Menyesal Dua Kali.

Menyesal Dua Kali.
cafe pak Doni.


__ADS_3

*tringg


bel istirahat pertama terdengar nyaring di telinga para siswa.


sebagian siswa di masing masing kelas berhamburan keluar menuju kantin ataupun tempat lain nya yang berada di dalam sekolah, maupun di luar sekolah.


sementara itu Aily dan Gaesha masih berada di kelas.


"Lilyy!ayo istirahat dengan Gaga, nanti Gaga belikan permen kesukaan Lily, mauuu??"ucap Gaesha.


"Lily sedang tidak ingin permen, Gaga duluan saja"jawab gadis itu lesu, sembari menggeleng kan kepala nya tanda menolak.


kali ini dia sedang tidak bersemangat, entah apa penyebab nya, dan dia juga merasakan perut nya mulas, entah hal ini terjadi secara tiba-tiba dan membuat Aily lemah, Aily pun menidurkan kepala nya di atas meja itu seraya memegang perut nya yang masih saja terasa sakit.


Gaesha yang melihat nya pun menjadi kawatir dengan kondisi gadis itu


(kenapa Lily memegang perut nya?)batin Gaesha bertanya tanya.


"Lily tidak apa apa?coba lihat Gaga sebentar saja, Gaga khawatir dengan keadaan Lily."ucap Gaesha pelan, sembari mengelus punggung Aily dengan lembut.


Dengan terpaksa Aily menuruti kembali duduk dan berhadap hadapan dengan Gaesha yang menatap nya dengan raut wajah kawatir.


"loh Lilyy kenapa bibir nya pucat seperti ini??Lily sedang sakit?sini Gaga antar ke UKS"Gaesha sedikit terkejut melihat bibir pucat Aily, pria itu begitu mudah mengkhawatirkan Aily kini.


-UKS adalah singkatan dari usaha kesehatan sekolah.


*Aily menggelengkan kepala nya kembali


"Lily tidak apa apa...Lily hanya membutuh kan istirahat, Gaga tidak perlu khawatir ya, Gaga istirahat duluan saja"ucap nya sembari memaksakan untuk tersenyum agar pria itu tidak semakin larut dalam kekhawatiran.

__ADS_1


"hmm yasudah, kalau seperti itu Gaga ke cafe pak Doni dulu ya, Lily kalau ingin tidur, tidur saja dulu disini, nanti kalau istirahat nya sudah berakhir Gaga bangun kan"jawab Gaesha dengan terpaksa, agar tidak menggangu istirahat Aily di kelas, dan Gaesha mengacak ngacak rambut Aily, lalu keluar dari kelas itu.


*di cafe pak Doni


"wah wah ini dia si bucin akut baru datang"


-Kata Bucin adalah kependekan dari istilah budak cinta. Istilah budak cinta yang digunakan merujuk pada pria atau wanita orang yang tergila-gila akan cinta, orang tersebut mau melakukan apapun demi orang yang dia cinta.


"ngapain saja di kelas sha?tumben mengatakan ingin menyusul kita"


"mungkin sedang mengurus si Aily, soal nya tadi aku sempat melihat Aily seperti sedang menahan sakit di perut nya, dan bibir nya begitu pucat."


"Aily kenapa sha?sakit tu bocah?"


"sakit apa dia sha?"


Cecar teman teman Gaesha yang sedari tadi menunggu kedatangan nya di meja yang tidak jauh dengan cafe yang sering mereka datangi disaat istirahat, cafe itu berada di samping sekolah mereka.


 Gaesha, Anand, Endra, dan Ivan memang sudah sangat akrab dengan pemilik cafe itu, yaitu pak Doni, setiap berkumpul pasti ada saja yang menimbulkan gelak tawa di antara mereka, tempat sejuk dan bersih dari sampah plastik yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan yang serius, dan bisa membuat orang orang tidak nyaman saat melihat sampah plastik berserakan, pak Doni selalu menyediakan tempat sampah agar para pelanggan bisa membuang sampah nya di sana dan tidak akan mengotori lingkungan sekitar.


