
" WHAT.."
" jangan becanda deh Victoria. gue tau dia berbahaya tapi tidak mungkin juga dia nekat mencelakai Ketua Mafia itu pun langsung dua sekaligus bergerak " ungkap Raisa
" Tapi itu kenyataannya. Bahkan Mafia White Snake sudah musnah tadi malam markasnya di serang habis sampai ke akar-akarnya " ucap Victoria
" Astaga apa dia benar-benar Monster " Guman Raisa gigit Jari
Selama beberapa Minggu terakhir bisa di katakan Victoria dan Raisa melakukan pendekatan terhadap Queen walau respon Queen sendiri sangat Cuek Namun mereka tidak menyerah.
Sedangkan di tempat lain terlihat Queen duduk berhadapan dengan seorang dekan
" Queen Kenapa kau mengajukan untuk ikut kelas Aklarasi lagi. " tanya dekan itu
" Saya hanya ingin cepat lulus dan terjun membantu ayah saya di perusahaan " jawab Queen apa adanya
" Astaga..... baiklah tapi 6 bulan ke depan kau akan sangat sibuk karna akan ada beberapa tes kau akan lewati Belum lagi ujian lainnya " jelas Dekan itu
" baik " jawab Queen
" Keluarlah " Kata Dekan itu. Queen langsung keluar dari ruang dekan
" Anak itu begitu ambisius untuk segera lulus entah apa yang terjadi pada keluarganya hingga ia begitu terburu-buru begini.
Skip.....
Victoria dan Raisa duduk di sebuah kafe menunggu seseorang Namun orang yang di tunggu belum menampakan dirinya
" Victoria sampai kapan kita menunggu begini. ini sudah 30 menit tapi si Queen nggak nongol-nongol kepalanya " kata Raisa kesal
" Sabarlah ini juga demi kebaikan kita semua " jawab Victoria menghela Nafas pasalnya dia paling benci yang namanya menunggu tapi kali ini dia lakukan untuk seseorang yang belum tentu bisa membantunya berbekal dengan sebuah harapan dia rela menunggu
Ting Bunyi lonceng kafe pertanda ada pelanggan atau yang masuk
" Sorry " Kata Gadis yang berpakaian serba hitam langsung duduk di depan Victoria dan Raisa
" Kauuuu...."
" Raisaaaa" tekan Victoria memotong ucapan Raisa
" Jangan merasa sok kuasa karna sekarang kalian di ambang kehancuran jadi jangan membuat kehancuran itu segera datang menghampiri kalian " ucap Queen dengan Dingin Seakan mengerti apa yang akan terjadi pada Victoria dan Raisa
__ADS_1
" Maksud Lo apa " tanya Raisa walau awalnya dia cukup kaget
" Tanpa gue jelaskan pun gue kira kalian yang paling tau akan hal itu " kata Queen mengangkat tangannya memanggil pelayan
" mau pesan apa nona " kata pelayan yang menghampiri meja Queen
" Orange juss " kata Queen
" baik tunggu sebentar " kata pelayan itu beranjak pergi. Setelah pelayan itu pergi Queen langsung menatap Victoria dan Raisa secara bergantian
" Jadi apa maksud Lo ngundang gue kesini " tanya Queen langsung
Victoria dan Raisa Sontak kaget mendengar pertanyaan Queen mereka berdua tidak menyangka Queen akan langsung bertanya akan langsung tujuan mereka
" kelompok gue sedang ada masalah dengan Genk Lion mereka menantang untuk melakukan balapan liar jika mereka kalah akan tunduk dan jika mereka menang kami yang harus tunduk dan bergabung dengan mereka " kata Victoria. Mendengar itu Queen langsung Smirk dia langsung tau maksud dari Victoria
" Orang gue mendapatkan kabar kalau Lo adalah Dewi kematian pemenang balapan liar tadi malam dan Mafia White Snake musnah pasti karna Lo juga kan " lanjut Victoria.
