
Kini Sean dan ketiga Sahabatnya sampai di tempat balapan Liar terlihat beberapa pembalap liar yang saling berkenalan dan saling menjilat satu sama lain.
Sean dan ketiga sahabatnya terus menggerakkan bola mata mereka guna mencari keberadaan yang mereka yakini Dewi kematian tapi tidak menemukannya hingga mereka di kejutkan dengan.
" Ternyata Raja jalanan juga ada disini " Tanya Seorang pria di hadapan SEAN. Namun Sean hanya Mencueki Pria itu
" ooh yah Wanita mu boleh Juga " Smirk Orang itu
" JONHY DOMANIC JAGA BATASAN MU " Tekan Sean
JONHY DOMANIC Adalah ketua Mafia Scorpion salah satu Musuh bebuyutan King Dragon Namun Selama ini Mafia Scorpion tidak pernah secara langsung mencari masalah dengan King Dragon.
" Hahahaha " Tawa JONHY
" Tapi Aku menginginkan Wanita mu dan Wajahnya sudah di ketahui musuh besarmu " lanjut JONHY di ikuti dengan Smirk
Bugh
" Bajingan " Umpat Sean Setelah memberikan bogem mentah di wajah JONHY
Anggota Mafia Scorpion akan menyerang tapi di hentikan oleh JONHY
" Ini hanyalah permulaan king" Smirk Jonhy berlalu pergi di ikuti oleh Antek-anteknya.
" Bagaimana ini bos " tanya Devano
" Tidak perlu Risau yang harus kalian tau Baik Queen atau Cahayu bukanlah gadis lemah Terutama Queen " Ucap Jho dengan Smirk
Mereka bertiga yang mendengar itu langsung menoleh ke arah Jho
" Apa maksud mu" Tanya Devano Tapi Jho hanya mengangkat Bahunya Acuh
" Yang jelas dia cukup mampu bukan cukup tapi Sangat mampu menjadi Queennya King Dragon
" Kau mengetahui sesuatu tentang Queen Jho " Tanya Sean Dingin ke Jho
" Kau akan tau Nanti. Namun ku harap kalian tidak kaget " Smirk Jho Mereka bertiga mulai menerka-nerka tentang Queen hingga mereka di kagetkan dengan datangnya dua pengendara motor berwarna hitam
Brummm Brumm
" Itu dia " ucap Ricard
" Siapa " Kompak Jho dan Devano Sedangkan Sean dia langsung tau itu Queen hanya menatap Perawakan sang pembalap
" Dewi Kematian " Kata Ricard dengan Smirk psikopat andalannya.
" Lebih baik kita Naik ke tribun " lanjut Ricard pergi menuju Tribun untuk penonton Di ikuti oleh Ketiga sahabatnya.
Sedangkan orang yang mereka bicarakan kini sedang bersiap untuk menuju posisi
" Queen kau hati-hati Dengan pengendara motor merah dan Hijau itu mereka sering menjatuhkan lawannya Dengan cara bekerja sama " Kata pengendara di samping Queen
" Identitas " ucap Queen
__ADS_1
" Untuk motor merah dia ketua mafia Scorpion sedangkan motor hijau itu dia ketua mafia White Snake " Jelas Cahayu
Setelah mendengar semua penjelasan Cahayu Queen langsung menuju posisi tiga karna dia pendatang baru.
tiba-tiba gadis cantik berpakaian seksi muncul dengan membawah sebuah kain kecil di tangannya
" YOU ARE READY" Teriak gadis itu
" READY " Teriak parah peserta
" One "
"Two "
" Three Dor "
Para pembalap menarik gas motor mereka masing-masing
Terlihat di barisan depan Queen mulai memimpin pertandingan di ikuti kedua motor merah dan hijau di belakangnya mereka selalu berusaha untuk menjatuhkan dan menyalip Queen tapi tidak bisa lalu mereka sampai di tikungan pertama mereka langsung menurunkan gas motornya. Namun tidak dengan Queen.
