My Childish Girlfriend

My Childish Girlfriend
Bab 14 : Penyebab Semuanya


__ADS_3

Masih flashback ya...


"Loe yakin obat ini manjur..."


"Ya loe tenang aja. Obat itu *afrodisiak dosis tinggi. Dan malam ini si Manu itu akan jadi milik loe."


"Bagus deh. Pergi sana. Tapi inget.. urusan kita udah selesai dan jangan sampai loe buka mulut atau orang lain tau."


"Loe tenang aja. Ini urusan kita berdua. Dan tidak ada orang lain yang tau tentang ini."


" Pergi loe."


Setelah itu seseorang yang berbicara dengan Doori pun pergi. Itu adalah percakapan antara Doori dengan seorang cowok.


"Dengan ini loe bakalan jadi milik gue, Manu. kalo pun loe tetep nolak gue, terpaksa gue musti paksa elo." kata Doori sambil tersenyum misterius.


*afrodisiak adalah obat peningkat birahi. Atau dengan kata lain obat perangsang. (penjelasan yang lain bisa di cari di google 😊)


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Ting Tong... Ting Tong...


Cklek...


"Manu... loe dateng juga... ayo masuk..." kata Doori.


Saat ini Manu datang ke apartemen Doori sesuai keinginan cewek itu.


"G.. g usah. Gue kesini cuma mau bilang hentikan kegilaan loe. Gue tau apa rencana loe."


"Ren.. ren... rencana apa maksud loe.. gu... gu.. gue g ngerencanain apa-apa." jawab Doori gugup.


Sreet...


Manu melempar beberapa lembar foto. Doori yang mengambil dan melihat foto itu kaget. Disana terdapat gambar dirinya dengan seorang cowok yang memakai jas kulit hitam dan topi serta masker yang menutupi wajahnya sambil menyerahkan sesuatu pada Doori.


"Ini... Ini... apa maksudnya... gue g ngerti."


"Gue tau rencana loe. Semenjak loe mulai deketin gue, dan loe juga mulai mengorek informasi tentang gue termasuk pacar gue dari Leo, gue udah nyuruh orang gue untuk ngawasin loe dan untuk lebih menjaga cewek gue. Jadi gue tau gerak gerik loe termasuk rencana loe hari ini."


"Manu... ini.. ini.. g seperti itu... ini bohong..."


"Ck.... dasar... jal*ng... murahan!"


"Manu!!! Cukup!! cukup loe sudah sering hina gue seperti itu. Tidakkah loe lihat semua yang gue lakuin demi loe... gue berikan perhatian gue, gue selalu ada buat loe, gue cinta sama loe."


" Pertama, loe bilang loe perhatian ke gue?? gue ingetin... gue g pernah nyuruh loe buat perhatian ke gue. Kedua loe bilang loe selalu ada buat gue?? yang ada... loe yang selalu nempelin gue seperti benalu. Yang terakhir loe bilang loe cinta sama gue?? heh... loe harusnya bisa ngebedain mana cinta mana obsesi. Loe itu cuma terobsesi buat miliki gue. Loe itu cuma pingin terlihat hebat karena bisa jadiin gue pacar loe. Dan yang terpenting dari itu semua, gue g mungkin dan g akan pernah cinta ataupun suka sama loe. Karena bagi gue satu dan hanya satu-satunya cewek yang gue suka bahkan cintai cuma pacar gue. Mei."


"Ah... satu lagi. Gue masih menganggap Leo itu temen gue dan loe adalah orang yang di cintai temen gue jadi gue peringatin loe supaya loe segera menghilang dari pandangan gue ataupun cewek gue. Kalo loe g mau... gue terpaksa pakai cara gue. Bagi gue, Franklin corporation bukanlah perusahaan yang besar. Loe ngertikan maksud gue..." kata Manu sambil tersenyum miring dan meninggalkan apartemen Doori.


"Kenapa... kenapa bisa begini... seharusnya malam ini Manu jadi milik gue... hiks.. hiks.." kata Doori sambil berjalan ke meja makan yang telah terisi penuh* makanan untuknya dan Manu.


"AAAKKHHH!!!!"


Prang....


Teriak Doori sambil membuang semua yang ada di meja makan itu.


"AAAKKHHH!!! sial... kenapa gagal.... hiks.. hiks.."


"Kenapa loe???" tanya seseorang.


"Kenapa loe kesini??" tanya Doori.

__ADS_1


"Gue cuma ingin memastikan rencana loe berhasil. Tapi tadi waktu gue di lobi, gue lihat Manu yang berjalan keluar gedung apartemen loe. Gue jadi mikir kalau rencana loe gagal. See, ternyata bener." kata orang itu.


"DIAM!!! Kalo loe ke sini cuma mau ngetawain gue, mending loe keluar!!" kata Doori


Orang itu tak menggubris perkataan Doori. Dia malah berjalan ke arah dapur dan mengambil segelas air putih dan tanpa sepengetahuan Doori seseorang itu memasukkan sesuatu ke minuman itu.


"Nih. Loe minum. Gue rasa loe perlu minum." kata orang itu.


Tanpa menaruh curiga Doori meminum air itu. Dan tanpa Doori ketahui ada senyuman licik yang di perlihatkan oleh seorang itu.


"Kenapa kepala gue pusing.... engh... Manu... Manu.. loe disini..." kata Doori sambil mengira orang yang dihadapannya itu adalah Manu.


Doori yang mulai terpengaruh oleh obat yang diberikan oleh orang itu pun menganggap orang itu sebagai Manu dan langsung mencium bibir seorang itu ganas.


"Engh... Manu... engh... malam ini gue mau jadi milik loe... " kata Doori disela-sela ciuman panas mereka.