Sontak saja Queen langsung kaget pasalnya dia memang pemenang dari balapan itu tapi dia tidak menyerang markas mafia manapun
" Pasti ada yang ikut campur. tidak mungkin jika itu adalah Lili Merah karna kak Dony tidak tau jika aku ikut balapan liar lagi. dan jika kelompok itu tidak mungkin walau mereka tau namun aku tidak memberi perintah Selain meledakan motor para Cecunguk itu " batin Queen
" Jadi " Tanya Queen pura-pura tidak mengerti
" gue bisa aja bantu tapi bantuan gue nggak ada yang gratis " kata Queen menyeruput Jussnya yang baru di antar oleh pelayan
" berapapun bakal gue bayar yang penting Lo bisa menang gue nggak mau kelompok gue tunduk sama mereka " kata Victoria
" gue nggak mau uang " kata Queen santai
" Terus " Kali ini Raisa yang menjawab
" Kalau gue menang gue mau kelompok loh jadi milik gue " kata Queen
BRAKKKK
" JANGAN GILA LO " Teriak lantang Raisa mengundang pandangan semua orang yang di kafe
" Raisa tenang. lihat kita jadi pusat perhatian " kata Victoria walaupun dia kaget tapi dia masih bisa menahan Emosinya
" Maaf maaf " kata Raisa pada semua orang menundukkan kepala
__ADS_1
" gue Serius tapi tenang aja jadi milik gue dalam artian ini Victoria tetap akan di anggap oleh ketua oleh kelompok lain gue hanya akan bergerak dan memerintahkan kalian dari belakang layar. gue nggak akan membubarkan Genk itu tapi kalian bergerak atas perintah dariku " jelas Queen Menatap Victoria dengan pandangan yang sulit untuk di artikan
Baik Victoria maupun Raisa hanya bisa terdiam kaku mendengar permintaan Queen
" Apa yang bisa Lo janjikan untuk kelompokku " ucap Victoria setelah sekian lama diam
" Keamanan dan kesejahteraan itu yang akan gue berikan asalkan mereka tidak berkhianat maka semampuku akan gue menjaga mereka " ungkap Queen dengan tegas
" Apa tidak ada yang lain " tanya Raisa
" Tidak ada karna jujur gue juga sedang mengumpulkan Sekutu karna keluarga gue disana juga dalam bahaya " ungkap jujur Queen dia tidak ingin menutupi melihat Victoria berbicara jujur padanya.
" Gue nggak memaksa tapi untuk keinginan lain sorry gue nggak ada jika tidak ingin tidak apa-apa kalau begitu gue pamit " kata Queen beranjak berdiri
" Tunggu " kata Victoria
" Baiklah Lo akan jadi pemimpin di kelompok gue tapi Lo harus pastikan anggota gue aman dari musuh " kata Victoria
Sontak Raisa langsung membulatkan kedua matanya mendengar keputusan Victoria. dia yang paling tau bagaimana cara Victoria mempertahankan kelompok Genk Victor di saat beberapa kali di serang dari berbagai sisi seperti ekonomi dan anggota mereka di serang satu persatu tapi Victoria terus berjuang bertahan
Lantas mengapa hanya karna balapan liar ini Victoria mau menyerahkan Kelompok Genk Victor ke tangan orang lain parahnya lagi orang yang beberapa bulan lalu menjadikan mereka targetnya
" Lo yakin Vic. ini hanya urusan balapan dan itu hanya Genk lion Setidaknya Lo nggak perlu mengorbankan geng kita jatuh ke tangan dia " ucap Raisa
" Sayangnya pemikiran Lo itu salah besar. mereka mungkin lebih lemah dari kalian tapi kelompok di belakang Genk lion Adalah Mafia kelelawar darah Mafia Ke empat di dunia. Lo masih yakin mampu Mempertahankan Genk yang Lo banggakan itu " Ucap Queen Sinis ke Raisa
Victoria dan Raisa kaget mendengar itu. memang Genk Lion pernah ada kabar bawah setiap yang melawan atau tidak tunduk pada kekuasaan Genk Lion maka mereka akan musnah tapi mereka tidak tau jika berita itu nyata
" Jadi Lo setuju Genk Victor jadi milik gue " tanya Queen lagi
" Iyah. Gue setuju " jawab Victoria
" Oke Deal " Kata Queen mengulurkan tangannya yang langsung di terimah oleh Victoria dan Raisa
" Gue cuma berharap dia orang yang tepat akan memimpin kami " Batin Victoria dan Raisa
" Jadi kapan balapan itu akan di lakukan " tanya Queen pada Victoria
" Minggu depan Tapi lokasi mereka yang tentukan " jawab Victoria
Queen langsung Smirk mendengar penuturan Victoria dia langsung tau kalau Genk Lion akan bermain curang Nantinya
__ADS_1
" Baiklah Nanti malam Hubungi gue karna anggota Lo semua harus tau gue ini Nomor ponsel Gue. gue harus pergi " Kata Queen beranjak pergi setelah menyimpan sebuah kertas kecil di atas meja