
Thamuz harus kembali ke Base menggunakan recall setelah terkena banyak damage dari turret lawan saat memaksa mendapatkan turret tanpa minion. Setelah kembali, ia mendengar temannya akan melakukan inisiasi perang terhadap lawan. Ia ingin membantu temannya, tetapi dirinya melihat Esmeralda melakukan permbersihan minion dengan cepat.
Ia pun bergegas ke turret miliknya, tetapi tak muncul sosok Esmeralda menghajar turret miliknya. Ia telah memikirkan jalur mana Esmeralda akan berotasi, jadi ia langsung mengingatkan, "Hati-hati, Esmeralda ke turtle!"
Tak berselang lama setelah pengingatnya, Esmeralda terlihat muncul di samping turtle pada mini map. Esmeralda datang untuk membantu temannya, Atlas dalam melakukan peperangan di area turtle.
Thamuz diuntungkan memiliki skill yang bisa membersihkan gelombang minion dengan cepat. Setelah tiga minion mati, Thamuz menggunakan Molten Scythes untuk mempercepat pergerakannya menuju area temannya berperang.
Kedatangan Atlas sangat mengejutkan Aldi dan yang lainnya. Atlas melaju menggunakan Perfect Match dengan kombinasi Flicker masuk ke inti utama formasi Aldi dan dua lainnya. Tak membiarkan mereka bereaksi, ia langsung menggunakan Fatal Links kepada ketiga hero lawannya. Roger, Khufra, dan Valir harus dirantai oleh rantai nan dingin miliki Atlas. Namun, hanya Roger dan Khufra yang terbanting, Valir meloloskan diri dan mundur dari area dingin milik Atlas.
Valir bisa kabur dengan Vegeance Flame miliknya. Ini adalah skill ultimate-nya, di mana skill ini akan meningkatkan Burst Fireball dan Searing Torrent serta memberikannya pelepasan pada semua efek crowd control yang diterima.
Menindaklanjuti Fatal Links Atlas, Esmeralda langsung melompat pada Khufra dan Roger menggunakan Falling Starmoon miliknya. Dia dan Atlas sama-sama memberikan damage tambahan menggunakan Stardust Dance dan Annihilate dari Atlas.
Tak berhenti di situ, Claude langsung datang menggunakan Battle Mirror Image dari area buff merah. Memberikan Art of Thievery untuk meningkatkan movement speed beserta attack speed miliknya, ia dan Dexter langsung menembakkan peluru secara beruntung dengan skill Blazing Duet.
Meski tak memiliki Demon Hunter Sword yang merupakan item penting miliknya, Claude bersama dua hero lainnya memberikan banyak damage kepada Roger dan Khufra. Serangan mereka sukses membuat HP keduanya turun hingga menyisakan sedikit saja lagi.
Kegembiraan musuh tak berlangsung lama. Valir tak membiarkan hero-hero lawan menyerang teman-temannya dengan bebas. Menggunakan Searing Torrent yang telah ditingkatkan, ia menghempas mundur tiga hero lawan tersebut bersamaan. Di ujung Searing Torrent, terciptalah dinding api yang lebar dan memberikan damage tambahan kepada musuh.
Ia meneruskan serangannya dengan Burst Fireball dan mengenai tiga hero tersebut. Bintang-bintang mengelilingi hero lawan, menandakan efek dari skill pasif miliknya, Ashing aktif dan membuat tiga hero musuh terkena efek Stun selama 1 detik lamanya.
Thamuz tak ketinggalan. Ia bergerak cepat tanpa memiliki Scythes di tangannya. Ia langsung melompat masuk menggunakan Chasm Trample kepada tiga hero musuh yang terkena efek stun, kemudian menggunakan skill ultimate – Cauterant Inferno. Lava membara disekitar Thamuz dan membakar lawan-lawannya.
__ADS_1
Sebelum datang bantuan, Roger ingin mundur menggunakan Restore Human Form yang mana akan memberikannya Shield yang bisa menyerap damage lawan karena HP-nya saat ini hanya tersisa kurang dari 20% saja lagi. Namun, Searing Torrent serta Burst Fireball dan kedatangan Thamuz membuatnya mengurungkan niat tersebut.
Melolong marah dengan skill Bloodthirsty Howl miliknya, ia meningkatkan attack speed beserta movement speed. Sekali lagi ia masuk ke dalam pertarungan dengan HP yang tersisa sedikit saja lagi.
Claude menjadi sasaran awalnya. Ia mencakar-cakar dengan cepat, kecepatan ini disebabkan oleh efek dari skill Bloodthirsthy Howl dan item Windtalker. Cakarannya serta serangan dari dua hero lainnya membuat HP Claude dan Esmerlda jatuh ke angka terendah. Waktu cooldown skill pamungkas miliknya telah selesai, ia pun langsung menggunakan Lycan Pounce.
"Triple Kill!"
