
MEREKA KEMBALI.
By: ky
#part 9
_____
Amanda Gustiar,Gadis cantik yang lagi lagi nyawanya diburu oleh Para hantu jahat,Gadis itu bertemu seorang Kinanty Rahayu, seorang penulis yang memiliki kelebihan dalam hal berhalusinasi,Kinan berniat mengajak Manda untuk menjebak para hantu itu didalam dunia halusinasnya,Namun cara mereka salah mereka malah terjabak didunia halusinasi Kinan.Didalam dunia Halusinasi Kinan Mereka malah mendapat konflik percintaan Yaps, Arifin Najmi Nadian,Malah jatuh cinta dengan Kinan sehingga membuat masalah semakin rumit,Cinta Arif dan Kinan membuat mereka semakin terguncang dengan kesalahan kesalahan mereka.AKANKAH MEREKA KEMBALI? kembali kealam nyata?
~~
"Level tertinggi dari mengiklaskan adalah merelakan,Dan kebohongan terbesar adalah kalimat yang baru saja saya ucapkan."
Setelah kehilangan Alwi Kinan menjadi seseorang yang gampang sekali menangis,Namun AffI,AffI selalu menguatkan kinan.
Dunia halusinasi kinan bersama Manda belum berakhir dan mereka terjebak oleh dunia yang mereka ciptakan sendiri.
Malam menuju pagi itu,mereka semua tengah berkumpul memikirkan cara untuk membereskan semua urusan Manda.
Kinan tau ini semua salahnya,Jika saja dia tidak mengusulkan rencana bodoh ini mungkin semuanya masih di vila,tidak akan terjebak begini,Dan mungkin saja Alwi akan tetap di sisi nya.
Kinan mendongkak kan kepalanya menatap satu bintang yang sedang bersinar menyorot kearah nya,Kinan Memerjapkan matanya dan bibir nya berbicara.
"Al gue rindu.." rintih Kinan membuat AffI melirik nya,setelah itu memeluk tubuh mungil Kinan dengan. Penuh kelembutan.
"kamu harus sabar,Alwi selalu ada di hati kamu." ujar affi sembari mengelus lembut rambut Kinan.
"Fi apa Alwi akan kembali." Tanya Kinan kedua bola matanya menatap AffI serius
"Affi sudah tenang disana nan,dan jikapun kembali Alwi akan menjadi orang yang berbeda." Jawab affii membuat Kinan menatap bola matanya serius.
"Maksud kamu,Alwi akan terlahir kembali?." Tanya Kinan serius.
"Satu dua orang yang sudah mati,mereka akan terlahir kembali didalam raga yang berbeda."Jawab AffI sembari semakin mendekap Kinan.
"Al semoga elo terlahir kembali,terlahir menjadi anak gue suatu saat nanti."ucap Kinan sembari menunduk.
Karena malam semakin larut dan affi memejamkan matanya,Seraya untuk beristirahat dari penat nya hari ini.
Posisi mereka memang sangat lah tidak logis.Disamping kiri AffI terdapat Alya yang menyender ke pohon,gadis itu masih belum sadarkan diri,Sedangkan di sebelah kanan AffI, ada Kinan yang senantiasa didekap oleh nya,disebelah Kinan ada Arif dan disebelah Arif ada Manda yang menyender kan tubuhnya di dada bidang milik laki laki tampan nan dingin itu.
Sedari tadi Arif sangat tidak bisa tidur,pikirannya kacau kenapa dia terus memikirkan Kinan,Mata Arif melirik kesebelahnya,Hatinya sedikit ada rasa tidak enak karena melihat Kinan memeluk AffI yang tengah tertidur.
"Aghhhhh.... Kenapa sih gueee mikirin anak itu mulu.." ujar Arif menggurutu sendiri sembari menghentakan tangannya ke tanah.
Kinan terkejut serasa tangannya ada yang menepis, dia membuka matanya lalu menatap Arif.
"Ka Arif kenapa?" Tanya Kinan sembari melihat Arif aneh.
"Gue...gue...gapapa" jawab Arif sembari gelagapan.
Kinan tampak mengangguk ngangguk,namun tanpa aba aba Arif malah menarik tangan Kinan dan membawa nya menjauhi AffI dan yang lainnya
**
"Ka Arif lepasin,"Ucap Kinan sembari mengatur nafas nya yang tengah terengah engah, "Ka kaka kenapa sih gajelas deh" ujar nya lagi sembari benar benar menghentikan langkahnya.
