
MEREKA KEMBALI
by : kyy
Amanda gustiar (Season 2).
#part 1
happy reading
---------------------------------------------------------------------
Mereka yang sudah meninggal namun kepergian mereka tidak pernah diterima oleh semesta karena belum menyelesaikan urusannya selama didunia,mereka akan tetap bergentayangan meminta tolong ataupun sekedar menganggu manusia,Karena kematian mereka tidak diterima oleh langit dan bumi,mereka kembali untuk menyelesaikan semua urusannya didunia,siapa yang kembali?
Akankah mereka akan menganggu lagi ketenangan seorang amanda gustiar dan arifin najmi nadian yang sudah mulai bahagia?
Akankah manda membantu urusan mereka?meskipun membantu Jin atau hantu itu sangat bertentangan dengan Tuhan,Atau manda malah tidak akan pernah lagi berurusan dengan mereka.di season 2 manda story ini akan menceritakan semuah manusia yang sudah mati kini bergentayangan meminta pertolongan seorang amanda gustiar,Namun tidak semuanya Jin itu hanya meminta tolong,adapula yang akan kembali mengambil nyawa seorang amanda gustiar.
----------------------------------------------------------------------
Amanda Gustiar, Gadis cantik pemilik senyum dan mata indah,Yang mempunyai penyakit leukimia sedari dulu.Kini sekarang kembali dihantui,kembali diincar nyawanya oleh sesosok hantu yang mati tragis.Setelah kejadian hantu reysa yang hampir merenggut nyawa manda 3 tahun lalu,sekarang manda menjadi mempunyai mata batin atau bisa disebut dengan indigo,karena Reysa dulu pernah membuka mata batin manda.Mata batin manda sampai sekarang tidak tertutup lagi,Bukan karena tidak bisa ditutup namun manda semakin hari semakin sudah terbiasa dengan mata batinnya,dan dia tidak pernah menyesali hal itu,berkat reysa manda menjadi bisa melihat apapun yang tidak bisa orang lain lihat.
**
TRINK ( satu pesan dari esbatu).
"Bangun,aku udah dibawah." ucap arif didalam isi pesan itu.
"Hoaaaaaa, kebiasaan pagi pagi gini udah jemput ihhhh." ucap manda sembari bangun melangkahkan kakinya kekamar mandi.
seusai mandi dan berganti pakaian,manda segera kebawah untuk menemui arif yang sedari tadi menunggunya.
Krekkkkkk ( suara pintu)
manda membuka pintu pelan pelan,karena akan mengangetkan arif yang tengah duduk dikursi teras.
"Doarrrrrr." ucap manda namun arif hanya melihat manda dingin tanpa reaksi.
" loh ko ga kaget." ucap manda sembari mengerucutkan bibir mungilnya.
" ke bocah deh,lagian dari tadi kamu ngapain aja,sejam loh aku nunggu disini." ucap arif mengomel pada manda.
' nah kan pasti nih ngomellll' ucap manda didalam hati sembari tatapan tidak bersalah.
"Amanda gustiar, denger ga sih?.'' ucap arif sembari raut wajah kesal.
"deee--ngerrr, ih kan aku mandi udah gitu ganti baju,udah gitu dandan kamu ke yang gatau cewe aja sih, cewekan......" ucap manda bibirnya bicara tanpa remm,namun terpotong arif yang langsung mencubit lembut bibir manda.
"yaudah ayokk, ibu ibu kalau udah ngomel bee bibirnya dah lah gatahan." ucap arif sembari menarik tangan manda kemotornya.
"yakann aku.." ucap manda mencoba menjelaskan,namun arif tidak peduli malah jari telunjuknya menyentuh bibir manda.
"suttt,besok besok aku nunggu 24 jam juga gapapa." ucap arif sembari tatapan malas.
bibir manda melengkuh tersenyum sembari naik ke motor arif, hati manda bersorak menang.
"nah gitu dong pacar aku emang baik banget utututu akuu sayangggg ba......" ucap manda sembari memeluk arif dari belakang,namun arif menatap manda dingin.
"Stop!." ucap arif dingin sembari menepis tangan manda dari pelukannya.
'' lah kenapa." ucap manda bingung dengan sikap arif yang selalu berubah ubah.
