MEREKA KEMBALI

MEREKA KEMBALI
part 8


__ADS_3

" bukan sayang bukan kamu,tenang ini hanya halusinasi." ucap arif sembari menutupi mata manda dengan kedua tangannya,lalu berjalan kedepan tidak memperdulikan mayat yang tergeletak itu.


Alya affi dan kinan pun ikut shok,dan kinan semakin merasa bersalah karena membuat keadaan menjadi semakin jauh dari alur ceritanya.


Manda sedikit tenang namun kali ini arif yang terkejut,karena dihadapannya arif melihat Kinan menatapnya dan tertawa dihadapannya.


" Kinan." ucap arif lalu manda menatap nya.


" kinan dibelakang rif.'' ucap manda sembari merangkul tangan arif.


" kinan ini kinan man dia di depan.'' ujar arif sembari mengatur detak jantungnya yang terkejut.


"ada apa ka." tanya kinan sembari menyamai langkah manda dan arif.


"arif gue gatau apa yang terjadi pada arif.'' ucap manda, lalu kinan menepuk pundak arif lembut.


" ka ini kinan,sadar ka jangan terpengaruh dengan jin." ujar kinan lalu seketika arif sadar dan menatap kinan serius.


" hah..barusan gue liat lo disitu.'' ujar arif sembari menunjuk kedepan.


''udah ka udah istigfar ka.'' ucap kinan sembari mengelus pundak arif lembut,lalu affi menarik lengan kinan kesampingnya.


" apa si fi.." ucap kinan menatap affi yang terbakar api cemburu.


'' jangan deket deket arif,aku gasuka.'' ujar affi sembari semakin mengeratkan pengangannya.


"astaga lagi kayak gini juga sempet sempet nya cemburu.'' ucap kinan lalu tertawa kecil.


Sedangkan alya semakin memepet ke arah affi sehingga affi kesulitan bernafas karena di pepet oleh dua perempuan sekaligus.


" al bisa tidak lo jauhan dikit,pengap gue.'' ujar affi kepada alya.


" gabisa fi akutu ga bisa jauh jauh dari kamu.'' ucap alya sembari semakin mengeratkan rangkulannya.


"astagaaa alya jauhan dikit.'' bentak affi membuat alya sedikit melonggarkan rangkulannya.


Seketika diheningnya malam,Suara tertawa seorang Reysa menggema di angkasa membuat Manda semakin ketakutan dan bergemetar.


'' reysa..'' ucap manda ketakutan.


"Hahahahaha iya mannn,ini gueee lo pikir kalian bisa dengan mudah buat menjebak gue,TIDAK gue tidak akan mudah masuk kedalam jebakan lo Kinan." ucap reysa sembari menatap Kinan dengan tajam.


Reysa indriana,masih dengan pakaian smk nya yang lusuh dan tubuhnya yang mengerikan,wajahnya yang semakin memucat sembari banyak sekali bekasan goresan di wajahnya membuat menjadi semakin mengerikan,Bibir yang tersenyum lebar,sangat melebar sehingga mengenai telinganya,tampak sekali sepeti joker yang sedang tertawa,Didalam mulutnya cacing cacing kecil dan belatung kecil nampak bergelantungan dengan air liur yang sudah bercampur darah.membuat penampilannya semakin menakutnya.


Alya mata nya membulat sempurna setelah melihat reysa,kakinya bergemetar dan pita suaranya hilang tidak bisa dilontarkan,sepanjang hidupnya baru kali ini alya melihat hantu dengan sangat menyeramkan,sehingga membuat dirinya shok dan BRUKS,alya pingsan di tempat.


"Bang kenapa abang membatah perkataan reysa,kenapa abang masih mendekati perempuan penyakitan ini.'' teriak reysa sembari mendorong manda.


"aghhh..." ucap manda yang terdorong namun arif menahannya.


"CUKUP jangan panggil gue abang,Lo bukan sodara gue,o iblis!.'' bentak arif membuat reysa semakin marah.


mata reysa menatap kinan dengan tajam lalu tangannya menjulur panjang menarik wajah kinan kehadapan wajahnya,sehingga wajah mereka saling berhadapan dengan dekat.


Kuku panjang reysa mengcengkram kedua pipi kinan,sehingga kuku nya menusuk sempurna kedalam kedua pipi kinan.


Kinan merintih kesakitan,darah nampak keluar dari pipi nya namun reysa malah semakin erat mengcengkramnya.


"Lepasin rey bangsat.'' teriak affi mencoba menarik kinan namun cengkraman rey malah semakin erat.


" oh jadi ini seorang Kinanty Rahayu,penulis yang mencoba membuka dunia halusinasinya,jadi elo yang akan menjebak gue di dunia halusinasi lo jadi elooo haaa."bentak reysa sembari semakin membuat kinan kesakitan.


"le--pasinn.." ucap kinan sembari bergemetar.


'' apa lo bilangg,Lepasin? oke.." ucap reysa lalu membanting kinan keantara pepohonan dengan keras sehingga kinan batuk mengeluarkan darah.


