
" APAAAAA " teriak Jho mengagetkan ketiga Sahabatnya
" ********** "
" Oke gue kesana sekarang " kata Jho Cepat
" Ada apa Jho " tanya Ricard
" Sean Cepat ke rumah Sakit Wanita Lo Nangis dan Cahayu Kritis " kata Jho
BYURRR
Sontak saja Sean yang sedang minum pun langsung kaget
" Yasudah Ayo " kata Sean
" Kita ikut " Kata Ricard dan Devano kompak
Mereka berempat langsung ke rumah sakit Jho mengemudi mobil sport Sean dengan kecepatan tinggi hingga banyak pengendara lain memaki mereka Sedangkan di dalam mobil biasa' aja karna sudah terbiasa
" gimana yah rasanya kalau Naik Mobil Queen lagi balapan Liar " Ucap Ricard di tengah tengah ketegangan dalam mobil
" Gue nggak akan naik walau di paksa. balapan motor saja gilanya kayak kemarin gimana kalau mobil. bukan dia yang mati tapi gue yang akan mati " Devano bergidik Ngeri membayangkan keagresifan Queen jika sudah di arena balap
" Namanya Dewi kematian mana ada takutnya dia aja Dewinya " Kata Ricard
Skip mereka sudah sampai Jho dan Sean langsung keluar dari mobil lalu berlari menuju ruang rawat Cahayu
" Queen hoss Cahayu Gima....na hos hos " tanya Jho ngos-ngosan sampai depan Queen di ikuti Sean lalu Dua somplak
" Di....dia hiks..... hiks seka....sekarat hiks hiks Jho " kata Queen terbata bata karna menangis
" Lebih baik hiks..hiks ka...kamu ma..suk hiks kar....karna dia manggil Nama hiks kamu " lanjut Queen
Jho langsung masuk dalam ruang rawat Cahayu. lalu dengan Enteng Queen hapus air matanya Sean dan dua somplak kaget melihat Queen menghapus air matanya terus pergi gitu saja meninggalkan mereka. baru saja Devano memegang handle pintu
" QUEENZA ANATASYA WIJAYA........" Teriakan yang menggema bahkan sampai luar
" Kenapa kenapa " Tanya Devano Heboh
" Mana monyet kecil itu " Tanya Cahayu
" Monyet " Guman Devano
" Monyet mana di luar nggak ada monyet. " kata Devano
" Monyetnya itu si Queen " kata Cahayu
" HAHAHAHA" Sontak aja Ricard dan Devano tertawa terbahak-bahak
Sedangkan Jho hanya tersenyum tipis lalu Sean jangan tanya mata dia langsung melotot tajam menatap mereka berempat
" EHEMMM " Dehem gadis kecil yang bersandar pada pintu
" Apa perlu gue membawa Lo ke kandang monyet atau orang Hutan gimana " Tanya gadis itu tersenyum Manis Tapi itu menurut orang lain menurut cahayu itu sinyal bahaya
__ADS_1
" Queen " Cicit Cahayu takut takut
" Jadi siapa Monyetnya " Tanya Queen
" Tentu saja Jhonatan. dia Monyetnya. " jawab Cepat Cahayu.
