
Setelah kejadian yang membuat mereka berdua panik, Gaesha memutuskan kalau mereka harus mengakhiri hubungan ini sekarang.
"Gaga ingin putus, Gaga tidak ingin papa marah"
Ya mereka berdua adalah Gaesha dan Aily, mereka berdua memiliki nama panggilan khusus, yaitu Gaga dan Lily.
Aily terdiam sejenak, mencerna apa yang baru saja Gaesha katakan.
Setelah diam hampir semenit, dia menuju ke tempat duduk nya, terduduk lemas, se akan tidak percaya apa yang baru saja kekasih nya katakan. Hingga dia pun menangis sejadi jadi nya ketika sadar kalau perkataan Gaesha bukan candaan.
Gaesha yang melihat itupun menjadi merasa bersalah, dia menghampiri gadis kesayangan nya itu, dan melontarkan kata maaf, namun Aily semakin menangis, hati nya begitu sakit, ketika orang yang sangat ia cintai memutuskan hubungan dengan nya.
__ADS_1
Gaesha hanya bisa terdiam, dia tidak bisa berbuat apa apa, ia merasa tidak ada jalan lagi untuk bersembunyi, hati nya tidak tega melihat keadaan gadis yang selalu ingin di manja oleh nya, akan tetapi dia juga lelah menghadapi sifat Aily yang kekanak-kanakan, cengeng, dan egois, dia juga ingin menghormati orang tuanya yang sudah merawat nya sedari kecil.
Anand teman dekat nya juga merasa iba melihat kondisi gadis yang sekarang sudah menjadi mantan kekasih teman nya, dia sudah beberapa kali membujuk Gaesha agar tidak gegabah dalam hal memutuskan, namun nihil..Gaesha tetaplah Gaesha, dia tidak akan mengubah keputusan nya lagi, dia hanya ingin berdamai, tanpa gangguan gadis itu, walau dia juga terpaksa memutuskan ini, tetapi dia tidak menyesali perbuatannya itu, Anand tidak bisa berkata kata, seperti nya memang tidak ada jalan lagi, dia hanya bisa berdoa agar memudahkan ujian yang tuhan berikan kepada Gaesha beserta Aily.
Aily masih dengan keadaan menangis sesenggukan, dia di tenang kan oleh beberapa teman sekelas nya, mereka bertanya tanya apa yang terjadi dengan Aily, baru pertama kali Aily menangis seperti ini.
Mereka merasa kasihan, saat mendengar penjelasan dari Aily, sungguh malang nasib Aily, pikir mereka.
Satu jam berlalu.
...----------------...
__ADS_1
"Gaga berjanji ya tidak boleh pacaran dengan gadis lain nanti"katanya sendu sambil menundukkan kepala nya, meremas rok putih yang ia kenakan.
"maksud Lily, Gaga tidak boleh pacaran dengan gadis lain nanti nya?mana bisa begitu!Gaga tidak mau!"ucap Gaesha tegas dengan wajah yang terlihat tidak terima.
sakit, itu yang Aily rasakan, kenapa dia begitu mudah tergantikan? sementara dia sendiri mati matian menahan sakit yang menjalar di hati nya, berusaha menghapus perasaan nya agar tidak semakin sakit. apa dia kurang tulus?apa selama ini cinta Gaesha palsu?
Aily kembali termenung meratapi nasib nya, sungguh sakit.
Aily sungguh tidak menyangka ini akan terjadi, hati nya seakan enggan untuk menerima fakta bahwa mereka kini telah "berakhir" ia selalu mengatakan "tidak mau" di sela sela tangis pilu nya, hal yang terjadi secara tiba tiba membuat nya tidak siap menerima hal itu, pria yang sudah menjadi rumah ternyaman nya untuk pulang selama ini telah memutuskan hubungan dengan dirinya.
kepala Aily terasa sangat pusing, hingga tubuh nya ambruk karena tak kuasa menahan beban ini, Aily pingsan.
__ADS_1
dia pun di bawa ke uks oleh teman teman nya, semua teman nya mengkhawatirkan kondisi Aily, yang terlihat sangat tidak baik baik saja, mata yang sembab akibat menangis terus menerus, dan wajah yang pucat.
Sedangkan Gaesha hanya menghela nafas panjang melihat kondisi Aily yang tidak sadarkan diri, dia sadar keputusan ini akan menyakiti Aily, tapi di satu sisi dia juga harus bisa menghormati orang tua nya, dan dia bertekad untuk menghilangkan rasa cinta nya yang mulai memudar sejak beberapa hari lalu, entah apa penyebab nya.