"jangan main main lo sama gue.'' teriak reysa sembari melotot.

__ADS_1


Affi berlari menghampiri kinan dan memeluknya.


" Reysa iblis,cukup pergi dari hadapan gue." teriak arif sembari amarah begitu menguasai tubuh arif.


" apa bang? gue ga denger ahahah.'' teriak reysa sembari tertawa.


" kamu harus kuat nan,jangan nyerah oke.'' ucap affi sembari mendekap kinan.


setelah itu tangan panjang reysa menarik manda dan mencekik manda.


"hari ini gue harus musnahin lo,perempuan penyakitan." ujar reysa sembari mencekik manda.


affi dan arif terkejut nyawa manda ada di ambang kematian.


" baca ayat kursi bego." teriak affi pada arif.


" gue gabisa fi.'' teriak arif sembari bingung harus apa.


"baca doa apa aja bego jangan diem mulu.'' teriak affi membuat arif hanya membacakan doa al ikhlas dan surat pendek al kafirun,namu reysa malah tertawa dan semakin mencekik manda.


"aghhhh...'' rintihan manda yang kesesakan bernafas.


arif mencoba menarik manda namun reysa begitu kuat sehingga kinan bangun dan berlari setelah itu membisikan ayat qursi di telinga busuk reysa sehingga tanganya melepas manda namun langsung meraih kinan dan membanting kintan kembali.


arif mendekap manda dan melindungi manda.


"astagaa kinan." ujar affi sembari berlari kearah kinan namun reysa menghadang affi sehingga affi terjatuh terbentur bebatuan.


Reysa mendekati tubuh kinan yang sudah tergeletak di antaraa tanah lalu kaki rey malah menginjak perut kinan dengan keji sehingga kinan muntah darah.


"Kinan.." ujar affi merangkak kearah kinan.


Namun dari atas alwi dengan sigap menendang Reysa sehingga reysa terbanting kearah pepohonan.


"alwiii.." ucap kinan lirih sembari tersenyum tenang.


"lo jangan takut ada gue nan." ucap alwi sembari berlari menendang kembali reysa dengan emosi.


" lo ga perlu tau gue,yang penting gue akan memusnahkan siapapun yang mencoba menyakiti kinan." teriak alwi sembari merubah tubuhnya menjadi mengerikan karena ia sangat emosi.


"oh jadi lo pahlawah kesiangan kinan." ujar reysa sembari tersenyum miring.


" jangan banyak bacot iblis." ujar alwi sembari mencoba menendang reysa,namun rey malah memegang kaki alwi sehingga alwi diputarkan dan dibanting kearah pepohonan.


"aghhhhh.." rintihan alwi.


"all udah cukup all udah jangan lawan dia,jangan meleburkan lagi keabadian lo demi gue al." ucap kinan sembari menangis,namun afi mendekap kinan.


"tidak kinan,gue akan menyelematkan lo meskipun gue harus musnah.'' ujar alwi lalu terbangun dan kembali melawan reysa.


namun lagi lagi alwi terbanting dan terguling guling karena rey sangat kuat,dan bukan tandingan alwi.


" oke lo mau musnah ya.'' ucap rey sembari terus menyiksa alwi.


"cukuppppp.." teriak kinan memberontak dia tidak tega menyaksikan alwi disiksa dihadapannya.


kinan mendekap alwi dan menghalangi alwi dari siksaan reysa.


namun reysa menarik kinan dan melayangkan kinan hingga kinan melayang diatas.


"lepasinnnn kinan." ucap alwi lalu bangun dan melesat mendekap kinan di angkasa,dengan tanpa aba aba reysa menjatuhkan keduanya sehingga alwi melindungi kinan agar kinan tidak terbentur.


'agh... al lo gapapakan? tidak al lo harus kuat." ucap kinan lalu alwi mengelus pipi kinan lembut.


"gue gapapa." ucap alwi sembari tersenyum.


namun reysa belum puas juga dia mencoba menusuk kinan dengan pecahan kaca,tapi dengan sigap alwi membalikan posisi kinan hingga alwi yang tertusuk.

__ADS_1


''aghhh,nan cepet baca ayat qursi." lirih alwi pada kinan,separuh diri alwi sudah terhembus.


"kalau gue membaca ayat itu lo juga ikut kepanasan al." ucap kinan sembari menangis.


"udah nurut aja." ujar alwi lalu kinan mengangguk dan membacakan ayat qursi.


alwii menutup telinganya dan menahan segala panas,lalu reysa hilang sembari tertawa cekikikan.


" lo musnah." ucap reysa sembari menghilang.


lalu alwi melemah tergeletak di pangkuan kinan.


" al maapin gue.'' ucap kinan sembari derai air mata mulai berjatuhan dengan deras.


"lebay lu nan." ucap alwi sembari tersenyum hangat.


" al lo gapapa kan al." tanya kinan dengan panik.


" gue ga papa gemoynya affi.'' ucap alwi sembari tertawa kecil.


'' syukur lah al gue sangat takut kehilangan lo." ucap kinan sembari memeluk alwi.


