
" Yah Queen ingin aku membereskan kelompok itu sampai ke akar-akarnya dengan itu dia bersedia kembali padaku " Jawab Sean Jujur
Ricard hanya terkekeh kecil " Ternyata Ratu kita di masa depan........ Sangat sangat bisa mengimbangi kemampuan king ya " Ucap Ricard
." Entahlah aku Merasa masih banyak Rahasia yang di simpan oleh Queen Card Gue nggak tau apa-apa tentang dia sama sekali " Guman Sean Pelan
" Ya sepertinya dia bukan hanya orang biasa atau seperti yang di katakan Jho kalau dia orang di balik Lili Merah tapi entah aku merasa itu hanya kedok belaka " ungkap Ricard Hanya melihat Sekali Ricard tahu orang seperti Queen adalah Sosok yang misterius, Diam namun jika bertindak makan akan langsung binasa.
" Huuuh " Sean menghela Nafas Memikirkan Queen dan Cara selanjutnya yang akan dia gunakan untuk membuat Queen menyukainya
" Bersabarlah.... Semua akan ada waktunya. Jika memang dia jodohmu sekuat apapun dia menghindar dia akan tetap pulang ke Rumah yang menjadi takdirnya. tugasmu hanya melakukan semuanya semampu dan setulus hatimu. Kerja keras tidak akan mengkhianati hasil, Percaya itu " Kata Ricard menepuk bahu Sean lalu berlalu pergi.
Ricard memang kejam dan gila darah tapi di antara mereka berempat Ricardlah yang paling dewasa dalam hal berpikir. Baru beberapa langkah Ricard Melangkah ia kembali membalik badannya.
" Istirahatlah... kamu butuh tenaga Extra untuk menghadapi musuh ke depannya walau itu hanya semut kecil tapi jumlah mereka lumayan banyak.. jika kau gugur kau harus percaya bahwa aku akan merebut Wanitaku " Selesai mengatakan itu Ricard langsung berlari pergi.
" Ricard Brengsek...... "
Brak
Teriak Sean menendang Meja mendengar perkataan Ricard barusan membuat darahnya mendidih Panas
" Sebelum itu terjadi aku yang akan membunuhmu bedebah berani sekali kau berpikir untuk merebut Wanitaku. Queen hanya milikku hanya milik Sean ABRAHAM LUCIFER " ucap Sean lalu beranjak pergi ke kamarnya untuk istirahat
Skip.......
Bandara internasional Soekarno Hatta Terlihat Sean turun dari pesawat di ikuti oleh Ricard dan Jho di belakangnya, Mereka Langsung di sambut para Anak buahnya
" Tuan disana mobil anda " ucap Pria kekar yang menghampiri Sean
" Hm " Sean hanya membalas Deheman biasa lalu berjalan mendahului pria kekar itu. Sesampainya di mobil Dengan Sigap pria kekar itu membukakan pintu mobil untuk Sean
" Silahkan Tuan "
Sean langsung masuk dalam mobil di ikuti oleh Jho dan Ricard yang masuk dalam mobil. Lalu pria itu masuk di kursi mengemudi.
__ADS_1
" Langsung ke markas " Ucap Ricard
" Baik Bos " pria kekar itu menjalankan mobilnya dengan kecepatan biasa meninggalkan bandara. di dalam perjalanan hanya terjadi keheningan di tambah atmosfer yang di keluarkan Sean cukup membuat mereka keringat dingin
" Apa kau tidak bisa Mengemudi Haa.... kenapa kau lakukan mobil ini seperti siput bahkan jika balapan dengan Belalang maka ia lebih Cepat " Kata Sean dengan kesal
Moodnya hari ini sungguh buruk bahkan ia masih ingat perkataan Ricard yang akan merebut Queen darinya akibatnya Dia memusuhi Ricard karna itu.
" Maaf Bos " Pria kekar itu langsung menjalankan Mobil dengan kecepatan tinggi karna jalan yang mereka lewati adalah jalan pintas maka jalan itu sepi.q2rFCddx
Sesampainya di markas Sean langsung membuka Pintu mobil dan masuk dalam Markas
Brak.....Bunyi Pintu mobil yang di tutup dengan keras
BRAkkK...... Buk.....Pintu markas terbang karna tendangan Sean
" Astaga " Ricard dan Jho hanya mengelus dada saja melihat Mood Sean Benar-benar buruk hari ini
" Apa yang terjadi kenapa Bos bisa selesai ini " kata Jho menatap Ricard. Sontak Ricard hanya bisa menggaruk kepalanya yang tidak gatal lalu..
