My Crazy Devil

My Crazy Devil
Episode 26


__ADS_3

" SEANNNNN" Teriak Cahayu. Melihat Dapur Apartemen mereka berantakan seperti kapal pecah saja


" apa yang kau lakukan pada Dapur ku Haaa" Teriak Cahayu menatap Tajam Sean


" Dan kau juga Jho kenapa tidak melarangnya Haa" Marah Cahayu.


Jho baru saja membuka mulut tapi


" Kalau tidak bisa masak mending diam. bikin repot saja " Ucap Pedas Queen berlalu pergi dari dapur


" Setelah ini bersihkan Semuanya sampai bersih " Titah Cahayu yang di balas anggukan oleh Jho dan Sean


" Jangan lupa masakan Udang kecap manis untuk Queen " Ucap Cahayu berlalu pergi dari dapur. Cahayu benar-benar Dongkol


" Niat hati untuk membuat Sean belajar memasak nggak taunya dia belajarnya di apartemen gue kalau tau gini tadi gue nggak provokasi dia " batin Cahayu kesal


Sedangkan Jho dan Sean saling menatap satu sama lain


" Kan gue udah bilang bos duduk saja biar gue yang masak" Kata Jho pada Sean dia ikutan kesal juga karna Sean dia juga kena omel sama Cahayu


" Ya sudah sana masak biar gue yang beresin ini" jawab Sean. Sean mengalah saja dia tidak mau mendengar ucapan pedas lagi dari Queen yang membuat jantungnya seakan berhenti berfungsi Saking pedasnya.


Sean dan Jho mulai mengerjakan pekerjaan mereka masing-masing. Jho memasak sedangkan Sean membersihkan kadang dia membantu Jho membersihkan sayur dan daging


30 menit kemudian Masakan Jho Sudah Siap. Dengan semangat Jho dan Sean mengangkat lalu menyajikannya di meja makan yang sudah di isi oleh Cahayu dan Queen disana.


" Waaaaah kau memasak udang kesukaan ku Jho " Teriak Queen dengan Heboh. karna selama mereka tinggal disini dia belum memakan makanan kesukaannya itu.


Cahayu Tersenyum melihat binar mata Queen lalu Cahayu mengambil piring itu


" Ambillah semuanya milikmu " Ucap Cahayu membelai kepala Queen


" Um makasih dan SELAMAT MAKAN semua " Ucap Queen. semua orang mulai makan Namun tidak dengan Sean yang hanya menatap Queen.


" Hanya karna Masakan itu kau sebahagia itu. Dan aku beruntung melihat Senyum bahagiamu malam ini" Batin Sean dengan tersenyum.


" Makanlah. kau tidak akan kenyang hanya melihat dia " Kata Cahayu


" Hm" Sean mulai makan. walau matanya selalu kearah Queen


" Ingin rasanya aku membukakan kulit itu untuk mu" Batin Sean


Cahayu melihat Queen kesusahan membuka kulit Udang itu merasa geli sendiri.


" Kau suka makan udang tapi membuka saja kulitnya kau Susah" Ucap Cahayu dengan geli


" Di Indonesia ada bunda yang bukain disini ada aku tapi kalau tidak ada aku bagaimana. jika ada yang melihat mu makan udang begitu apalagi dengan kulit-kulitnya kau akan di Tertawakan" Lanjut Cahayu tapi mengambil piring udang itu dan membuka semua kulit udang itu.


Queen langsung Cemberut melihat Piring udangnya di ambil oleh Cahayu


" dia Menggemaskan sekali/Imut " Batin Sean dan Jho

__ADS_1


" Nah makanlah Semua sudah aku bukakan" Ucap Cahayu menyimpan piring udang di depan Queen


Sontak saja Queen yang tadinya Cemberut kini langsung tersenyum


" Ayu memang Terbaik" Ucap Queen di ikuti dengan kedua jempolnya. Lalu Queen mulai makan kembali


Beberapa menit kemudian mereka semua selesai makan terlihat Queen masih menganut jarinya Satu per satu


" Kenapa Enak" tanya Cahayu


" ummm yah" Jawab Queen


" Aku akan menyuruh kak laric nanti untuk memasakan aku lagi" Lanjut Queen


Sean yang mendengar Queen menyebut lelaki lain langsung berwajah Dingin Jho yang ada di samping Sean hanya bisa geleng-geleng kepala. Sedangkan Cahayu hanya tersenyum licik


" Makan tuh Cemburu buta" Batin Cahayu tersenyum licik


" Siapa Lari lari" Tanya Sean dengan Dingin.