"Nan gue akan hilang,gue sudah seharusnya pergi ke atas,nan jaga diri lo baik baik,gue sekarang tenang ninggalin lo karena affi sekarang akan menjaga lo.'' ucap alwi sembari mengelus pipi kinan lembut.


" al,lo ngomong apa sih,jangan kemana mana al gue udah bilang diem diem jangan pergi.'' ucap kinan sembari air matanya tak mampu lagi ia bendung.


" kinan jangan lebay, gue akan tetap ada dihati lo dan menatap lo dari atas sana,dan gue akan jadi bintang paling terang yang menyinari malam lo.'' ujar alwi sembari menunjuk langit yang gelap gulita.


"enggaaa al jangan tinggalin gue, kalau lo pergi ke atas,nanti siapa yang nyuri uang dari ka gean,siapa yang akan bawa semua baju dan make up gue dari rumah,siapa yang akan ngasih gue sarapan pagi,siapa yang nyanyiin gue siapa al siapa,gue gamau kehilangan lo." ucap kinan tangisannya pecah seketika dihadapan awi.


"hey kinan dengerin gue, semua itu akan digantikan oleh affi,bukanya cinta lo hanya affi." ujar alwi sembari menghapus setiap derai air mata kinan.


"gue sayang sama lo al.'' ucap kinan sekali lagi mendekap alwi.


" gue juga mencintai lo nan,tapi gue sadar perasaan gue salah,oleh karena itu sekarang gue menyerahkan lo sepenuhnya kepada affi.'' ujar alwi sembari menatap alwi yang tengah merangkul kinan.


"jangan pergi al." ucap kinan dengan terkekeh nya.


alwi tersenyum lalu menatap mata affi dengan dalam bibir alwi mulai berbicara kepada affi.


"affi sekarang gue mau mengembalikan seluruh kebahagiaan lo yang pernah gue rampas,kinan wanita yang gue ajarkan berjalan semoga dengan lo dia tidak salah melangkah,gue selalu mengingatkan banyak hal disaat dia kehilangan ingatannya,semoga dengan lo dia dapat mengingat hal hal indah,kinan yang gue selamatkan nyawanya beberapa kali semoga dengan lo nyawa nya lebih berarti,tugas gue untuk melindungi kinan sudah selesai,sekarang gue mohon jaga kinan,dia masih manja dan masih suka meminum susu mentah,tolong ingatkan kinan fi kalau susu mentah itu tidak baik untuk sistem percernaan." ucap alwi sembari tertawa kecil.


"allllll apaan si lo,udah al jangan pergi.'' ucap kinan sembari menepuk lembut bahu alwi.


affi hanya tersenyum dan mengangguk mengiyakan semuanya perkataan alwi.


" sini nan deketan." ujar alwi tanganya meraih kepala kinan hingga kinan menunduk.


CUP,Alwi mencium kening kinan dengan lembut,itu adalah ciuman terakhir alwi untuk kinan,lalu kinan memeluk alwi dengan erat setelah itu tubuh alwi melebur terbawa hembusan angin.


Kinan semakin deras menangis dan dia sekarang sudah benar benar kehilangan alwi.


tatapan dan senyum manis alwi kini memudar dan menghilang yang hanya menyisakan suara terakhir alwi yang masih menggema di angkasa membuat kinan semakin terluka.


"Kinanty rahayu,kamu gaboleh cengeng aku ga pernah bener bener pergi,aku cuma lagi menjaga jarak sama kamu,aku akan tetap dihati kamu dan kamu akan tetap dihati aku,,terimakasih kinan dengan mu aku bahagia,dan aku akan tetap menunggu kamu disini dialam yang berbeda dimensi ini." suara alwi menggema dengan lembut diangkasa.


"alwiiiiiiii..." teriak kinan semakin memberontak yang ditenangkan affi.


Bagaimanapun alwi adalah hantu pertama yang selalu ada untuk kinan,yang mengajarkan kinan berdiri dan berjalan disaat lumpuh adalah alwi,dan yang membantu kinan mengingat kembali adalah alwi sampai beberapa fase kehidupan kinan alwi selalu ada melindungi tanpa syarat menemani tanpa diminta dan selalu menjadi teman sekaligus penghibur untuk kinan.


"Terimakasih al,terimakasih sudah pernah ada di kehidupan gue dan gue sangat bahagia pernah ditemani oleh sosok hantu seperti lo,maap gue hanya bisa merepotkan dan membuat lo harus pergi ke alam lo maapp al." ucap kinan ditengah tengah tangisannya.


-selamat jalan alwi semoga tenang dialam mu,tenang saja kinan mu selalu aman bersama affi dan arif.


#bersambunggg-


-cieee rinduu ya sama aku? eh sama afii arif manda kinan maksudnya eheheee, waw arif dan kinan sudah ada benih benih cinta nih bagaimana kelanjutannya ya uhuyy akan ada cinta segitiga lagi nih yang pastikan semakin memanasss ahahaha.....

__ADS_1


-seeyouuu di next part readerr:*


-mohon maap banyak typo:v


__ADS_2