Claude dan Esmeralda langusng menghilang karena cakaran ganasnya. Hanya tersisa satu hero saja lagi dan ini akan menjadi perolehan Maniac untuk Roger. Namun, Burst Foreball Valir menyelesaiakan titik terakhir HP milik Atlas dan terbunuh dibawah api ganas milik Valir.
"Enemy has been slain!"
"Host mendapatkan uang tunai sebesar Rp.30.000 dari membunuh 3 hero lawan."
"Host mendapatkan uang tunai sebesar Rp.60.000 dari perolehan [Triple Kill]."
"Malik parah banget. Maniac Aldi malah digagalin," kata Wisnu bercanda.
"Masa' gitu sih, Malik. Maniac teman sendiri kok disampahin," kata Jaka ikut meledek Malik sembari tertawa bersama Wisnu.
"Sumpah, aku enggak sengaja!" kata Malik buru-buru menjelaskan. Ia khawatir Aldi marah karena hal ini dan menjelaskannya sekali lagi, "Aldi, aku benar-benar tidak sengaja!"
Mendengar keseruan kawan lainnya, seorang remaja menyuarakan keluhannya. Ia berkata, "Enak, ya, kalian bisa war tanpa aku. Aku di lane bawah duel mulu sama Jawhead."
__ADS_1
"Sudahlah, kita push aja dulu," kata Aldi menimpali ketiga kawannya yang berisik sejak tadi. Ia juga mendengar keluhan dari temannya yang lain. Ia tertawa dan berkata, "Nanti kita war berlima. Kasihan Sandi ditinggal sendirian mulu gara-gara kita war di lane atas."
"Kalian ini, hiks!" keluh Sandi dilanjutkan dengan memeragakan suara layaknya orang menangis. Bukannya dibela, Malik dan lainnya malah mengejeknya. Seisi Discord pun dipenuhi oleh tawa mereka.
Sejak pertarungan di area turtle dimenangkan, mereka bisa memegang penuh kendali seluruh permainan. Alhasil, monster jungle milik lawan dihabisi oleh Roger dan hero lainnya tanpa menyisakan sedikit pun untuk lawan. Hal ini membuat Roger dan hero lainnya memiliki banyak item.
Waktu terus berjalan hingga permainan telah memasuki menit sembilan. Ini menandakan sudah waktunya untuk mengakhiri pertandingan. Jika tidak, maka kesempatan musuh untuk melakukan comeback semakin besar karena Claude dan Esmeralda merupakan tipikal hero late game.
Aldi dan teman lainnya pun berisap melakukan push penentuan pada musuh. Mereka bersama gelombang minion melakukan persiapan untuk menghancurkan turret inti musuh agar bisa mengakhiri dan memenangkan permainan.
Keadaan musuh sudah bonyok. Dua inhibitor turret mereka telah hancur karena gempuran ganas tim Aldi. Mereka hanya menyisakan inhibitor turret terakhir saja lagi di lane bawah. Hal ini membuat mereka tak bisa melakukan apa-apa lagi selain bertahan dan mengumpulkan uang untuk hypercarry mereka dari gelombang minion yang datang.
Gelombang minion telah datang lagi ke wilayah pertahan akhir mereka, Claude pun maju. Ia berusaha membersihkan gelombang minion menggunakan Blazing duet miliknya, tetapi ia tak menyangka Chou tiba-tiba muncul di hadapannya.
Chou sebelumnya telah menyiapkan gerakannya. Menyisakan gerakan terakhir dari skill Jeet Kune Do, ia mengejutkan Claude menggunakan Flicker dan membuat hero hypercarry musuh dalam keadaan airbone dengan gerakan akhir dari skill Jeet Kune Do. Tanpa membuang waktu, ia menggunakan Shunpo masuk ke area musuh dengan cepat dan langsung menggunakan The Way of Dragon, menendang Claude mengarah pada timnya.
Aksi Chou langsung dilanjutkan oleh Roger menggunakan Lycan Pounce dan langsung membunuh Claude. Damage yang diberikannya ini terlalu besar karena perbedaan level dan juga item sehingga Claude terbunuh secara instan.
Setelah kematian Claude, tim musuh terlihat tak lagi memiliki keinginan untuk bertahan. Aldi bersama teman yang lainnya langsung bergerak membersihkan lawan.
Meski harus membayarkan serangan ini dengan kematian Chou dan Khufra yang melakukan inisiasi serta menahan damage dari turret dan lawan, mereka berhasil menyapu bersih lawan.
"Wipe Out!"
__ADS_1
Pengumuman itu bergema di tanah Land of Dawn. Roger mendapatkan Triple Kill, sisanya didapatkan oleh Thamuz dan Valir dengan masing-masing satu kill. Tanpa adanya lagi lawan yang menahan, mereka menghancurkan pertahan terakhir lawan dengan mudah. Pemberitahuan kemenangan pun langsung menggema di masing-masing ponsel mereka.
"Victory!"