"JIJI ALAY." ucap arif membuat manda berdecik kesal.
***
Mereka mengambil jurusan yang sama di salah satu kampus yang sama ya mereka mengambil jurusan Sastra,sama hal nya dengan affi.
sepanjang perjalanan manda memang perempuan yang tidak bisa diam,dia terus saja mengomel ngomel tidak jelas kepada arif meskipun arif selalu menjawabnya dengan deheman saja.
"Esbatu,aku ngomong panjang lebar dari tadi ga kamu denger?.'' ucap manda sembari mencubit pelan perut arif.
"awww, denger kan aku bales dengan deheman." ucap arif tanpa bersalah.
" ya ga boleh gitulahh, kan aku nyari topik susah." ucap manda sembari raut wajah kesal.
'' siapa suruh nyari si topik." ucap arif dingin.
" lahhhhhhhhh....." ucap manda benar benar kesal.
'' udahhhh, bisa diem ga tu mulut,kenapa sih kamu ngomongg terus dari tadi ga kering tu tenggorokan." ucap arif sembari melihat manda dikaca spion.
manda hanya membalas dengan " Nyenyenyeneyee..'' ucap manda sembari memoyongkan bibirnya.
'' iwhhhhhh..." ucap arif bergidig melihat manda seperti itu.
namun manda tiba tiba diam,dan suasana mulai hening ketika.
''Yoga." ucap manda matanya tertuju kepada seseorang yang berdiri di pinggir jalan.
"hah apa?." ucap arif namun manda tidak menghiraukannya.
' tadi yoga kan? bukanya dia udah meninggal? gamungkin gaaa masa iya gue salah liat,tapi itu bener bener mirip yoga.." ucap manda didalam hatinya berbicara sendiri.
'' woyyyy." ucap arif membunyarkan lamunan manda.
"ada apa?.'' tanya arif lagi yang melihat wajah manda berubah menjadi tegang.
"gaa- gapapa, tadi aku cuma liat arwah korban kecelakaan doang.' jawab manda polos.
" aku gamau deh kamu liat mereka terus,lebih baik kamu tutup lagi aja mata batin itu." saran arif sembari mengengam sebelah tangan manda.
" nyeee gamauuu,dah lah gaspol lagi mangggg." ucap manda semari tertawa.
-------------------------------------------------------------------
(Tok Tok Tok) suara ketukan pintu dari belakang pintu kamar affi.
Affi yang tidak mempunyai semangat hidup dia lebih memilih,banyak berdiam diri dikamar,atau pergi kebukit hanya untuk mengujungi mantan kekasihnya yang sudah lama hilang.
hidup affi bener bener menyedihkan,dia tidak suka apapun dan tidak mau kuliah,selama 1 tahun kepergian kinan membuat affi seperti orang bego dan seperti orang yang tidak mempunyai arah hidup.
" fii kamu mau sampe kapan ngurung diri kayak gini, bangun sayang makan dulu" ucap tante sonia mamah affi.
affi hanya diam dan tidak membalas mamahnya yang berbicara dibalik pintu.
lalu affi bangun dan membukakan pintu,setelah itu dia kembali menatap jendela menikmati matahari pagi.
'' fi jangan terus terusan terpuruk kayak gini, ayodong mama ingin liat kamu kayak dulu lagi ceria dan selalu penuh dengan gelak tawa.'' ucap tante sonia.
"mama gaakan tau rasanya kehilangan.lebih baik mama pergi dari sini." ucap affi sembari tidak memalingkan tatapannya dari jendela.
__ADS_1
"affi..." ucap seorang wanita dari belakang dan itu bukan tante sonia melainkan wanita lain.
"affi ini alya,coba kamu lihat alya jauh jauh dari jakarta cuma mau nengok keadaan kamu." ucap mamanya affi sembari merangkul wanita yang disebut alya.
Alya ananda,gadis cantik,dengan postur tubuh modeling,berkulit putih bermata sipit dengan bibir tipis berhidung minimalis,Rambut yang terurai sebahu dengan bantuan catokan untuk mengikalkan rambutnya,membuat penampilannya lebih terlihat anggun dan good looking.Alya adalah sahabat kecil affi namun setelah smp alya harus pindah ke jakarta mengikuti papanya,setelah beberapa tahun tidak kebandung,mendengar affi hampir bunuh diri gara gara perempuan alya menyempatkan waktunya kebandung,hanya sekedar melepas rindu dengan affi.
affi melirik melihat alya yang tengah berdiri manis,lalu affi tersenyum.