" Hahahaha " tawa Ricard dan Devano kembali pecah Namun kali ini tersangka adalah Jho sahabat mereka sendiri
Sedangkan Jho hanya bisa membulatkan matanya mendengar tuduhan Cahayu yang beralih menunjuknya
" Maafkan Aku Jho tapi aku tidak mau jadi mainannya si Queen " kata Cahayu dalam hati
" Kenapa aku juga Kena lagi " batin Jho tertekan menatap Queen dan Cahayu Secara bergantian
" oh yah pak Jho Gimana Rasanya menemani istri yang sedang melahirkan " tanya Queen menahan tawa
Karna pertanyaan Queen Sean dan dua somplak langsung menoleh kearah Jho mata mereka langsung terbelalak melihat keadaan Jho Rambut acak-acakan kancing kemeja Lengkap dan pipinya terdapat goresan kuku
Hahhahhahahah
Lagi dan lagi Dua somplak menertawakan Jho. mereka sangat terhibur karna Jho tidak rugi mereka mengikuti Sean dan Jho kesini jika ada tontonan yang menarik seperti ini
" Kenapa pagi-pagi aku sudah sial dan kenapa si Dingin ini bisa Jahil seperti ini " batin Jho melirik lirik ke arah Queen yang sedang bersandar di pintu dengan santai
" oh ya pak Sean dan pak Devano hari ini saya tidak masuk kantor karna jam 9 Nanti saya akan ke kampus " kata Queen
" urusan apa " tanya Devano penasaran mewakili Sean yang diam. Queen langsung menoleh kearah Devano
" mau tau aja atau mau tau banget " kata Queen dengan Wajah ngeselin nya
" Astaga Anak ini " batin mulai kesal
" Akhirnya kau kembali ke Queen yang dulu " batin Cahayu Tersenyum menatap Queen
" ayo di jawab mau tau aja apa mau tau bangetttt " tanya Queen lagi
" Mau tau banget " jawab ketus Devano
" jangan suka marah-marah pak Nanti Cepat beruban " kata Queen lagi
" Astagaaaaa Dimana Queen si dingin kenapa Queen menjadi seperti ini Ngeselin Sekali " batin Devano tertekan
" Queen. " Panggil Devano dengan tertekan
" Iya pak Queen Cantik ya " kata Queen makin menjadi
" Kasih tau saya kamu ngapain ke kampus kamu nggak tau dari tadi ada yang menantikan jawaban mu Haaa " kata Devano kesal
" Jawaban lamaran ya pak " kata Queen lagi
" Astaga siapa yang lamar kamu Haaa " kata Devano tambah kesal
" Siapa tau bapak pak Devano lagi kesepian sedang mencari pendamping " ucap Queen santai
" jika itu benar saya tidak akan merestuinya " kata Devano
__ADS_1
" Ya sudah tinggal kawin lari " Jawab Queen Enteng
" EHEMMMM " Dehem Sean Menatap tajam Devano
" Mampus. Queen kampret " Batin Devano
" Untuk apa ke kampus " tanya Sean dengan lembut
" Kuliahlah " jawab Queen ketus.
" Iyah tapi kan biasanya kamu cuma kerjainnya di rumahnya terus kirim Email ke dosen " Jelas Sean
" Mau tau aja atau mau tau banget " tanya Queen lagi
Sontak saja mendengar jawaban Queen orang yang di dalam Ruangan itu mulai menahan tawa
" Mau tau aja " jawab Sean dia tidak ingin terjebak seperti Devano.
" Yasudah kayaknya biasa aja kan nggak usah tau kalau begitu " Jawab Queen lagi
" Astaga ku kira tidak akan terjebak seperti Devano tapi Astagaaa " Frutasi
" kamu mau apa Queen ke kampus " sekarang giliran Cahayu yang bertanya melihat Devano dan Sean yang penasaran
" KEPO " Jawab Queen berlalu pergi begitu saja
" QUEENNNNNN " Teriak Cahayu
" Astaga kepala ku akan Segera pecah jika begini. " Keluh Cahayu
" Tapi syukurlah itu artinya perlahan kau akan melupakan bajingan tengil itu.
Skip........
Kini Queen sedang berada di kampusnya. dia baru turun dari Motornya
" QUENNNN " Teriak seseorang. Queen langsung menoleh kearah suara Tampak terlihat dua gadis cantik sedang menuju ke arahnya
" Ada apa " tanya Queen pada kedua gadis yang baru tiba di depannya
" Kita ketemu di kafe depan selesai pembahasan Dosen Nanti " Kata Gadis yang berambut pendek
" Hm ada lagi " tanya Queen
" Tidak ada lagi " Kata Gadis itu lagi
" Hmm gue duluan " kata Queen beranjak pergi meninggalkan kedua gadis itu
" Ria Lo yakin mau melibatkan Queen dalam hal ini " tanya Gadis rambut panjang pada Victoria
" gue yakin Ra Entah kenapa beberapa bulan terakhir ini setelah mengenalnya gue rasa dia gak akan mengusik kita jika kita nggak mengusik dia dulu " Jelas
" Tapi Ria Gue takut dia menjadi beban buat kita Nantinya. " Jawab Raisa
" Tidak akan percaya sama gue " ucap Victoria
__ADS_1
" Selain Gue dapat info kalau dia adalah Dewi Kematian yang mengalahkan Ketua mafia Scorpion dan White Snake dalam Balapan Liar tadi malam Bahkan Ketua Scorpion dan White Snake masuk rumah sakit karnanya " jelas Victoria
" WHATT....."