",Emmmm Lo...Lo gapapa kan?." Tanya Arif Kinan tau Arif gelagapan,Namun wajahnya masih menampilkan wajah dingin dan so datar.
"Gapapa ko."Jawab Kinan sembari setengah tertawa.
"Maap guee...cuma mau mastiin Lo baik baik aja."Ujar Arif sembari melepaskan tanganya yang melekat di penggelangan tangan Kinan.
Kinan menatap mata Arif serius, Kenapa dengan es batu di hadapannya ini?
Kenapa tiba tiba menghawatirkan Kinan?
Eh...
Bukanya sedari tadi memang Arif tampak menghawatirkanya?, Aghhh kinannn so malu malu kucing dibuatnya.
"Kenapa gue ganteng?." Ucap Arif membuyarkan semua lamunan Kinan.
"Ehh" ucap Kinan sembari pipinya tampak memerah.
Arif hanya tersenyum sinis kearah Kinan lalu mendekati tubuh mungil Kinan,Wajahnya semakin mendekati wajah cantik Kinan dan matanya semakin dalam menatap dua bola mata indah Kinan.
"Kaa kakaa mau apa.." ucap Kinan sembari detak jantung yang tidak berhenti berdetak kencang,dan wajah yang mulai memanas.
Kakinya bergemetar sungguh ini lebih buruk dari pada melihat para hantu,Wajah tampan Arif lebih horor daripada deretan wajah terburuk hantu yang pernah dia lihat.
Jleb. Mata kinan malah menatap mata Arif lekat.
'Tuhannnnnn perasaan bodoh apa ini,jangan sampai gue malah jatuh cinta dengan esbatu ini."ujar Kinan didalam hati Sembari tampak bergemetar.
"Cantik."ucap Arif matanya tampak berkedip kedip sembari memerkan deretan gigi putih nya
Omaygat Kinan tampak canggung,hangus sudah pipinya sudah kebakaran dan mungkin Arif sudah mengetahui wajah nya semakin mirip kepiting rebus.
"Ahahahahaa...pipi kamu lucu" tawa Arif membuat lamunan dan rasa canggung Kinan buyar seketika.
"Iiiiiiiii Kaka apaan sih jauh jauh dari Kinan.." ujar Kinan sembari menepuk nepuk pundak arif.
"Aghhh.." rintih Arif sembari memegang bahunya.
"Ehh ...", Kinan terkejut perasaan tepukannya tidak keras tapi kenapa dia kesakitan,Aghhhh Kinan tampak panik.
"Maaapp ka,mana yang sakit." Ujar Kinan sembari mendekati bahu Arif dan menatap Arif serius.
Tangan Kinan mengelus bahu Arif,namun Arif malah menarik Kinan kedalam pelukannya.
Jleb, kenapaa kenapa es batu ini mendadak romantis.
Ada apa dengan dirinya,Dan ada apa dengan hati Kinan,astagaaa Kinan sudah melampaui batas BAPER seorang manusia.
Detakan jantung Arif sangat terdengar nyaring di telinga kinan,Apalagi Arif membisikan sesuatu kata yang membuat Kinan semakin jatuh kedalam hatinya.
"Gue suka Lo." Ujar Arif singkat dan dingin,namun sukses membuat Kinan melemas mendengarnya.
"Lo gaperlu balik menyukai gue,karena gue tau cinta Lo hanya AffI,Dan cinta gue hanya untuk Manda.Namun tetaplah begini menjadi orang asing yang benar benar gue suka." Ujar Arif lagi membuat Kinan semakin tidak sanggup mengatur ritme jantungnya.
"Ta-pi ka, kenapa Kaka suka Kinan." Ujar Kinan sembari menatap wajah Arif didalam dekapan Arif.
"Tanpa alasan,bukanya rasa suka itu datang tanpa aba aba? Jadi pertanyaan bodoh Lo,tidak gue terima." Ucap Arif sembari mencubit pelan hidung mancung milik Kinan.