"aiss kalian ini, diam, aku juga tidak tahu Lily kenapa"ucap Gaesha sembari menekuk wajah nya.


"haiss cepat sekali kesal nya, sudah sudah ayo kita duduk disana, aku sudah lapar, ingin membeli makanan"Ucap salah satu teman Gaesha yaitu anand.


Mereka pun menuju meja yang sering mereka tempati setiap beristirahat.


"eh kalian!mau pesan apa?sini pak Doni buat kan secara khusus dehh buat kalian"ucap pak Doni yang tiba tiba muncul dari belakang Gaesha dengan senyuman merekah.


"waduhh pak Doni hari ini begitu bersemangat, pasti istri bapak tidak mengomel lagi, iyakan pak?"goda Endra sambil memicing kan mata nya, dan membuat buat wajah seperti menyelidiki atau curiga pada seseorang.

__ADS_1


"suss Endra suss"ucap Gaesha secara tiba tiba sambil mengikuti raut wajah Endra yang terlihat seperti orang sedang curiga.


-Sus adalah akronim yang berarti suspicious atau mencurigakan. Kata ini sering digunakan untuk menggambarkan pesan atau unggahan yang mencurigakan atau menimbulkan tanda bahaya.


Sus dapat digunakan sebagai peringatan kepada orang lain atau cara untuk mengungkapkan keraguan terhadap sesuatu


"hahaha benar tuh kata Gaesha, wajah mu sangat sus"ucap Ivan dan Anand hanya bisa terkekeh melihat wajah Endra yang memang terlihat seperti orang menyelidiki.


"omong omong tentang istri bapak, memang iya sih hari ini dia tidak mengomel, malah sebalik nya, sikap yang begitu lembut dan tidak mengoceh, kira kira apa ya penyebab nya?apa kalian tahu?"tanya pak Doni kepada


Keempat pria yang sering datang ke cafe nya dan sering menemani dirinya jika merasa bosan.


"bapak sedang beruntung itu namanya kalau istri bapak tidak mengomel kembali!"ucap salah satu teman Gaesha yaitu Anand


"hmm menurut kalian pasti ada penyebabnya kan istri pak Doni tidak mengomel seperti biasa nya, apa jangan jangan bapak memberi uang bulanan lebih?atau.."Endra tidak melanjutkan kata kata nya.


"atau apa Ndra?"tanya Gaesha dan pak Doni secara bersamaan.


"atauu istri bapak dapat sempat berkencan dengan pria lainn!!??"teriak Ivan yang secara tiba tiba berdiri dari tempat duduk nya, dan teriakan nya pun membuat sejumlah pengunjung di cafe itu menoleh dan menatap heran kepada Ivan, ada juga yang terkekeh melihat pemandangan menghibur ituu.


setelah mengatakan hal itu, Ivan pun kembali duduk di tempat nya dan dengan wajah tanpa dosa, sedangkan Pak Doni hanya bisa tepuk jidat dengan kelakuan bar bar Ivan yang sudah mengundang perhatian para pelanggan cafe nya.


-bar bar bisa di artikan: kelompok atau individu yang belum beradab, dengan sifat kasar dan kejam. Namun, dalam bahasa gaul, arti barbar sering digunakan untuk menggambarkan perilaku kasar, agresif, atau kurang sopan. Utamanya dalam interaksi sosial dan game.


"astaga Vann kamu mengapa berteriak di cafe bapak?"


"lalu, kamu tahu dari mana istri bapak berkencan dengan pria lain??"ucap pak Doni kembali dengan wajah yang terlihat masam karena kesal dengan Ivan yang telah berteriak di cafe nya sehingga mengundang perhatian para pengunjung dan mengatakan istrinya pergi dengan pria lain.


sementara Gaesha, Anand, dan Endra hanya bisa menahan tawa melihat ekspresi pak Doni yang terlihat begitu kesal karena kelakuan bodoh Ivan baru saja

__ADS_1


"hehe aku hanya bertanya pak, bapak tidak usah kesal begitu kali"jawab Ivan sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal, dan tersenyum tanpa dosa sambil memperlihatkan deretan gigi putih nya.


__ADS_2