" hai fi apa kabar?." ucap alya sembari memarken gigi rapih nya.
'' baik." jawab affi dingin.
" masa baik,keliatan kamu kusut banget" ucap alya kini mendekati affi.
tante sonia keluar dari kamar affi,dia membiarkan anaknya melepas rindu dengan alya.
" kamu kenapa?.'' tanya alya dengan tatapan lembut.
" gue gapapa ko al." ucap affi matanya seperti menyimpan banyak kesedihan.
" gapapa fi lo gaboleh terus terus gini, udah 1 tahun fi lo harus bangkit lo harus ngampus lagi." ucap alya sembari memengang erat tangan affi.
" ehehe,iya al lo bener gue juga pengen kayak dulu lagi,tapi bayangan dia selalu muncul diotak gue." ucap affi matanya kembali seperti akan meneteskan air mata.
" gaboleh gitu,sahabat gue gaboleh cengeng,gue tunggu dibawah lo siap siap ya, temenin gue gue pengen banget keliling bandunggg." ucap alya sembari berdiri dan keluar dari kamar affi.
'' anak itu masih saja seperti itu, selalu pergi tanpa persetujuan." ucap affi lalu menganti pakaiannya.
--------------------------------------------------------------------
" mau pesen apa?." tanya arif dingin kepada manda yang tengah duduk dikursi kantin.
" yang biasa aja ( roti keju+ air putih)." ucap manda sembari tersenyum lebar.
"oke." ucap arif dingin dan pergi memesan.
manda asik mengutak ngatik hpnya dan setelah ia melihat kearah taman kampus ada sosok itu lagi,sosok seperti yoga,mengikuti manda.
"yoga?." ucap manda membulatkan matanya.
lalu mata manda kembali diarahkan ke arah lain,dia tidak mau kejadian 3 tahun lalu terulang lagi dimana ia harus diikuti dengan hantu.
namun setelah manda melihat pohon besar, manda melihat seorang perempuan sedang melayang memakai baju sekolah SMA sangat lusuh sekali,sembari rambut acak acakan.
'' lah dikampus ada ya hantu anak sma." ucap manda lalu kembali melihat ponselnya.
namun tiba tiba ada yang menepuk pundak manda.
PUK,manda melihat kebelakang dan betapa terkejutnya dia melihat hantu anak sma tadi mendekatinya dan menatapnya tajam.
wajahnya samar samar tidak dikenali oleh manda, namun tatapan mata itu seperti nya manda mengenalnya, rambut gimbal lusuh itu meneteskan air dan sebagian menutup wajah hantu itu, pakaianya sangat kotor seperti orang yang baru bangkit dari dalam tanah sangat banyak lumpur dan sangat dekil.
bau nya menyengat membuat manda sedikit mual, karena baunya bau bangkel orang yang sudah busuk.
manda membulatkan matanya,jantungnya berdetak cepat dan clak clak clak, tetesan darah dari hidung manda kembali menetes karena terkejut.
"Hai amanda gustiar,Aku kembali." ucapnya sangat lirih dan nyaring ditelinga manda, suaranya seperti suara yang pernah manda dengar.
"man." ucap arif sembari membawa pesanan manda dan menaruhnya dimeja.
lalu seketika sosok itu hilang dan manda masih terkejut.
arif melihat manda dengan terkejut karena manda mimisan lagi.
"aaa-kuuu barusannnn liatttt dia rif.'' ucap manda sembari menutup wajahnya dengan kedua tangannya.
"udah udah sini jangan dipikirin,nanti aku akan tutup mata batin kamu." ucap arif sembari memeluk manda yang tengah bergemetar.
'' rif tapi ituuuuuu.." ucap manda namun arif memotonya.
" sutt..." ucap arif sembari mengelus rambut manda lembut.
manda merasa tenang ia langsung meneguk air botor itu sampe abis setengahnya.
" aus?.'' tanya arif dingin.
