
"heiii Lilyy, jangan ngambek dong"ucap Gaesha sembari melangkah menghampiri Aily yang masih berbaring dengan wajah yang di tekuk.
"hump! sana jangan mencari Lily! ketawa kan saja sampai puas"Aily begitu kesal terhadap Gaesha yang menertawakan nya, sehingga dia bad mood karena hal itu.
-Bad mood adalah kondisi ketika suasana hati sedang buruk.
" Lily jangan mengusir Gaga, maaf kan Gaga ya?"Gaesha mencoba membujuk Aily.
"tidak mau, balik ke kelas sana!"usir Aily kembali.
"yasudah Lily.."ucap Gaesha pasrah dengan wajah yang terlihat sendu.
Gaesha pun melangkah kan kaki nya perlahan ke arah pintu keluar uks, sementara Aily, dia beranjak turun tanpa mengingat jika perut nya sedang sakit, karena begitu kesal dia sampai lupa akan hal itu, untuk dokter yang bertugas di uks sedang berada di kamar mandi.
"akhhhh!"
*bruk
"shittt...sakit sekali..."
"hiks"
Gaesha yang mendengar teriakkan Aily pun menoleh ke belakang dan terkejut melihat Aily yang sudah terduduk di lantai sambil memegangi perut nya, Gaesha semakin terkejut karena banyak noda darah di lantai itu, kasur yang sempat Aily tempati juga ada bercak darah.
"Lily!!"Gaesha segera menghampiri Aily, lalu menggendong nya dan meletakkan Aily di kasur yang sudah berisi bercak darah, Aily terlihat begitu kesakitan, air mata terus saja mengalir deras.
"hiks...s-sakit, hiks.. Gaga...ini lebih menyakitkan dari pada tadi saat Aily di kelas, sakit..."ucap Aily sambil menggenggam erat jemari Gaesha, dan memeluk Gaesha erat, Gaesha yang tidak tega melihat keadaan Aily pun mulai meng elus elus rambut Aily pelan, hanya itu yang bisa dia lakukan karena Gaesha benar benar tidak tahu cara menenangkan gadis yang sedang menangis karena sakit perut.
*ceklek
__ADS_1
Dokter yang bertugas di uks itu, segera keluar dari kamar mandi karena mendengar teriakkan Aily, dan dia begitu terkejut melihat banyak noda darah dan Aily yang sedang menangis sambil memeluk Gaesha.
Melihat keadaan itu, dokter mengerti, lalu dia segera mengambil minyak kayu putih, agar sakit perut nya tidak semakin parah, dan membuat kan Aily air hangat.
beberapa saat kemudian, Aily mulai merenggang kan pelukan nya, dan mendongakkan kepala ke atas, agar bisa melihat wajah Gaesha, Gaesha pun menghapus sisa air mata Aily dengan kedua ibu jarinya, terlihat jelas gurat kekhawatiran di wajah pria itu.
"Gaga... maaf Lily memperparah kondisi Lily, karena sudah turun dari kasur tanpa ingat jika Lily masih kesulitan untuk berjalan karena sakit di area bawah Aily...maaf sudah mengusir Gaga..."
ucap Aily dengan mata yang berkaca kaca, sembari beberapa kali meringis karena sakit nya tak kunjung hilang.
"shtt..sakit..."ucap Aily lemah dengan mata yang kian meredup, Gaesha yang melihat nya pun menjadi semakin panik, karena kini Aily sudah tidak sadar kan diri di dekapan nya, dia pun semakin di buat khawatir melihat bibir pucat Aily.
"Lilyy! Lily!! Bangunn Lilyy, jangan membuat Gaga khawatir!!"ucap nya dengan wajah yang teramat khawatir, Gaesha pun merebahkan tubuh Aily pelan, bersamaan dengan itu, dokter telah tiba sambil membawa minyak kayu putih, dan secangkir air hangat untuk Aily, dia pun sedikit kebingungan karena tadi dia melihat Aily sedang menangis, tetapi kini Aily sudah terbaring di kasur dan wajah nya begitu pucat, lebih pucat dari sebelum nya.