"ARIF...", suara milik perempuan yang tengah bergemetar itu memanggil rilih Arif..yapsss suara itu milik gadis cantik yang tengah berdiri sembari menahan air matanya Amanda Gustiar,dia tidak percaya melihat pemandangan dihadapannya sungguh menyakitkan.
__ADS_1
Sontak Arif melepaskan pelukannya,dan Kinan tengah menunduk karena merasa bersalah.
Tak lama kemudian AffI yang berdiri dibelakang Kinan pun ikut melihat pemandangan yang Manda lihat,AffI tampak bertepuk tangan sembari tersenyum sinis.
"Lo mau rebut apalagi dari gue Rif,?." Ujar AffI sembari menatap Arif tajam.
Manda tidak kuasa menahan tangis yang sedari tadi dia bendung,dia tidak menyangka Arif melakukan penghiatan cintanya dihadapan matanya.Ternyata semua dugaan Manda benar,Arif diam diam menyukai Kinan.
Manda berlari sekencang kencangnya meninggalkan hal yang menurutnya sangat menyakitkan.
Sedangkan Arif mengejar nya dari belakang,Sungguh Manda salah faham dan dia tidak mungkin kehilangan Manda hanya untuk Mendapatkan Kinan.
**
"Kamu salah faham fi."Ucap Kinan bibirnya tampak bergemetar.
AffI tersenyum sinis,lalu mendekati kinan.sembari tatapan murka.
"oh ya?." Balas AffI setelah itu meninggalkan Kinan ditempat itu.
"Aghhh...." Ucap Kinan prustasi lalu mengikuti AffI.
Kinan mencoba melangkahkan kakinya,berusaha menyamai langkahnya dengan AffI, namun tetap saja laki laki itu tidak melirik Kinan sama sekali.
"Fii tunggu..AffI tungguuu.." teriak Kinan Sembari memegang tangan Affi
AffI tampak marah dia menepis tangan Kinan,lalu menatap Kinan dengan tajam.
"LO TAU HAL YANG GUE BENCI DARI SEBUAH HUBUNGAN? PENGHIATAN DAN PERSELINGKUHAN.JIJI GUE " ucap Affi sembari meninggikan suaranya,Bahkan Kinan terkejut karena AffI mengubah gaya bahasanya menjadi menusuk nusuk hati Kinan.
"Maaff tapi akuu gaa..." Ujar Kinan namun affi memotong perkataanya.
"LO CINTA SAMA ARIF? PERGI NAN KEJAR ARIF! LO ITU GA CUMA MURAHAN TAPI LO GATEL GANJEN LO ..AGHHHH.." Ucap AffI sembari mengepalkan kedua tanganya setelah itu menonjok batang pohon disampingnya sehingga berdarah.
Air mata yang sedari tadi Kinan bendung,kini menetes deras membanjiri pipi nya, kenapa kenapa AffI berbicara seperti itu?padahal bahkan dia belum mendengar penjelasan Kinan.
Kinan sangat terkejut AffI bahkan menunjuk nunjuk wajah nya.
Setelah itu tanpa mendengarkan Kinan AffI kembali berjalan dan meninggalkan Kinan.
"Affii..."Teriak Kinan sembari tetap mengikuti AffI.
Setelah tiba di tempat yang pertama kali AffI dan yang lainnya beristirahat AffI melihat Alya menangis ketakutan sembari merangkul kedua kakinya.
Sontak AffI langsung memeluk Alya sembari mengusap lembut rambut Alya.
Kinan yang melihat affi begitu lembut dengan Alya dia sangat tidak terima.
"Al tenang,ada guee sekarang gue hanya akan melindungi Lo." Ujar AffI sembari terus memeluk Alya.
Alya kala itu merasa puas dan aneh,kenapa human didepannya mendadak seperti malaikat,dan ada apa ini kenapa Gadis cacat itu malah menangis dihadapannya.
"Fii..." Ujar Kinan kakinya melemas dan terduduk di dedaunan.
AffI sama sekali tidak merespon Kinan dia malah semakin mendekap alya,setelah itu tanpa aba aba Alya malah semakin menjadi,dia mencium lembut kening affi.
AffI sontak jiji dengan perlakukan Alya,tapi kali ini affi tidak menggubris Alya dia malah balik mencium kening Alya.
DEG.
Dada Kinan semakin tertusuk melihat AffI mencium lembut kening Alya,dia berdiri lalu menarik AffI hingga AffI ikut berdiri.