Mendengar pertanyaan itu Queen menghentikan kegiatan mengemut jarinya lalu menoleh ke asal suara


" Namanya Alaric bukan LARI " jawab ketus Queen


" Mampus kau" Batin Cahayu


" Iya. Alaric itu siapa" Tanya Sean masih dengan Dingin


" Manusialah masa Nyamuk" Jawab Queen berlalu untuk mencuci tangannya.


" Lebih baik jangan membuatnya marah jika tidak mau kena ngamuknya dia" ucap Cahayu


" Apalagi menghina Alaric bisa di cincang kalian semua" lanjut Cahayu


" Emang kenapa" tanya Jho mewakili Sean


" Queen suka sama Alaric karna dia sering masakin enak jadi Queen sangat menyayangi Alaric" Jawab Cahayu.


Cahayu tidak bermaksud untuk memprovokasi Sean tapi itu kenyataannya bahwa Alaric selalu memasak untuk Queen. tapi untuk Menyayangi Queen hanya menyayanginya seperti Kaka begitu pula sebaliknya.


Sedangkan Sean menjadi semakin Dingin mendengar penjelasan Cahayu.


" Lebih baik kalian pulang ini udah larut " kata Cahayu mengusir Mereka berdua karna dia sudah tidak nyaman dengan atmosfer disini karna adanya Sean.


" Baiklah" Kata Jho sedangkan Sean langsung keluar dari apartemen Queen


Sean terus berjalan sampai ke mobil meninggalkan Jho di belakangnya.


Jho langsung melakukan mobilnya meninggalkan lobby Apartemen tapi tidak menuju Mension Sean melainkan ke arah markas mereka. karna dia tau Sean butuh pelampiasan untuk melepaskan emosinya.


Sesampainya di markas

__ADS_1


" Buka" Ucap Jho


" salam Ketua" Jawab Mafioso yang berjaga di gerbang lalu membuka gerbangnya


Lalu Jho Melajukan mobilnya masuk ke dalam markas. Setelah mobil berhenti Sean langsung keluar dan masuk ke dalam markas mencari keberadaan Ricard.


BRAKKKKK


Sean menendang pintu ruangan yang di jadikan pertemuan ternyata disana ada Ricard dan Devano. Devano dan Ricard Kaget melihat Sean menendang pintu belum lagi tatapan mata tajam Sean sama seperti seekor Singa yang sedang mengintai mangsanya dan siap memangsa.


" Kamu ke..kenapa Sean" Tanya Ricard takut-takut ke Sean


" Mangsa" jawab Sean


satu kata tapi itu mampu membuat Ricard Devano dan Jho yang baru saja datang langsung berkeringat dingin.


" Ada di ruangan penyiksaan nomor 3" Jawab Devano berusaha untuk tidak takut


Sean langsung menuju Ke ruang penyiksaan nomor 3 meninggalkan Ketiga sahabatnya


Setelah kepergian Sean Ricard dan Devano langsung menoleh ke Jho


" Apa" tanya Jho melihat Ricard dan Devano menatapnya dengan tatapan penuh menyelidik.


" Si Bos Napa kok mukanya Serem gitu" tanya Ricard


" Hoo mukanya Serem bikin Ngeri aja" ucap Devano merasa Ngeri


" Tadi itu kita ke Rumahnya si Bu Bos.... "


" Terus Napa Muka si bos gitu" Potong Ricard dan Devano


" karna Katanya Cahayu Bu Bos suka sama orang...."


" SIAPA DIA" Teriak Ricard


" Hoo Berani bangat Rebut wanita Bos" lanjut Devano


" Ayoh bilang Siapa laki-laki itu" Tanya Ricard dan Devano lagi dengan Ngegas


" MAKANYA JANGAN DI POTONG MULUH BICARA GUE. DENGERIN SAMPAI TUNTAS ANJING " Teriak Jho ucapannya selalu di potong-potong


" Hehehehe Sorry " mereka berdua hanya Cengengesan saja


" kita Nggak tau laki-laki itu Siapa Cuma Namanya adalah Alaric. dan sekarang tugas Lo Ric Cari data orang yang punya Nama Alaric " Perintah Jho ke Ricard


" Foto dia mana" jawab Ricard Mengarahkan tangannya


" Nggak ada. kan gue bilang gue nggak tau siapa itu Alaric Nama panjang dia aja nggak tau " Jelas Jho dengan Santai


" Terus gue harus pake apa buat petunjuk. Nama Alaric Di dunia ini banyak Cok" Kata Ricard dengan Frustasi

__ADS_1


" Mana gue tahu" Kata Jho lagi. Mereka berdua terus berdebat soal Alaric hingga tiba-tiba


" JHONATAN " Teriak Sean Dengan Dingin


__ADS_2