" shok." jawab manda sembari menyambar roti kejunya.
"pelan pelan." ucap arif yang tidak tahan melihat manda memasukan potongan rotinya sekaligus kemulut mungilnya.
hingga bibir manda nampak lucu karena kepenuhan makanan.
"ohokk ohokk." ucap manda lalu meraih air dan meneguknya.
" tuh kan kata aku juga apa pelan pelan sayang." ucap arif yang membuat manda terkejut dan menyemburkan air ke muka arif.
Byurrr, " ohokkkkkk..." ucap manda sembari tangannya menepuk nepuk dadanya.
" astaga." ucap arif melihat manda tajam.
" maaa--app aku kaget." ucap manda sembari tatapan memelas dan bersalah melihat seluruh wajah arif basah.
" aku lagi makan,liat nih batagor aku jadi batagor kuah semburan kamu." ucap arif lalu berdiri.
'' maap ayaanggggg maappppp." ucap manda memohon maap bersalah.
PLETAK
'' makanya kalau makan pelan pelan." ucap arif sembari menjitak kening manda.
" awww,iya maappppp,lagian kamuuu..." ucap manda sembari mengelus keningnya, namun terpotong karena arif sudah beranjak pergi.
" ayanggg mau kemanaa." tanya manda lalu arif menoleh dingin.
'' toilet." ucap arif lalu pergi membersihkan dirinya.
"iiiiii bego banget sii lo man." ucap manda sembari menghentak hentakan kakinya ke keramik kantin dan menepuk nepuk kepalanya sendiri.
lalu pergi menyusul arif.
-----------------------------------------------------------------------
" mau kemana si al?." ucap affi berjalan bersama alya dipinggiran taman kota.
" ffi lo ingat tidak? dulu kita suka main ayunan disini,tapi lo suka ngomong sama hantuu." ucap alya tiba tiba mukanya cemburut.
'' terus lo nangis pengen pulang karena elo tekut hantu ahaha." ucap affi tertawa kecil mengingat momen momen dengan alya.
'' aku seneng liat kamu ketawa gitu fi." ucap alya melihat affi.
" ehehe,terus lo ingat tidak al? pas kita naik kora kora lo malah nangis histeris pengen berhenti dan pulang karena lo takut jatoh." ucap affi sembari tertawa.
__ADS_1
" yaudah lah jangan diomongin itu dulu pas gue lagi udik udiknya fiii." ucap alya mukanya memerah karena malu.
" lu tuh masih sama aja ya al, kalau malu pipi sama hidung lo pasti deh merah." ucap affi melihat pipi putih alya memerah.
" makanya ayokk jangan nostalgia yang memalukan." ucap alya menarik affi.
**
" syukurlah kamu sudah lebih baik tanpa aku." ucap wanita dibalik masker dan topi hitam yang melihat affi tertawa bersama alya.
affi dan alya full time menghabiskan waktu bersama ditaman, mereka kembali melakukan hal hal masa kecil mereka dulu sembari penuh gelak tawa, affi sedikit membaik dari luka kehilangan kinan semenjak alya datang.
" al lo mau balik ke jkt kapan?." ucap affi sembari melajukan motornya.
" gatau fi gue mau sewa apartemen dibandung aja, gue mau pindah kuliah disini biar lo seneng teruss." ucap alya sembari menempelkan dagunya dipundak affi.
'' owh bagus sih, al lo pulang kerumah gue duluan ya gue mau ke suatu tempat dulu.'' ucap affi sembari melajukan motornya sedikit lebih kencang.
" lo mau kemana fi?.'' ucap alya penasaran.
" liat kinan dibukit." ucap affi matanya kembali teringat kinan.
" gue ikut fi.'' ucap alya sembari memeluk affi dari belakang.
affi melihat tangan alya melekat diperut affi,lalu affi merasa risih dengan alya.
" al jangan meluk gitu ga enak, dan lo pulang aja." ucap affi sembari menatap kedepan.
" sutt gaada penolakan pokonya gue mau ikut.'' ucap alya sembari mengeratkan pelukannya.
affi hanya pasrah saja dan membawa alya ke bukit indah yang banyak menyimpan kenangan dengan kinan.