PLAK
Kinan menampar AffI dengan penuh emosi,lalu AffI menatap Kinan semakin tajam.
"LO BILANG GUE MURAHAN FI? TAPI APA LO LEBIH MURAH DARI GUE! MUNAFIK CUIH!rendahan kalian cocok ffi! Sama sama RENDAH!."Ucap Kinan sembari meninggalkan AffI dan Alya.
Namun affi menarik lengan Kinan dengan kasar.
"GUE LEBIH JIJI SAMA WANITA GANJEN KE ELO NAN! GUE SALAH SELAMA INI NUNGGU WANITA KE ELO GUE SALAH! BENAR KATA ALYA LO ITU GATAU DIRI UDAH GUE TUNGGU SELAMA RIBUAN HARI TAPI APA? LO MALAH MENGHIANATI JANJI LO SENDIRI LO SELINGKUH! HAAA ALYA LEBIH BAIK DARI LO." Ujar AffI kepada Kinan.
Kinan semakin tidak kuat membendung air matanya,AffI telah menginjak nginjak harga diri nya.Sembari menahan perih di hati Kinan,Kinan tersenyum sinis.
"OH YA? EMANG SEJAK KAPAN GUE PACARAN SAMA LO!." Teriak Kinan berhasil membuat AffI merasa malu.memang benar selama ini Kinan dan affi tidak pernah saling mengungkapan ataupun pacaran.Mereka hanya dekat dan berkomitmen.
Alya bangun dan menatap Kinan sinis,Plakkk... Tangan Alya melayang sempurna di pipi Kinan,AffI sempat terkejut dan menatap Alya tajam.
"Dasar gatau di untung! Lo ngaca dong Lo itu jelek cacat! Masih mending AffI mau sama wanita jelek ke elo,GAPUNYA KACA LO? JANGAN SO KE PD AN JADI ORANG." Kata kata Alya mampu membuat Kinan merasa insecure lebih dalam,Dan Kinan semakin menangis.
Kakinya melangkah mundur lalu berlari dari hadapan AffI dan Alya,seiring tangisannya dia sangat ter isak Isak hatinya sangat sakit,karena Alya dan affi menjatuhkan rasa tingkat percaya diri nya.
Lalu,sesuatu menghadang Kinan hingga Kinan terjatuh.
Brugsss,Kinan tersungkur ke tepian pohon.
**
"Tunggu Amanda Gustiar kamu salah faham." Ucap Arif menarik tangan Manda.
Manda berbalik menatap Arif.
"Apa? Aku udah denger Rif aku udah denger! Kamu mencintai Kinan bukan? Silahkan Rif aku emang ga pantes buat kamu,dari dulu harusnya aku mundur,Aku penyakitan,Aku manja,Aku aneh,aku alay, bahkan aku sudah beberapa kali membuat nyawamu dalam bahaya! Aku pembawa sial bukan Rif? Bahkan kamu kehilangan adik mu itu juga gara gara aku!."Teriak Manda didepan Arif sembari menangis tak henti henti.
"Iya apa yang lo katakan itu benar." Ucap Arif sembari menatap Manda dingin.
Manda semakin dibuat tidak percaya kenapa Arif sejahat itu pada hatinya,Dia tidak menyangka selama 3 tahun ini bersama Arif dia hanya beban untuk Arif.
"Tapi gue tidak pernah mempersalahkan itu. Man,Gue sayang sama Lo gue gapernah liat dari segi fisik Lo,keanehan Lo,kemanjaan Lo,gaaa man gue bilang apa Lo salah faham." Ujar Arif menyambung kata katanya lagi.
"Tapi aku denger kamu bilang suka sama Kinan.", Ucap Manda kini dia berjongkok kedua tangan nya menutupi wajah nya yang semakin menangis menjadi jadi.
"Gue emang suka sama Kinan,Karena dia gadis kuat,tapi itu tidak meleburkan rasa cinta gue sama Lo." Ujar Arif sembari merangkul Manda untuk berdiri.
"Aku capeee Rif aku capeee ,kamu memang benar aku harus pergi dari kehidupan kamu.", Ujar Manda kini matanya menatap sempurna mata Arif.
"Tidak! Aku tidak pernah ingin kamu pergi Manda." Ujar Arif menegaskan.