" What ....... Kamu gila atau bagaiman Haaa... jika dia ngamuk kamu jinakkan aku nggak mau jadi mainan Saudara Dewa kematian itu.. Aku masih mau hidup " kata Jho dengan Kesal
" Aku kan Cuma becanda Jho nggak Serius lagian mana berani aku Merebut milik sahabat sendiri "
" Tetap Saja kau....."
" Tuan...Tuan..." Panggil seorang pria kekar tiba-tiba datang menghampiri mereka dengan tergesa gesa
" Ada apa....apa ada penyusup kenapa kau babak belur seperti ini " Ucap Jho kaget pasalnya Mafioso King Dragon terkenal kuat tapi kenapa Mafioso ini babak belur seperti ini
" Tuan.. Tolong Teman-teman saya Tuan "
" Cepat katakan " tekan Ricard
" King mengamuk Tuan.." lapor Pria kekar itu menahan sakit di bibirnya
__ADS_1
" APA....... " Teriak Jho dan Ricard secara bersamaan. lalu mereka berdua berlari ke dalam. Sesampainya di dalam mereka melongo melihat Sekitar 20 Orang Mafioso yang sudah terbaring di lantai dengan keadaan yang mengenaskan padahal mereka sampai baru sekitar 5 menit.
" Silahkan kau jinakkan Saudara Dewa kematian itu karna ini semua berawal darimu " ucap Jho langsung mendorong Ricard ke arah Sean yang sedang menghajar Mafioso yang sudah tak berdaya
" Jho Sialan.... Mampus aku tamat sudah Riwayat ku " Desis Ricard
" Aah kau ingin menjadi mainan ku rupanya.. aku sangat senang karna mereka tidak cukup kuat untuk mengimbangi ku. ku harap kau tidak mengecewakan diriku dengan kemampuanmu " Kata Sean dengan Dingin melepaskan pria yang sudah ia hajar dari tadi lalu berjalan ke arah Ricard
" astaga..... Tamat sudah Riwayat ku ya tuhan.. Seharusnya aku tidak memancing dia. Sekarang apa yang harus ku lakukan Melawannya sama saja melawan 10 Singa liar " ucap Pelan Ricard keringat dingin.
" Bersiaplah "
Ricard sontak memasang kuda-kuda walau dirinya yakin tidak akan mampu untuk melawan Sean tapi bertahan adalah cara terbaik.
Bugh Bagh Bugh Bugh
Srek.. Bugh
Baru Lima menit tapi Ricard sudah terkapar dengan kondisi wajah yang babak belur seperti babi pink🐷
" Cih dengan wajah Babi pink mu itu Apa Queen akan Sudi melihatmu Aku saja yang tampannya tak tertandingi ia tolak mentah-mentah apalagi kamu..... Sekali lagi kau punya niat untuk merebut milikku habis kau.... " Setelah mengatakan itu. Sean beranjak pergi meninggalkan Ricard yang sudah terkapar tak berdaya
" Jho persiapkan pasukan secara lengkap malam ini kita bereaksi saya tidak ingin mendengar keluhan apapun tentang itu " Ucap Sean saat melewati Jho
Setelah Sean pergi dari situ Jho segera berlari membantu Ricard dan anggota lainnya
" Pergi ke ruang pengobatan dan obati luka-luka kalian semua " perintah Jho memapah Ricard. Semua anggota yang terluka bergegas pergi ke ruang pengobatan ada yang berjalan sendiri ada juga yang di bantu oleh kawannya.
" makanya bodoh itu jangan di pelihara sekarang rasakan apa yang kau tanam itu yang kau petik. bisa-bisanya Lo berencana merebut wanita King syukur Lo tidak di gorok " Omel Jho sembari memapah tubuh Ricard
" Kan gue cuma becanda Jho Ssst...." Ringis Ricard merasakan perih di ujung bibirnya
" Tapi becanda Lo hampir membuat nyawa Lo terbang dari tubuh Lo tau "
" Sudah.... berhenti Ngomelnya ini pertama dan terakhir kali gue becanda bawa-bawa Nama Queen. Niat hati ingin membuat dia Semangat berperang tau-tau Gue yang jadi sasaran empuknya... Sialan memang " Gerutu Ricard
__ADS_1
" Hahahaha"