"Yeah... babe... itu yang gue mau." kata orang itu.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Di sisi lain.....


"Loe jadi nemuin tuh cewek?" tanya Alex.


"Hmmm.." jawab Manu.


"Terus... loe diam aja??" tanya Alex.


"Gue masih menghargai Leo." jelas Manu.


"Ck... Loe ternyata masih punya belas kasih juga..." kata Alex sambil tersenyum mengejek.


"Ck... kalo dia bukan orang yang di sukai Leo udah gue hancurin bisnis keluarganya dan nyingkirin tuh cewek dari hadapan gue. Leo pernah menolong gue waktu tawuran dulu. Loe tau itu." kata Manu.


"Sayang... jadi kan malam ini..." kata seorang cewek cantik yang memakai pakaian ketat dan kurang bahan hingga menampakkan lekukan tubuhnya yang seksi.


"Hmm... malam ini loe harus bisa muasin gue" kata Alex sambil mencium bibir merah menggoda cewek itu.


"Widih... baru juga 10 menit udah dapet jal*ng aja tuh bocah... Ckckck.." kata Ivan sambil menggelengkan kepalanya.


"Baru datang??" tanya Emilio pada Manu.


"Hmm..." jawab Manu.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


Di sisi lain tepatnya di sebuah ruangan sebuah apartemen terdengar suara desahan seorang perempuan bersautan dengan suara laki-laki.


Tampak sepasang manusia yang sedang melakukan hubungan suami istri, meskipun keduanya tak memiliki ikatan suami istri.


"Akh... Manu..." desah Doori menandakan bahwa ia telah sampai pada batasnya.


"Sayangnya gue bukan Manu babe..." kata cowok itu berbisik di telinga Doori sesaat sebelum Doori memejamkan matanya kelelahan.


Kegiatan itu tak hanya mereka lakukan sekali tapi beberapa kali. Sehingga Doori kelelahan setelah melakukan adegan panas itu. Cowok itupun berbaring di samping Doori sambil mengatur nafasnya. Cowok itu tersenyum sambil melihat handycamnya.


"Dengan ini tujuan gue akan berhasil." kata orang itu sambil tersenyum misterius.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


"Engh... kepala gue.." ringis Doori.


Doori melihat ke sekelilingnya. Dan tatapannya jatuh ke seorang cowok yang bertelanjang dada di tempat tidurnya. Doori terkejut. Lalu ia pun memeriksa dirinya. Dan bagai tersambar petir, Doori melihat dirinya tak memakai pakaian sama sekali.

__ADS_1


Doori mencoba mengingat kejadian kemarin. Doori ingat, setelah kepergian Manu, Doori di beri minum air putih oleh cowok ini dan setelah itu Doori melihat Manu. Padahal Doori ingat betul Manu telah pergi dari apartemennya. Lalu kalau begitu bDoori melakukan hubungan itu....


"G... g... g mungkin... gue... kemarin... Manu..." racau Doori tak terima.


"G... kalo Manu pergi.. berarti gue ngelakuin itu bukan dengan Manu..."


"G... g... ENGGAK!!!!" teriak Doori.


"Aaaah... berisik..." kata cowok yang tidur di sebelah Doori.


"Dion loe brengs*k!!!! baj*ngan...!!! apa yang loe lakuin ke gue brengs*k!!!" kata Doori sambil memukuli Dion.


Seseorang yang memberikan obat afrodisiak dan yang telah meniduri Doori adalah Dion. Teman SMP Doori dan Leo dulu.


"Hentikan!! ini semua udah terjadi. Terus gimana? lagian kemarin kita lakuin itu suka sama suka." kata Dion.


"Suka sama suka?? Loe masukin obat ke minuman gue brengs*k!!"


"Terus loe maunya apa?? loe mau gue tanggung jawab?? emang loe mau yang jadi suami loe itu gue, bukanya Manu??" kata Dion sambil tersenyum miring.


"Brengs*k! pergi loe! PERGI!!" usir Doori.


Dion pun keluar kamar setelah memunguti pakaian dan memakainya. Meninggalkan Doori yang menangis. Menangis kebod*hanya.


🐾🐾🐾🐾🐾🐾🐾


"Tumben cewek ganjen g nyamperin loe boss q.." kata Ivan pada Manu.


"Mulut loe" kata Emilio mengingatkan pada kembaranya sambil melirik Leo yang juga ada di ruangan bascamp itu.


"UPS... sorry... g sengaja. keceplosan. hehehe" kata Ivan sambil nyengir...


"Loe g habis ngapa-ngapain Doori kan Manu?" tanya Leo setelah berada di depan Manu.


Manu yang mendengar itu pun mengangkat sebelah alisnya seolah bertanya "maksud loe?"


"Sikap Doori akhir-akhir ini berubah." jelas Leo


"Widih... berubah??? berubah jadi apa bro??hahaha" kata Ivan yang dihadiahi lirikan tajam dari Leo dan Emilio.


"Apa??? Gue salah ngomong??" kata Ivan.


"Urusan gue apa sama tuh cewek?" tanya Manu.


"Ya... mungkin loe ngancem Doori atau gimana... yang jelas sehabis malam loe di minta dateng ke apartemennya sikap Doori berubah. Loe g macem-macem kan?" tanya Leo.


"G. gue kesana cuma nyuruh tuh cewek menjauh dari gue. Setelah itu gue pergi ke club. Tuh cewek berubah bukan urusan gue." jawab Manu.


Sedangkan di sisi lain....


"Hiks... hiks... hiks... kenapa begini... gue g mau gini...." tangis seorang cewek di toilet apartemennya*.


🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


Bonus castnya Mei O'pray dan Doori Franklin


☺️☺️☺️



Mei O'pray


__ADS_1


Doori Franklin


__ADS_2