My Childish Girlfriend

My Childish Girlfriend
Bab 10 : Leo Storm


__ADS_3

"Bangs*t tuh geng sial*n. Pengecut" maki Ivan setelah mengetahui kejadian kemarin.


"Terus loe mau gimana?" tanya Emilio pada Manu.


" Gue akan menemui Leo" Jawab Manu.


"Kapan?" tanya Ivan.


"Sekarang!" kata Manu sambil berdiri dari sofa kebanggaannya di basecamp Thunder.


"Baguslah..." kata Alex setuju dengan Manu dan mengikutinya dari belakang.


""Anj*m banget boss kita satu ini" kata Ivan yang kaget Manu akan pergi menemui Leo sekarang juga.


"Kenapa??" tanya Emilio sambil berdiri dan akan menyusul Manu dan Alex.


"Kita g buat rencana gitu? yakali... kita dateng ke bascamp The Storm cuma berempat doang tanpa anak-anak lain." tanya Ivan.


Manu yang mendengar perkataan Ivan itu pun berhenti dan berbalik menatap Ivan.


"Loe takut??" kata Manu sambil tersenyum miring mengejek Ivan yang seperti ketakutan menghadapi The Storm.


"Gue g takut. Gue khawatir, wajah tampan gue ini babak belur akibat dipukuli anggota The Storm." jelas Ivan.


Manu, Alex, dan Emilio pun tak menggubris perkataan Ivan. Mereka bertiga meninggalkan Ivan.


"Eh bangs*t... Gue dicuekin. Di tinggal pula. Kampr*t!! Oi tungguin..." kata Ivan mengejar mereka bertiga.


"Mei gimana? Loe tinggalin?" tanya Emilio.


"Hmm... Udah gue hubungin. Ntar pulang gue jemput dia"


"Wah... wah..wah... Lihat siapa yang datang ke bascamp The Storm??? Bosan hidup loe pada?? tanya salah satu anggota The Storm yang melihat kedatangan Manu, Alex, Emilio dan Ivan.


"Panggil Leo" ucap Manu singkat


"Berani loe nyuruh ketua kita?? heh.. ngigo loe?" kata anggota The Storm.

__ADS_1


"Bac*t loe pada... cepat panggil ketua pengecut loe itu!" kata Alex emosi.


"Berani loe ngehina ketua kita... guys sera..." kata anggota The Storm yang terpotong karena Leo keluar dari bascamp.


"Ngapain loe ke bascamp The Storm?" tanya Leo.


"Akhirnya nongol juga loe pengecut.." kata Alex.


Manu mengangkat sebelah tangannya memberi isyarat pada Alex untuk tetap tenang.


"Maksud loe ngatain gue pengecut itu apa?? kata itu cocoknya untuk ketua Loe itu. Untuk Manu. Loe udah gebukin anggota gue sampai hampir pingsan. Masih punya muka loe pada untuk datang ke bascamp The Storm. Dasar g tau malu" kata Leo.


"Beraninya loe..." kata Alex yang akan menyerang Leo.


"Tenang Alex" kata Manu sambil menahan Alex.


" Loe g tanya anggota loe alasan mereka gue dan Alex gebukin?" tanya Manu tenang.


"Loe gebukin mereka tanpa sebab bangs*t.." kata Leo


"Aneh. Seingat gue, kemarin anggota geng lo nyerang gue waktu gue sama cewek gue bangs*t." kata Manu mulai emosi.


"Gue g keberatan kalo kalian nyerang gue. Tapi gue g terima kalo kalian nyerang gue saat bersama cewek gue" imbuh Manu.


Manu mendekati Leo sampai hanya berjarak satu langkah.


"Gue peringatin terakhir kalinya. Kalo loe ataupun anggota loe masih berani gangguin saat gue sedang bersama cewek gue... atau pun kalian berani mengganggu dan melukai cewek gue, gue bakalan habisin kalian semua tanpa tersisa seorang pun dengan cara yang paling kejam yang pernah kalian pikirkan. Loe tau orang macam apa gue." kata Manu dengan tatapan mata menyeramkan serta nada rendah yang dingin dan menyeramkan.