" Time to play the game " Smirk Queen lalu menarik Gas motornya
Sedangkan di Tribun Terlihat 4 pria menahan nafas melihat aksi Queen di layar kaca besar
" GILAAAA. DIA BENAR-BENAR DEWI KEMATIAN " Teriak Devano.
karna teriak Devano orang-orang yang tadi menyoraki motor merah dan hijau langsung berganti dengan sorakan
" DEWI KEMATIAN
" DEWI KEMATIAN "
" DEWI KEMATIAN "
Sedangkan sang Dewi kematian sedang menikmati permainannya Bahkan motor merah yaitu ketua mafia Scorpion sudah ia jatuhkan bahkan dengan sengaja ia membuat motor itu meledak
Para penonton langsung berteriak histeris melihat jagoan kota Selama ini jatuh bahkan motornya terbakar
Sedang seorang pria langsung Smirk melihat Aksi Queen walau dia yakin kebanyak orang tidak menyadari itu karna gerakan Queen yang bisa di katakan alami
" Astaga dia membuat lawannya langsung masuk rumah sakit Cok " Kata Devano bergidik ngeri
" Benar..... "
" Aaaaaaaa" Devano baru mau melanjutkan omongannya namun langsung terpotong dengan teriakan penontong
Booom
Mereka berempat langsung menatap layar di atas mereka. disana mereka melihat motor hijau meledek lebih parah dari motor merah tadi
" Gila tu Bu Bos nggak main Main Cok. langsung habisi saja " Kata Devano
" Itulah sebabnya mereka benci pria yang lambat bergerak " Ucap Jho Tiba tiba. Ketiga pria itu menoleh ke arah Jho
__ADS_1
" Jika mereka ingin bunuh maka mereka akan bunuh tanpa pandang bulu Itu prinsip mereka " Lanjut Jho
" Dan dia meninggalkan ku karna lambat bergerak " Smirk Sean
" Yah menurut dia setiap tindakan akan ada konsekuensinya jadi mereka siap menerima walau harus kehilangan orang terdekat dia " jelas Jho
" Kenapa dia berpikir seolah olah dia adalah pemimpin " ungkap Ricard
" Arti Namanya saja Ratu jelas dia adalah seorang penguasa tapi tidak tau seperti apa " lanjut Jho
" kamu banyak tau tentangnya Jho " tanya Vano ke Jho
" karna dari awal hubungan aku sama Cahayu lebih serius di bandingkan dengan Sean dan Queen. di antara mereka hanya Sean yang mencintai sedangkan Queen Sedang berusaha tapi kami membuat mereka sama-sama kecewa karna kebodohan waktu itu " jelas Jho lagi
" Kenapa Aku merasa dia adalah penguasa yang besar " Kata Sean melihat setiap aksi Queen di layar
" Di orang di balik Genk Lili Merah " kata Jho
" APAAAA " Teriak ketiga sekawan
" Yah dia adalah pemimpin sebenarnya Lili Merah. gue tau ini dari Cahayu sebelumnya jadi ku harap kalian jaga rahasia ini jangan sampai bocor apalagi ke Cahayu " jelas Jho lagi
" Amazing Ternyata calon Queen untuk King Dragon bukan orang biasa. " guman Ricard dan Vano sedangkan Sean hanya Smirk saja
" Asal kalian tau dia lebih berbahaya dari si bos " batin Jho melirik Sean sebentar
" kau semakin menarik Sayang. aku tidak tau apa ini cinta ataukah Obsesi tapi jika obsesi maka aku akan berusaha menjadikannya cinta " Batin Sean
" AAAAAAAAAA "
" DEWI KEMATIAN "
" DEWI KEMATIAN "
" DEWI KEMATIAN "
CKITTTTT.
Queen sampai di garis Finish beberapa menit kemudian di susul motor lainnya
" DEWI KEMATIAN "
" DEWI KEMATIAN "
" DEWI KEMATIAN "
sorakan demi sorakan yang penonton Teriakan untuk sang idola baru mereka yang baru lahir.
" Sedikit demi sedikit aku akan melambungkan Nama ku di kota ini juga " Batin Queen dengan Smirk
Sedangkan di atas sana di antara parah penonton terlihat Sean memandang Queen begitu lama. Sean tersenyum melihat Queen tersenyum saat Namanya di sorakan
" Jika keinginan mu adalah melambungkan nama mu maka akan aku melambungkan untuk mu " Batin Sean
__ADS_1
Queen langsung Naik di podium untuk mengambil hadiahnya. Queen terus tersenyum bahagia hingga
DOR.......