"Aku salut sama Kinan, dia memang wanita cantik dan kuat Rif, pantas saja kamu menyukai Kinan."ucap Manda dan melepaskan tangan Arif.
"Kenapa si Lo harus jadi perempuan yang ribet man? Kan gue udah bilang gue tidak pernah menyesal berpacaran dengan Lo."Bentak Arif kesal.
Mata manda semakin tidak percaya kenapa dengan orang di hadapannya ini?Bahkan Arif Menganti gaya bahasanya menjadi kasar,dia tidak mengenali Arif.
Manda melepaskan cincin yang melingkar di jari manisnya.
Lalu menarik telapak tangan Arif,Manda menaruh cincin itu dan Arif menggenggamnya.
"KITA SELESAI! KAMU BEBAS SEKARANG."ucap Manda setelah itu berlari meninggalkan Arif.
__ADS_1
**
Kinan tengah menangis sembari menekuk kedua kakinya,sungguh dia sangat merindukan alwi.
"Al gue rindu Lo.."Ujar Kinan sembari menatap bintang yang menyorot padanya.
"Al kalau saja Lo ga musnah mungkin saat ini gue sedang meluk Lo,dan elo sedang nenangin gue.. Al gue rinduuu."Teriak Kinan sembari menangis.
"Al gue ingin ikut sama Lo,dunia gue buruk tanpa Lo Al,Jemput gue ,gue juga ingin keatas." Ujar Kinan sembari terus saja menangis
"Gue rindu Lo Al.", Rilih kinan sekali lagii matanya sangat lelah untuk mengeluarkan air mata
~
"Bagaimana? Sudah menikmati permainan nya?." Tiba tiba saja Reysa muncul dihadapan Kinan dan berbicara begitu santai.
"Hah.." mata kinan membulat sempurna kakinya mulai bergemetar kembali.
"Kata lo, Lo ingin menyusul teman hantu Lo?.baik gue bantu.." ucap Reysa sembari tertawa nyaring.
"Jangan ....jangan sentuh gue.."ujar Kinan gelagapan.
"Kenapa? LO gamau mati didalam halusinasi Lo sendiri?.Sayang sekali gadis cantik! Lo harus menyelesaikan cerita itu." Ujar Reysa kini semakin mendekati Tubuh mungil Kinan.
Srettt.....kuku panjang milik Reysa digoreskan sempurna ke kaki Kinan,sehingga Kinan meringgis kesakitan.
"Itu baru awal ahaha..... Lo harus tau dulu gue itu psikopat dan gue akan bunuh Lo.." ujar Reysa sekali lagi kini tangannya berada tepat di wajah Kinan.
"Tolonggg..." Teriak Kinan sembari bergemetar.
"Lo mau teriak? Silahkan gue ga takut.."ujar Reysa menantang.
Lalu Reysa mengeluarkan,Serpihan kaca tajam dari dalam perut nya.
Kinan bergidig ngeri melihat perut bolong milik gadis yang tengah menjadi hantu itu.
"Lo tau ini? Hahaha jelas Lo tau ini kaca dan kaca ini akan menyobek mulut Lo ahaa upsss kita mulai dari tangan." Ujar Reysa sembari meraih tangan Kinan dan SREKK....... Rey menggoreskan serpihan kaca itu di telapak tangan kedua gadis malang itu.
"Aghh..." Kinan melemas melihat darah bercucuran dari telapak tangannya.
"Upsss...maap, oke kita mulai merobek mulut Lo itu ." Ucap Reysa benar'benar iblis ,dia bahkan sudah dibutakan oleh dendam.
Ketika kaca itu akan menyentuh bibir Kinan,lengan Kinan ditarik oleh seseorang.
Mata kinan membulat sempurna,Ketika melihat gadis cantik itu tengah menolongnya.
"Kamu kenapa diam saja! Baca doa.'' Ucap Manda sembari melindungi Kinan.
"Owhhh,,,jadi sekarang kamu juga ingin mati Manda?. Ucap Reysa sembari tertawa cekikikan sangat puas melihat kedua mangsanya ada di hadapannya.
"Buruan baca....", Ucap Manda namun terpotong karena Manda ditarik oleh reysa tanpa aba aba.
"Nan aaaaaaa..." Ujar Manda ketakutan sembari melihat kebawah,Yapss dia melayang tinggi diatas jurang yang sangat curam.