"ada apa ini?apa Aily baik baik saja?"tanya dokter itu, yang membuat Gaesha sedikit tersentak karena terkejut, dia sama sekali tidak mendengar suara pintu terbuka karena begitu khawatir pada keadaan Aily yang sangat lemah.
"setelah Aily menangis, dia tidak sadarkan diri, aku benar benar mengkhawatirkan nya, dok tolong periksa Aily sekali lagi, aku tidak mau terjadi sesuatu pada Aily."
setelah memeriksa Aily, dokter pun mengoles kan minyak kayu putih yang ia ambil tadi, pada perut Aily, lalu beralih memanggil Gaesha yang sedari tadi terdiam sembari memperhatikan Aily.
"Gaesha, mau kah kamu membelikan pembalut untuk Aily? disini tidak ada persediaan pembalut sama sekali."
"iya dok"ucap Gaesha lalu bergegas keluar dari ruangan itu dan menuju parkiran , dia mengendarai mobil nya ke arah gerbang sekolah.
"hei, mau kemana kamu?ini sudah jam pelajaran, sebaik nya kamu memasuki kelas mu"ucap satpam sekolah yang sedang berjaga di sana.
Gaesha pun menjelaskan alasan nya keluar kelas, dan tujuan nya apa, satpam awal nya ragu, namun saat melihat wajah khawatir Gaesha, akhirnya dia mempersilahkan Gaesha keluar dari sekolah sementara waktu.
Gaesha mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi, beruntung di jalan itu sedang sepi.
__ADS_1
Setelah dia sampai di sebuah mall, dia segera berlari cepat menuju ke arah toko "khusus wanita" dengan terburu buru Gaesha mengambil sebungkus pembalut, dia tidak peduli dengan tatapan heran para pelanggan toko lain nya, karena hanya dia pria yang memasuki toko khusus wanita itu.
Kebetulan disaat Gaesha akan ke kasir, dia melihat dress hitam selutut, beserta dalaman nya, dan dia berniat membeli dress cantik itu karena seragam Aily telah terkena noda darah, tidak mungkin Aily akan tetap memakai nya.
Setelah membayar semua, Gaesha kembali berlari ke arah parkiran mobil, dia segera melaju dengan kecepatan tinggi seperti tadi karena begitu cemas terhadap Aily.
...----------------...
sesampai nya di ruang uks, Gaesha segera berlari menuju dokter, dan memberi kan pembalut yang baru saja dia beli di mall, kini tatapan mata nya beralih pada Aily yang sedang terbaring lemah, dokter juga mengompres kening Aily, karena badan Aily panas.
-Kompres Hangat bekerja dengan cara memperlebar pembuluh darah. Pembuluh darah yang melebar akibat suhu hangat dapat mempermudah pengeluaran panas dari tubuh. Oleh karena itu, kompres hangat merupakan metode yang tepat untuk menurunkan demam.
"Tolong ambilkan handuk kecil, beserta ember dan jangan lupa di beri air hangat yang sudah ku siapkan"
Gaesha mengangguk lalu bergegas menuju ruangan dokter, dia segera mengambil barang barang yang dokter butuhkan.
"ini dok"ucap Gaesha meletakkan barang itu di meja.
"baik, terimakasih"
"oh iya, satu lagi, tolong kunci pintu nya, dan tutup gorden, agar tidak ada yang melihat"
Gaesha segera melakukan perintah dari dokter, walau dalam hati nya dia sedang bertanya tanya apa yang akan dokter lakukan pada gadis kesayangan nya itu, namun sekarang bukanlah waktu yang tepat untuk bertanya.
Tanpa mengatakan apapun, dokter langsung melakukan sesuatu yang begitu mengejutkan Gaesha.
Apa yang dokter lakukan pada Aily?
dan apa penyebab Gaesha terkejut?
__ADS_1
Jawaban berada di bab selanjutnya😉
thankkss smuaaa, sudah mau meluangkan waktunya untuk membaca karya sederhana ku ini.