**
affi menghembuskan nafasnya, dia melihat matahari yang sebentar lagi tenggelam, alya memegang tanganya erat.
" indah banget ya fi." ucap alya menatap affi.
" tempat ini dulunya tempat kinan, disini dia selalu berhalusinasi sampai terjebak dan ntah kapan dia kembali." ucap affi sembari menghebuskan nafas kasar.
'' kamu selalu kesini fi?." tanya alya.
" iya hampir tiap hari gue jemput kinan disini,tapi kinan belum juga kembali." ucap affi lalu menatap alya dalam.
deg deg deg jantung alya berdebar cepat,mata affi memanglah indah.
" yok pulang udah mau malem." ucap affi lalu berjalan mendahului alya.
**
" seadainya kamu tau, aku selalu disini fi,selalu menatapmu,dan aku sudah kembali,namun kamu tampaknya sudah bahagia dengan perempuan lain." ucap wanita yang berdiri di balik pohon sembari menyembunyikan wajah nya dibalik masker hitam.
-------------------------------------------------------------------------
21.00 mata manda melirik jam disampingnya, sesudah mencuci muka manda merebahkan dirinya dan membuka ponselnya.
selalu ada spam chat dari si es batu, walaupun setiap katanya dingin namun manda senang karena arif selalu memerhatikan manda dengan kedinginannya.
manda membuka isi pesan arif sembari tersenyum geli saat membaca isi pesannya
" jangan lupa cuci muka."
" makan obat."
" baca doa."
" jangan terus rindu aku."
" makasih loh batagor kuah semburannya."
DLL
begitulah isi pesan arif didalam ponsel manda sangat datar tanpa emot ataupun tanpa ucapan selamat malam dan tidur.
manda membalas semua isi pesan arif dengan kecerewetan dan stiker stiker alay nya.
membuat arif bergidig ngeri dan tertawa geli saat membaca isi pesan manda.
**
manda mematikan ponselnya dan merebahkan tubuhnya,dia memejamkan matanya.
namun suara seseorang dibalik jendela membuat manda bangun dan memaksakan kaki nya untuk melihat karena rasa penasarannya meronta ronta.
"mannn,mandaaaa tolonggg..." ucap seorang laki laki itu dibalik kaca.
manda membuka tirai kaca namun tidak ada apa apa.
"Hufsss,mungkin prasaan ku saja.'' ucap manda menutup kembali tirainya dan berbalik badan.
manda membulatkan matanya,dia melihat mayat yoga dihadapannya sedang menatap manda tajam.
tubuhnya sangat hancur,dan gosong seperti pertama kali manda lihat dijendela pas hari kematian yoga.
manda mundur dari hadapan yoga,matanya tidak berhenti berkedip.
" loo--oo maa--uu apaaa." tanya manda terbata bata.
'' toooo--longg.." bibir sobek itu bergerak meminta tolong.
" jangan ganggu gue..." ucap manda jantungnya berdetak tidak karuan.
" akuuuu kembalii manda." ucapnya lalu mendekati manda.
Clak clak clak,hidung manda kembali mimisan dan seluruh tubuh manda berkeringat dingin.
" jangggann.'' ucap manda lalu terduduk lemas.
"yang melakukannya bukan hanya aku, tapi kenapa hanya aku yang mati bego?." ucap yoga berteriak kini mata buruknya menatap manda dengan tatapan benci.
" iii--tu udah kisah masalalu yoga, jangan ganggu aku." ucap manda namun yoga malah semakin mendekati manda.
tangan penuh lalat dan belatung yang gosong itu mengcengkram pipi manda.
" aku kembali dan mereka juga kembali." ucap yoga lalu menunjuk ke pojok kamar manda.
manda terkejut melihat semuanya kembali,dan semuanya akan dimulai kembali.
#bersambung-
apa hayooo ngakuu kalian nungguin ya? yamaap up nya lama kan harus berhalusinasi dulu ahahha.
__ADS_1
berhubung ini part pertamanya amanda gustiar, aku minta sarannya dong, kalian suka tidak kalau alurnya gini eheheh:v?
siapa aja yang kembali?tunggu selanjutnya dipart part berikutnyyaaa.( aku up 1 hari 1 part ya guys,kalau ada waktu senggang diusahakan lebih):*