terletak atas meja ia harus menyelesaikannya secepatnya karena kedua anaknya sudah menunggu.


Di kediaman Queny.


Andrean dan Fina baru saja menyelesaikan makan siang sambil menunggu bunda mereka pulang keduanya duduk di ruang tengah sambil menyaksikan acara kesukaan Fina.


" Tuan, nona muda sebaiknya tidur siang" kata bibi.


" Kita mau menunggu bunda, bi" kata Fina, menguap merasa ngantuk.


Bibi senyum melihatnya ia tahu nona kecilnya sudah mengantuk.


Andrean dan Fina menanggukan kepalanya bibi membawa mereka ke kamar mereka setelah memastikan Andrean dan Fina tidur bibi keluar dan menyiapkan makan malam.


Perusahaan Hugo group.

__ADS_1


Jack sudah sampai di ruangan Jeffrod. Jeffrod menatapnya sambil menunggu berita yang ingin disampaikan Jack.


" Apa yang kamu dapat, Jack? " Jeffrod. Jack segera memberitahu kegiatan Queny selama satu hari.


" Jadi dia hanya disibukan di rumah sakit, tapi untuk apa ia ke perusahaan Frederic Group? " Jeffrod.


" Sepertinya ia menemui sahabatnya Jeff" kata Jack. Jeffrod meminta Jack terus menyelidiki Queny ia yakin dengan apa yang ia duga.


" Semoga apa yang aku kira benar dan mereka memang dalam pangkuannya" guman Jeffrod, memenjamkan matanya mengingat kedua keponankannya.


Jeffriod mengajak Jack kembali ke kediaman keluarga Hugo.


Avi Hugo selama beberapa bulan ini sengaja menyibukan diri karena tak ingin mengingat luka di hatinya, walau sekali ia menangis mengingat kedua anaknya yang belum juga ditemukan.


Avi berada dalam kamarnya menatap foto keluarga kecilnya.

__ADS_1


" Mas aku minta maaf karena tak bisa melindungi kedua anak kita bahkan aku membiarkan wanita itu membawa mereka entah kenapa ketika itu aku yakin mereka terlindungi jika bersamanya" kata Avi.


Tanpa disadari Avi kedua orangtuanya melihatnya dengan tatapan sedih tapi mereka hanya berharap agar kedua cucu mereka kembali.


__ADS_2