Manu berbalik dan pergi menjauh dari Leo.


"Balik" Kata Manu singkat pada Alex, Emilio dan Ivan.


Mereka berempat pun pergi dari bascamp The Storm.


"Leo.. kenapa loe biarin mereka pergi? Seharusnya kita habisin mereka." kata salah satu anggota The Storm.


Tanpa aba-aba Leo menonjok cowok itu.

__ADS_1


"Bangs*t!! loe bohongin gue!!!Siapa yang nyuruh loe nyerang Manu sama ceweknya "Waktu itu kita datang dengan banyak orang. Gue pikir bisa ngalahin Manu dan Alex, nyata kami yang babak belur. Lalu gue pikir jika menyandera ceweknya Manu, itu akan jadi alat untuk menghajar Manu habis-habisan." kata Don anggota The Storm pada Leo.


"Gobl*k!!! Kita dan Thunder emang musuhan. Tapi kita bukan pengecut yang kan mengikut sertakan cewek yang g ada hubungannya sama urusan kita". jelas Leo. Leo pun pergi meninggalkan mereka. Leo merasa kecewa pada anggotanya.


"Ih... Manu mana sih... Lama... Mei capek..." ucap Mei yang berdiri di pinggir jalan depan sekolahnya. Mei menunggu Manu sendirian. Manu bilang ada urusan penting dan akan kembali sebelum bell pulang sekolah berbunyi, tapi kini sudah satu jam Mei menunggu Manu di pinggir jalan. Seandainya Yasmin hari ini masuk sekolah, Mei akan memilih menunggu Manu di halte dengan Yasmin. Yasmin bilang, ayahnya sangat marah melihat pipi Yasmin yang bengkak serta sudut bibir yang sobek. Sehingga ayah Yasmin melarangnya masuk sekolah sampai luka di pipi dan bibir Yasmin sembuh.


"Panas... Mei haus... pengin minum.." kata Mei.


Mei pun berniat pergi ke kafe seberang jalan tak jauh dari tempat Mei. Saat Mei akan menyeberang jalan, tiba-tiba ada sebuah motor yang melaju kencang ke arahnya.


Mei yang melihat itu kaget. Mei pikir dia akan tertabrak motor itu.


"AAAKKHHH" teriak Mei sambil menutup matanya.


Tiba-tiba ada sebuah tangan yang menarik dan menyelamatkan Mei. Mei pun merasa bingung mestinya Mei sudah tertabrak motor tadi, tapi kini ia merasa seolah sedang di dekap seseorang. Mei pun membuka matanya dan melihat sebuah lengan yang memeluk dirinya. Mei mendongakkan kepalanya untuk melihat siapa orang yang telah menyelamatkannya.


Mata Mei mengerjap polos melihat cowok yang telah menyelamatkannya itu.


"Gue emang ganteng. Jadi g usah kayak gitu ngeliatinya." kata Leo. Ya yang telah menyelamatkan Mei adalah Leo. Leo awalnya mau mendatangi Manu untuk minta maaf atas kelakuan anggotanya. Tapi Leo melihat Mei yang akan tertabrak motor dan langsung menyelamatkannya.


"Ish.." kata Mei sambil berusaha melepaskan dekapan Leo.


Berhasil... Mei terlepas dari dekapan Leo.


"Eh tunggu dulu. Main nyelonong aja... g terimakasih loe sama gue." kata Leo sambil mencekal tangan Mei.


"Ck.. iya.. makasih. Nolongin Mei koq g ikhlas." kata Mei kesal.


Leo yang mendengar nama Mei pun sedikit terkejut. Pasalnya Leo tau bahwa pacar Manu itu bernama Mei, tapi Leo tak menyangka saja cewek imut di depannya ini pacar Manu.


"Loe..." kata Leo terputus karena suara seorang.


"Loe selingkuh dibelakang gue"


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Sorry untuk chapter kali ini pendek.. 🙏🙏 tapi besok Mimin usahain chapternya panjang. Sebagai permintaan maaf Mimin... Mimin kasih cast Leo Storm

__ADS_1



__ADS_2