"Ka Manda.." ujar Kinan sembari merintih ketakutan.
"Nan tolong..." Ucap Manda ketakutan.
"Bentar ka..Kinan lupa bacaannya.", Ucap Kinan mencoba mengingat ayat kursi.
Setelah itu karena kelamaan,Manda di banting kebawah untung saja kedua tanganya dengan sigap meraih akar pohon,sehingga dia bergelantung di atas jurang.
"Astaga...", Manda memejamkan kedua matanya dia sangat takut ketinggian,bagaimana ini dia sangat terkejut.
"Allahumaa..." Ucap Kinan namun sebelum melanjutkan bacaannya,Kinan ditarik dan Yapss dia sama sama bergelantung dibawah jurang.
Kinan memengangi dahan pohon yang mungkin sudah rapuh dia sangat takut bahkan kakinya tidak menapak apapun.
"Hahahaha....dengan sekali injakan kalian akan musnah." Teriak Reysa sembari tertawa lebar sangat lebar sekali sehingga bibirnya menyentuh telinga busuk nya.
"Rey tolongg jangan hukum kami." Rintih Manda seluruh badannya melemas melihat begitu dalam nya jurang ini.
Jurang ini mungkin sangat dalam ,jika saja Manda dan Kinan terjatuh dia akan terbentur ke pepohonan dan bebatuan di bawah..samar samar terlihat sungai kecil dibawah Ntahlah jika mereka jatuh kebawah mungkin nyawanya akan benar benar melayang.
CLAK CLAK CLAK.bahkan membayangkan saja membuat Manda pusing dan mimisan kembali..
Bagaimana ini jika Manda abruk pingsan mungkin nyawanya akan segera melayang kebawah.
Krekekkk, suara dahan yang Kinan pegangi kini sudah mulai rapuh dia sangat takut,kalau saja dahan itu patah mungkin Kinan akan mati didalam halusinasinya sendiri.Sungguh Reysa sangat keji lebih jahat dari ana.
**
Arif kala itu melihat Reysa sedang tertawa dengan tanpa aba aba,Arif mendorong Reysa kebawah jurang,Namun dia lupa bahwa Reysa tidak akan jatuh karena dia melayang..
"Aghhh sialll..,"Ucap Arif sembari menatap Reysa.
"Eh Abang...", Ujar Reysa sembari cekikikan.
"Apa Lo pergi.." ucap Arif sembari melotot.
"Lihat kebawah Abang.." ucap Reysa sembari tertawa dan menghilang.
Arif menundukan pandangannya,Matanya membulat sempurna melihat kedua gadis cantik sedang bergelantung dibawah jurang yang dalam.Tanganya langsung menarik tangan Manda.
Manda sempat tersenyum melihat Arif."makasih..," ucap Manda sembari menatap Arif lembut.
Kerekekkkk...batang pohon itu kini patah dan Kinan dia terlepas dari pegangannya.
Setelah itu dia melayang kebawah,Namun Arif melepaskan Manda hingga Manda melayang kebawah,Arif melepaskan Manda dan menangkap kinan.
Manda terkejut Arif melepaskan dirinya,Manda berteriak takut,Tubuhnya seperti di tarik gravitasi bumi dia terjun kebawah sembari tangannya menjulur keatas.
"Arif......." Teriak Manda sembari bayangan nya semakin menjauh dari pandangan Arif
Arif menarik Kinan,Kinan sudah diatas jurang,Arif sangat terkejut kenapa dia melepaskan manda.
"MANDAAAAAAA...." Teriak Arif sangat terkejut sembari terus histeris kini Manda sudah hilang dari pandanganya.
**
BRUKSSSSSSSSSSS ,Manda terjatuh diantara bebantuan badannya serasa remuk,dan kepalanya pusing darah mengalir dari setiap hidung dan mulut nya bahkan mungkin kepalanya juga mengeluarkan darah.
"Arif.." ucap Manda Sembari rasa kecewa semakin menggebu di hatinya.
Sesak semakin terasa didada Manda, Penglihatan nya samar samar gelap,dan ya Manda menutup matanya tidak kuat dengan segala rasa sakit ditubuhnya.
#bersambung-
- Maap kalau banyak typo.
__ADS_1