
" Letaknya ada di Sebelah barat di puncak gunung " kata pria itu. mendengar itu Sean dan Jho langsung Smirk mengerikan
" Sekarang bebaskan aku " kata orang itu
" bersabarlah kau akan segera bebas kawan " kata Sean dengan Dingin
" Jho berikan katana itu " lanjut Sean dengan tambah Dingin
" apa maksudmu. kau berjanji akan melepaskan ku. " ucap orang itu mulai gemetar Takut melihat katana itu berpindah tangan.
" Kau ingin bebaskan maka aku akan membebaskan mu " kata Sean Lagi
" Tapi Aku memang membebaskan mu dari sini Lalu mengirim mu ke NERAKA Sana " Tekan Sean
Srettt
Cling
Kepala orang itu terpisah dari badannya
" orang yang berani melukai wanitaku tidak mungkin ku ampuni walau hanya niat sekalipun " Ucap Sean dengan dingin berlalu pergi
" Jho panggil Devano dan Ricard ke ruang pertemuan " perintah Sean.
Setelah menebas kepala pria tadi emosi Sean makin memuncak di tambah Teringat akan prinsip Queen yang membenci orang bergerak lama. dia membulatkan tekadnya malam ini juga akan menyerang mereka
Sean langsung masuk ke dalam ruang pertemuan lalu duduk di kursi kebesarannya
" mungkin dulu aku tidak cukup kuat untuk melindungi mu tapi sekarang aku yakin aku mampu maka aku akan mengejar mu kembali Queen " batin Sean dengan tekad yang bulat
" dan ku pastikan kau akan kembali dalam pelukanku tanpa paksaan " lanjut Sean
Sean mengadahkan kepalanya di sandaran kursi lalu menutup mata
" Kenapa Bro " Tanya Ricard saat memasuki ruangan pertemuan. Sean Langsung membuka mata lalu menatap mereka satu per satu
" Duduklah " kata Sean dengan dingin
" malam ini kita akan menyerang markas White Snake " ucap Sean serius
" Jangan gila Lo Sean. kita gak ada persiapan bangsat " Teriak Devano seketika. dia nggak habis bagaimana mereka akan menyerang markas musuh tanpa Strategi dan persiapan yang siap tempur
" Gue nggak peduli kalian ikut atau tidak gue bakal nyerang markas mereka malam ini " kata Sean dengan tatapan tajam miliknya
" lagian gue nggak bilang buat nyerang mereka secara langsung " lanjut Sean
" HAAAAA "
" maksudnya bagaimana " tanya Ricard
" kita langsung ledakan saja. Setelah baru menyerang dalam ledakan. kita tidak perlu membawa pasukan banyak cukup bawah pasukan tingkat S sebanyak 30 lalu pasukan tingkat A 20 orang " Jelas Sean
" Jelaskan " kata Ricard dan Devano secara bersamaan
" Baiklah. dalam anggota kita 50 orang ini kita bagi menjadi empat kelompok yang di Ketuai oleh kita sendiri. kita akan menyerang mereka dari berbagai Sudut. Saya akan memimpin Nanti bagian depan silahkan pilih Posisi kalian " lanjut Sean lagi menatap Ketiga pria yang duduk di depannya itu dengan melingkari tanda merah di sebuah peta di atas meja
__ADS_1
" Baiklah Gue paham. " Kata Ricard
" Gue akan menyerang dari utara Sebelah kanan " lanjut Ricard
" gue bagian selatan " kata Devano
" Baiklah tersisa barat Lo ikut apa tidak Jho " tanya Sean
" Saya ikut King " jawab Jho dengan Dingin
" Baiklah segeralah bersiap kita akan menyerang sebentar lagi " jelas Sean pada ketiga bawa
Skip........
