
" Tuan Rapat akan di lakukan 10 menit lagi" Ucap Gadis itu
Deg
Sean langsung membalik melihat orang yang berada di depannya. Matanya langsung membulat melihat gadis yang begitu dia rindukan beberapa bulan ini
" Baby" Guman Sean tapi masih di dengar oleh gadis di depannya.
Gadis itu langsung mengangkat kepalanya dia kaget melihat orang yang duduk di kursi Kebesarannya. Walau dia tau pemilik perusahaan ini sebenarnya tapi dia tidak menyangka bahwa Sean sudah kembali.
Sean langsung berdiri berjalan menuju gadis itu dan langsung mendekapnya
" Aku merindukanmu Baby my Queen" ucap Sean dengan setengah berbisik
Sedangkan yang punya nama belum sadar apa yang terjadi karna pikirannya masih mengingat kejadian beberapa menit yang lalu sebelum masuk disini.
pelukan Sean semakin Erat membuat Queen Tersadar dari lamunannya. Dia langsung memberontak melepaskan pelukan Sean
" Sebentar saja Baby. biarkan aku memelukmu sebentar" pinta Sean dengan pelan. Queen langsung diam membiarkan Sean memeluknya.
Sedangkan di tempat ruangan lain Terdapat hal yang sama seperti Sean dan Queen.
Terlihat pria itu sesekali mengecup pucuk kepala gadis di dekapannya.
" Cahayu berikan Aku kesempatan untuk mendekati mu kembali Ya" Pinta Jho melepas pelukannya dan menatap manik Abu-abu milik Cahayu
" Tidak." Kata Singkat Cahayu menatap sembarangan arah
" Kenapa " Tanya Jho Namun Cahayu hanya diam
" Apa karna kejadian beberapa bulan lalu. Cahayu Aku sudah kuat aku juga sudah bisa menjagamu aku yakin itu" Kata Jho dengan Yakin
" Yakin" Tanya Cahayu menatap Jho
" Sangat Yakin" jawab Jho
" Berhenti menatapku dan tanda tangani berkas itu karna aku membutuhkannya" Kata Cahayu dengan mata tajamnya
__ADS_1
Bagai Anak kecil Jho langsung menurut duduk di kursinya dan mulai menanda tangani berkas itu sesekali ia akan mencuri- curi pandangan ke Cahayu.
Balik ke tempat Sean dan Queen. Sean belum juga melepaskan pelukan dari Queen.
" Lepaskan Kita harus meeting" ucap Queen
" Aku akan membatalkannya" Jawab Sean melepaskan pelukan dari Queen mengambil ponselnya Tapi sebelum itu
" Jangan Coba-coba membatalkannya." Ancam Queen
Sean langsung Menurut dia tidak mau membuat Queen marah. itu akan membuatnya sulit untuk mendekati Queen.
" Baiklah. Kita kesana sekarang" Kata Sean
Mereka langsung keluar dari Ruangan Sean menuju Ruang Rapat Sesampainya dirasa ternyata Ada Cahayu dan juga Jho
" Mulai Rapatnya" kata Sean dengan Dingin Rapat pun di mulai hingga Berjam jam
" Berikan Laporan tentang pemasukan dan pengeluaran Selama 4 bulan terakhir" Kata Sean
" Ini laporannya Tuan" Kata Si A dengar gemetar.
BRAKKKK
" Bagaiman ini bisa Terjadi apa yang kalian kerjakan kenapa bisa Pemasukan menurun sebesar 10% dan itu pun sudah terjadi berturut turut selama 4 Bulan Haaa" Teriak Sean Namun tidak ada yang berani bicara
" Apa mulut kalian bisa hingga tidak menjawab pertanyaanku" Lanjut Sean
" Saya membutuhkan orang pintar bukan sekelompok Sampah " lanjut Sean lagi. Setelah itu
" Tuan " cicit orang itu
" Katakan jangan jadi Keledai dungu" ucap Sean
" terjadi penurunan pembeli terhadap beberapa produk dan Desain yang kita Buat Contohnya Seperti Produk Kecantikan kulit dan Desain Perhiasan yang di produksi sekitar 6 Bulan lalu" Kata orang itu dengan keringat dingin
" Terus" kata Sean menunggu kelanjutan penjelasan dari karyawan itu
__ADS_1
" Di pasar internasional tersebar isu bahwa kita meniru produk dan Desain perusahaan lain. hingga kini Isu itu semakin meluas membuat pembeli kita kurang berminat karna kita di anggap memproduksikan barang palsu" lanjut orang itu
Brakkkk
Sean langsung menggebrak meja mendengar penuturan karyawannya. berarti di dalam perusahaan terdapat penghianat
" Penghianat" Guman Sean mengepalkan tangannya.
" Rapat Selesai" perintah Sean
Para karyawan langsung membubarkan diri keluar dari ruang Rapat. Melihat itu Cahayu dan Queen melangkahkan kakinya untuk keluar Namun Tangan mereka di Cegat
" Kamu mau kemana " Tanya Sean dan Jho Kompak
" Kaburlah. kalian kira muka kalian itu nggak seram apa kalau lagi mode gini" Gerutu Cahayu
" Walau dia lebih seram dari kalian sih tapi tetap aja kalian Seram juga" batin Cahayu
" Maaf Baby jika aku membuat mu takut " Ucap Sean lembut berbeda dengan Sean beberapa menit lalu
" Babi babi berhenti memanggilku babi. aku bukan babi" kata Queen dengan ketus
" Baby sayang bukan Babi"
" sama aja kamu panggil saya Babi saya bukan babi" jawab Queen dengan ketus lagi
Cahayu langsung tertawa lirih mendengar jawaban ketus Queen
" Tapi kan kamu baby Aku" Ucap Sean belum mengerti
( Diakan Orang luar jadi mana paham bahasa Indonesia)
" Cihh" Guman Queen Sinis langsung keluar dari ruangan setelah melihat Queen keluar ia mulai tertawa
" HahahH"
" Lebih baik kau cari nama panggilan yang lain Queen tidak suka panggilan Baby karna di Indonesia itu binatang" Ucap Cahayu langsung keluar meninggalkan Sean dan Jho yang melongo sendiri
__ADS_1
" Pantas marah ternyata begitu" Guman Sean
" Jho" Panggil Sean dengan Nada yang amat dingin di ikuti dengan mata Tajam miliknya.