Kini Sean dan teman-temannya sedang mengintai markas White Snake
" Perintahkan Mafioso Kaling masing-masing 2 orang untuk menyelinap ke dalam markas lalu letakkan Bom pada setiap sudut bangunan " perintah Sean pada para bawahannya lewat earphone yang berada di telinganya
" Baik King " jawab Serentak ketiganya pada posisi masing-masing
Setelah beberapa menit Para Mafioso yang menyelinap kembali lagi pada posisi awal
" Lapor King Utara siap "
" Barat siap "
" Selatan Siap "
" Baik bersiap " kata Sean
Setelah menerima perintah dari king mereka langsung memencet tombol bom hing 10 detik kemudian
" Siaga " Aba-aba Sean
" Go " Ucap Sean.
Mereka semua mulai masuk dalam ledakkan dan kobaran api.
Dor Dor
Sret Cleng Syat
Tidak ada ketakutan mereka walau berada di tengah-tengah ledakkan dan kobaran api membara bagi mereka ini hanya permainan biasa. Menembak menebas dan menyayat Meraka lakukan saat bertemu dengan musuh.
30 Kemudian
Dalam kurung 30 menit Markas White Snake kini Rata dengan tanah Selain itu anggota di dalam markas itu tak tersisa satupun. Sedangkan Mafioso Sean hanya beberapa dari mereka yang terluka itu pun hanya luka ringan
" kita kembali " kata Sean langsung menaiki motornya di ikuti oleh para bawahannya
Brum Brum Brum
Sean dan anggotanya meninggalkan markas White Snake yang sudah rata dengan tanah.
Sinar matahari memasuki sebuah yang serba putih hingga membangunkan Seorang gadis yang berbaring di ranjang.
__ADS_1
NGEEEH
" dimana Ni " Guman gadis itu memutar pandangannya ke seluruh ruangan
" Buset gue di Rumah sakit dan tidak ada yang menjaga gue gitu " Gerutu Gadis itu
" Kampret memang ni si Queen " gerutu gadis itu yang tak lain tak bukan adalah Cahayu
" Bilang apa tadi " Kata seorang gadis yang bersandar di pintu kamar mandi
" Eeeh Queen. Nggak bilang apa-apa kok. Suer " Kata Cahayu mengangkat tangannya membentuk ✌️
" Cih giliran di Dingin aja takut kalau gak ada orangnya di jelek-jelekin " Ucap Queen menyindir Cahayu
" Mana berani gue jelekin Lo depan Lo bisa-bisa tubuh gue nggak utuh lagi Nanti Nyet " Batin Cahayu Bergidik Ngeri
" Oh ya perasaan kemarin sebelum gue tidur gue lihat Jho sama Sean mana mereka " tanya Cahayu
" Jadi kemarin Lo nggak pingsan" Kaget Queen. Cahayu dengan enteng geleng kepala
" Nggaklah gue cuma tidur doang" kata Cahayu santai
Tak
" Lo ngapain jitak jidat gue Nyet " ucap kesal Cahayu
" Salah Lo. kalau gue tau Lo tidur nggak perlu gue jaga Lo semalaman Nyet " balas Queen kesal.
" Yaudah hubungi JHONATAN sana " kata Cahayu menekan kata Jonathan
" Katanya putus " Ucap Queen Menyindir Cahayu
" Nggak pa-pa Nanti balikan " jawab Santai Cahayu membuat mata Queen melotot
" Balikan " tanya Queen
" yah memang kenapa Masalah buat loh " sinis Cahayu
" Sialan " Gerutu Queen
" udah buruan Ihh " kesal Cahayu
Dengan kesal Queen mengambil Ponselnya tapi tiba-tiba dia tersenyum licik dan keluar dari ruangan Cahayu
" Lo buat gue kesal gue bikin laki Lo jantungan heheh " Batin Queen tersenyum licik
Sedangkan di markas King Dragon Terlihat Sean dan ketiga bawahannya sekaligus Sahabatnya sedang sarapan bersama
Drettt Drettt
Ponsel Jho berdering Jho mengambilnya untuk mematikannya Namun terhenti saat melihat kontak nama itu
" Hallo Queen " Ucap Jho
" ******** "
__ADS_1
" APAAAAA "